sign up SIGN UP search


menyusui

Power Pumping, Teknik Memompa ASI untuk Hasil Lebih Melimpah

Meita Fajriana Jumat, 28 May 2021 10:55 WIB
Mothers breast milk is the most healthy food for newborn baby caption

Jakarta - Melihat hasil pompa ASI yang hanya beberapa mililiter bahkan ada yang hanya berupa tetes saja, terkadang bikin Bunda sedih ya. Hal ini wajar Bunda, karena semua ibu tentu ingin memberikan yang terbaik untuk anaknya. Termasuk jumlah ASI yang melimpah. Untuk itu Bunda perlu tahu power pumping, yaitu teknik memompa ASI agar hasilnya maksimal. 

Untuk Bunda yang tidak bisa menyusui Si Kecil dari payudara karena alasan bekerja atau bayi tidak bisa menyusu langsung, memompa ASI adalah jalan keluar terbaik. Namun ASI lama kelamaan akan berkurang jumlahnya jika tidak mendapatkan rangsangan isapan dari bayi. Alhasil kuantitas ASI yang berhasil Bunda pompa hanya sedikit dan tidak mencukupi kebutuhan bayi. 

Wajar saja Bunda khawatir. Ini menjadi tantangan tersendiri dalam momen menyusui Bunda. Saat hal ini terjadi Bunda bisa mencoba teknik power pumping. Melansir dari laman Healthline, Power pumping adalah teknik yang dirancang untuk meniru cluster feeding sehingga mendorong tubuh untuk mulai memproduksi lebih banyak ASI.


Cluster feeding adalah saat bayi yang disusui lebih sering dari biasanya. Jika bayi menyusu satu kali menyusu penuh setiap 3 jam, diubah menjadi dua atau tiga kali menyusu singkat selama beberapa jam setiap hari. Karena bayi menyusu lebih sering, tubuh merespons permintaan tersebut dengan meningkatkan suplai ASI secara alami. Demikian juga halnya dengan cara kerja power pumping Bunda, memompa singkat namun berkali-kali. 

Teknik power pumping ini tidak bisa menggantikan menyusu langsung dari payudara atau memompa seperti biasa ya Bunda. Tepatnya Bunda bisa melakukan teknik ini sesekali ketika produksi ASI semakin seret. Bunda bisa menjadikannya pertolongan sebelum berkonsultasi ke dokter jika dirasa bayi mulai rewel karena kekurangan ASI Bunda. 

"Power pumping tidak menggantikan pemompaan atau menyusu langsung seperti biasa. Teknik ini dimaksudkan untuk dilakukan sebagai tambahan dari rutinitas normal untuk merangsang produksi ASI. Meskipun, ini bisa menggantikan satu sesi pemompaan biasa, namun bukan untuk dilakukan setiap harinya, " kata Anita Sadaty MD, dokter kandungan ginekologi di New York dikutip dari Verry Well Family.

Power pumping juga bisa Bunda lakukan untuk mengumpulkan stok ASI sehingga lebih banyak untuk mencukupi kebutuhan Si Kecil. Teknik ini bekerja paling baik jika Bunda memberi susu botol sebagian atau sepanjang waktu. Jika bayi Bunda sering menyusui dari payudara langsung, akan sulit bagi tubuh untuk membuat ASI tambahan yang cukup di antara waktu menyusui.

Namun, jangan khawatir bayi tidak akan mendapatkan ASI saat Bunda memompa, karena payudara pada dasarnya tidak pernah benar-benar kosong dan gerakan mengisap bayi akan merangsang produksi ASI sesuai kebutuhan.

Simak informasi selengkapnya di halaman berikut ya, Bunda!

Simak juga yuk cara memerah ASI menggunakan tangan dalam video di bawah ini:

[Gambas:Video Haibunda]



CARA KERJA POWER PUMPING
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
Share yuk, Bun!

Rekomendasi