sign up SIGN UP search


menyusui

Ini Dia 5 Posisi Menyusui yang Mampu Mencegah Bayi Gumoh

Dwi Indah Nurcahyani   |   Haibunda Sabtu, 28 May 2022 07:10 WIB
Newborn baby boy sucking milk from mothers breast. Portrait of mom and breastfeeding baby. Concept of healthy and natural baby breastfeeding nutrition. caption

Jakarta - Gumoh usai menyusu memang kerap dialami bayi. Hal ini normal terjadi pada banyak bayi secara umum, Bunda. Dengan menemukan posisi menyusui agar bayi tidak gumoh yang pas, dapat menjadi salah satu solusi menghadapi masalah ini.

Bayi sering kali mengalami gumoh dan tak sedikit Bunda yang panik menghadapinya. Padahal, kondisi ini sangatlah normal setiap kali bayi menyusu. Umumnya, gejala ini aman dan tidak mengindikasikan adanya gejala yang mengkhawatirkan pada bayi.

Gumoh biasa terjadi pada bayi baru lahir karena sistem pencernaan mereka masih berkembang ya, Bunda. Sehingga, bayi lebih banyak gumoh dalam beberapa bulan pertama daripada setelahnya. Saat bayi menyusu, susu turun ke tenggorokan ke kerongkongan dan kemudian ke perut.


Kerongkongan terhubung ke perut oleh cincin otot yang disebut the lower esophageal sphincter. Sphincter ini terbuka dan membiarkan susu masuk ke perut dan kemudian segera menutup kembali tetapi pintu ini tidak dapat diandalkan seperti yang seharusnya sampai sekitar usia 6 bulan ketika lebih matang. Inilah yang dapat menyebabkan aliran balik susu yang menyebabkan gumoh.

Banner 5 Buah yang Baik untuk Pertumbuhan Janin5 Buah yang Baik untuk Pertumbuhan Janin/ Foto: HaiBunda/ Novita Rizki

"Selain itu beberapa alasan bayi gumoh juga disebabkan beberapa hal ya, Bunda. Di antaranya makan berlebihan, adanya alergi terhadap makanan atau minuman tertentu, menelan udara selama menyusui, dan lainnya," ujar Donnya Murray, RN, BSN, seperti dikutip dari laman Very Well Family.

Di luar itu, gumoh juga dapat disebabkan oleh penyakit GERD. Jika sfingter esofagus bagian bawah tidak mengencang segera setelah terbuka, istilah refluks digunakan karena gumoh yang muncul kembali dapat disertai dengan cairan dan asam lambung.

Guna mengurangi gumoh pada bayi, Bunda juga dapat melakukan tindakan preventif seperti menyendawakan bayi. Cobalah untuk menyendawakan bayi selama dan setelah sesi menyusui untuk mengeluarkan udara dari perutnya. Beberapa bayi yang disusui tidak perlu bersendawa setelah setiap kali menyusu karena mereka cenderung menelan lebih sedikit udara daripada bayi yang diberikan susu botol.

Klik di halaman selanjutnya ya, Bunda.

Bunda, yuk download juga aplikasi Allo Bank di sini.

Simak pula video tentang serba-serbi sendawa pada bayi.

[Gambas:Video Haibunda]



POSISI MENYUSUI AGAR BAYI TIDAK GUMOH
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
Share yuk, Bun!
Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi
Pantau terus tumbuh kembang Si Kecil setiap bulannya hanya di Aplikasi HaiBunda!