sign up SIGN UP search


menyusui

Penyebab Produksi ASI Menurun dan Cara Mengatasinya

Tim HaiBunda Rabu, 27 Jan 2021 17:04 WIB
Ilustrasi ASI caption
Jakarta -

Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa Air Susu Ibu (ASI) adalah nutrisi yang terbaik bagi bayi. Oleh karena itu, jika produksi ASI menurun, maka hal ini membuat Bunda sangat khawatir tidak bisa memberikan asupan gizi yang terbaik kepada Si Kecil.

Jika sampai asupan ASI pada bayi kurang, maka hal ini berpengaruh pada berat badan bayi yang sulit untuk bertambah. Sehingga memicu mandeknya pertumbuhan tubuh dan otak bayi.

Faktor Yang Menyebabkan Produksi ASI Berkurang

Ada berbagai faktor yang menjadi penyebab berkurangnya produksi ASI. Kondisi ini pun membuat Bunda tidak bisa memberikan ASI eksklusif secara lancar. Faktor-faktor tersebut di antaranya sebagai berikut:


1. Jarang Menyusui
Diketahui bahwa semakin sering Bunda memberikan ASI dan memerah, maka produksi ASI pun akan semakin banyak. Namun, jika Bunda kerap menunda pemberian ASI atau tidak teratur dalam memberikannya, maka payudara pun menjadi tidak terangsang memproduksi air susu. Sehingga membuat produksi ASI menurun.

2. Dehidrasi
Untuk Bunda yang kekurangan cairan atau dehidrasi, maka hal ini mampu untuk menurunkan produksi ASI. Karena air sendiri memiliki peran yang sangat penting bagi tubuh. Jika sampai tubuh Bunda kekurangan air, maka fungsi dari tubuh Bunda akan mengalami penurunan.

3. Kurang istirahat
Faktor lain yang membuat produksi ASI menurun adalah Bunda yang kelelahan. Kelelahan pasca-persalinan dan kekurangan energi dapat mengganggu pemberian ASI. Ini adalah salah satu penyebab umum rendahnya suplai ASI.

happy family photo of mother and daughter breastfeeding her babyIlustrasi menyusui/ Foto: iStock

Tips Saat Produksi ASI Menurun

Jika Bunda mengalami produksi ASI menurun, maka jangan khawatir dulu. Berikut adalah beberapa hal yang bisa Bunda usahakan untuk meningkatkan kembali produksi ASI:

1. Usahakan Terus Menyusui
Perlu diketahui bahwa sebenarnya tubuh Bunda akan secara otomatis untuk menyesuaikan produksi ASI dengan kebutuhan dari Si Kecil. Sehingga, jangan menyerah untuk menyusui. Sering-seringlah memberikan ASI pada Si Kecil untuk meningkatkan produksi ASI Bunda.

2. Pumping ASI
Salah satu bentuk rangsangan agar payudara tetap mengeluarkan ASI adalah dengan pumping. Tapi ingat, jangan sampai stres ya, Bun. Pumping saja dengan disiplin berapa pun hasil yang didapat. Tentukan waktunya juga, Bun. Misalnya setiap hari pumping sebanyak 4x masing-masing selama 15 menit.

Awali juga dengan pijat-pijat lembut payudara dan punggung agar tubuh merasa rileks hingga akhirnya menghasilkan ASI. Jangan menyerah ya, Bun..semangat :)

3. Konsultasi dengan Pakar Laktasi
Jika rendahnya produksi ASI Bunda sudah terlalu mengganggu, sudah waktunya Bunda berbincang dengan pakarnya. Biasanya dalam sesi konsultasi, Bunda akan diminta mengajak Ayah dan orang terdekat yang berpengaruh dalam pemberian ASI (ibu kandung atau mertua). Tujuannya agar sama-sama memberi edukasi kepada support system Bunda. (PK)

Semoga saran berikut membantu dalam meningkatkan produksi ASI Bunda ya. Sebelumnya simak juga video berikut mengenai cerita Bunda Eriska Rein dalam memberi ASI sehingga kebingungan sendiri.

[Gambas:Video Haibunda]

Banner nama anak AsmirandahFoto: HaiBunda
(ziz/ziz)
Share yuk, Bun!

Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi
Pantau terus tumbuh kembang Si Kecil setiap bulannya hanya di Aplikasi HaiBunda!