sign up SIGN UP search


menyusui

Tips ASI Banjir ala Sarwendah, Hindari Stres hingga Terapi Daun Kol

Hilda Irach Rabu, 23 Dec 2020 09:21 WIB
Panduan menggunakan daun kol untuk meredakan pembengkakan payudara
sayur kol caption

Menggunakan daun kubis untuk pembengkakan

Menurut sebuah penelitian pada tahun 2012, daun kubis merupakan cara tepat untuk membantu meredakan gejala pembengkakan pada payudara. Dalam studi tersebut ditemukan , dengan menggunakan daun kubis dapat mengurangi rasa sakit dan keras pada payudara yang membengkak, sehingga memudahkan para Bunda untuk terus menyusui lebih lama.

Namun, ingat ya, Bunda. Begitu rasa sakit dan bengkak payudara mereda, Bunda harus segera melepaskan daun kubis. Sebab, daun kubis juga dapat mengurangi suplai ASI jika digunakan terus menerus, meski dia dapat membantu meredakan pembengkakan, Bunda. 

Nah, cara tepat menggunakan untuk meredakan pembengkakan adalah sebagai berikut:


  1. Bersihkan, keringkan, dan dinginkan beberapa daun kubis untuk setiap payudara yang ingin diterapi. Jadi, Bunda tidak perlu mengaplikasikan daun kubis pada kedua payudara di waktu yang bersamaan. Bunda bisa menggunakan daun kubis hanya pada payudara yang bengkak saja.
  2. Selanjutnya, Bunda bisa memotong urat keras setiap daun, agar dapat mengaplikasikannya dengan nyaman.
  3. Letakkan daun kubis di payudara Bunda, menutupi seluruh permukaan payudara. Lalu, pastikan agar puting payudara tetap terbuka, terutama jika terasa nyeri, pecah-pecah, atau berdarah. Bunda bisa gunakan krim lanolin untuk puting Bunda jika memang dibutuhkan.
  4. Pegang daun kubis di payudara Bunda, atau selipkan bra yang longgar di atasnya agar daun kubis tidak mudah bergeser.
  5. Setelah daun kubis mulai terasa hangat atau sudah 20 menit, lepaskan. Buang daun kubis. Cuci payudara Anda dengan lembut. Dan jangan menggunakan kembali daun yang sama jika Bunda ingin mengulangi perawatannya lagi nanti.

Jika Bunda belum menyapih, Bunda dapat menggunakan terapi ini selama 20 menit tiga kali dalam sehari. Namun, ingat jangan terlalu sering ya, Bunda. Sebab akan mengurangi suplai ASI. 

Perlu diketahui juga, hasil terapi ini mungkin berbeda-beda tiap orang. Banyak orang melihat peningkatan pembengkakan dalam beberapa jam setelah mulai menggunakan daun kubis. 

Amankah makan kubis saat menyusui?

Kubis merupakan sayuran yang dapat membuat Bunda mengeluarkan gas. Beberapa penyedia layanan kesehatan menyarankan wanita menyusui untuk menghindari memakannya, agar si kecil  tidak mengeluarkan gas juga .

Kendati demikian, bukti dari gagasan ini masih dipertanyakan. Faktanya, sebuah studi tahun 2017 berpendapat sebaliknya. Para peneliti menjelaskan bahwa gas dan serat di usus ibu tidak masuk ke dalam ASI, sehingga daun kubis yang dikonsumsi tidak membuat bayi Bunda mengeluarkan gas, nih.

Jadi, tidak ada alasan khusus untuk tidak mengonsumsi kubis saat menyusui ya, Bunda. Sebab kubis sebenarnya sarat akan nutrisi yang dibutuhkan ibu menyusui agar tetap sehat. Seperti kaya akan vitamin K, C, dan Folat. 

Kapan harus berbicara dengan dokter Bunda 

Menggunakan daun kubis memang dipercaya dapat meredakan pembengkakan pada payudara. Namun jika Bunda mengalami infeksi saat mengaplikasikan kubis di payudara, Bunda perlu berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan perawatan medis yang tepat.  

 

(rap/rap)
HALAMAN :
ARTIKEL SELANJUTNYA
Share yuk, Bun!

Rekomendasi