sign up SIGN UP search


menyusui

3 Manfaat Wortel untuk Ibu Menyusui, Tingkatkan ASI hingga 80 Persen

Haikal Luthfi Kamis, 10 Jun 2021 07:03 WIB
Young woman with fresh carrots caption
Jakarta -

Sayuran menjadi salah menu makanan yang wajib dikonsumsi selama menyusui, Bunda. Konsumsi sayur tertentu secara rutin sangat dianjurkan, salah satunya adalah wortel.

Wortel merupakan sayuran yang dikenal memiliki manfaat untuk mata. Vitamin A penting untuk penglihatan dan vitamin ini banyak tersedia di dalamnya. Mengutip Healthline ,wortel kaya akan beta karoten, yang diubah tubuh menjadi vitamin A.

Nutrisi ini dapat meningkatkan penglihatan yang baik dan penting untuk pertumbuhan, perkembangan, dan fungsi kekebalan tubuh. Selain manfaatnya untuk mata, wortel ternyata juga bermanfaat untuk menyusui lho Bunda. Benarkah demikian?


Manfaat wortel untuk menyusui

Tentu sudah kita ketahui sebelumnya bahwa wortel memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, terlebih untuk ibu dan bayi.

"Wortel adalah bahan makanan padat pertama bayi yang sempurna. Teksturnya halus, rasanya manis, disertai nilai gizi yang tinggi, bermanfaat untuk kesehatan bayi," kata Dr.Shyam Kumar, seorang ahli kesehatan dikutip dari laman Parent Circle.

Memasuki masa menyusui, Bunda memerlukan asupan nutrisi tambahan demi memenuhi kebutuhan nutrisi harian. Memenuhi asupan yang cukup selama menyusui sangatlah penting, agar ASI tetap berkualitas.

Sehingga hal tersebut dapat mendukung tumbuh kembang si kecil secara maksimal, Bunda. Dilansir dari laman Mom, ibu menyusui sudah seharusnya memastikan untuk mengonsumsi makanan yang tinggi gizi dan vitamin. Nah salah satunya diperoleh dari wortel, Bunda.

Adapun mengutip dari berbagai sumber manfaat wortel saat menyusui meliputi:

Young attractive mother feeding her cute baby son, giving him his first solid food, healthy vegetable pure from carrot with a plastic spoon sitting in a white sunny kitchen at a windowIlustrasi ibu memberikan mpasi wortel saat periode menyusui/ Foto:iStockphoto

1. Meningkatkan produksi ASI

Kandungan fitoestrogen yang ada pada wortel dipercaya memiliki efek laktogenik yang bisa meningkatkan produksi ASI, Bunda. Mengutip Healthsite, wortel sangat baik untuk ibu menyusui, mengonsumsi wortel sebelum makan dapat meningkatkan pasokan ASI yang dibutuhkan.

Senada dengan itu, berdasarkan studi berjudul Elevated milk beta-carotene and lycopene after carrot and tomato paste supplementation pada tahun 2015 menyebutkan bahwa 12 wanita yang mengonsumsi wortel dengan takaran 15 mg memperoleh nutrisi beta karoten selama 3 hari.

Sampel susu dikumpulkan pada 3 hari dalam waktu kurang lebih 3 jam setelah makan yang mengandung beta karoten. Hasilnya, tingkat produksi ASI meningkat rata-rata sekitar 80 persen selama periode 3 hari tersebut.

Bunda juga bisa mengonsumsinya secara langsung atau dalam bentuk jus hingga salad.

2. Mengobati pembengkakan payudara

Wortel yang dioleskan ke payudara dipercaya telah digunakan untuk mengobati pembengkakan payudara tanpa komplikasi selama menyusui.

Menurut sebuah studi yang diterbitkan oleh American Journal of Clinical Nutrition, lebih dari 3.000 wanita telah menggunakan senyawa yang ada dalam wortel untuk menurunkan kemungkinan terkena kanker payudara yang menghasilkan hingga hampir 60 persen.

Senyawa tersebut merupakan beta karoten yang dapat membantu melindungi dari bentuk spesifik kanker payudara.

3. Imunitas bayi

Mengutip Parenting Firstcry, satu hal yang terpenting untuk bayi adalah sistem kekebalan tubuh yang kuat. Limfosit dan trombosit darah memainkan peran penting dalam menjaga keseimbangan sistem kekebalan tubuh.

Penelitian menunjukkan konsumsi wortel secara teratur meningkatkan jumlah limfosit dan trombosit darah. Kemudian, sel darah ini membantu mengatur imunitas tubuh, Bunda.

Efek samping wortel

Selain memiliki manfaat, Bunda juga perlu berhati-hati, karena kandungan beta karoten pada wortel juga memiliki efek yang membuat kulit bayi tampak berubah warna menjadi oranye jika terlalu banyak mengonsumsinya.

Mengutip Livestrong, perubahan warna ini tidaklah berbahaya, ini akan terjadi pada tubuh bayi terutama pada telapak tangan dan telapak kakinya. Menurut Dr. BD Schmitt, seorang dokter anak sekaligus pakar jaringan, sebaiknya untuk tidak berlebihan dalam mengonsumsi wortel, demi mengurangi karotenemia dalam waktu tiga sampai empat minggu. Selain itu, gejala alergi juga dapat ditimbulkan oleh sebagian bayi lho Bunda.

Ciri-ciri alergi yang ditimbulkan seperti sakit perut yang membuatnya mudah tersinggung hingga rasa kembung. Bayi juga dimungkinkan akan mengalami muntah atau diare, pembengkakan wajah, terutama di sekitar mata, mulut atau bibirnya, Bunda.

Alergi juga dapat menyebabkan gejala pernapasan seperti mengi, kesulitan bernapas, dan hidung meler atau tersumbat. Jika bayi mengalami kondisi medis yang jauh lebih serius, Bunda disarankan berkonsultasi pada dokter demi mendapatkan penanganan lebih lanjut.

(haf)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi