sign up SIGN UP search


menyusui

Perjuangan Fitri Tropica MengASIhi Bayi Kedua, Sempat Panik karena ASI Tak Keluar

Anggi Astuti   |   Haibunda Selasa, 07 Jun 2022 07:10 WIB
Rumah Mewah Fitri Tropica caption

Jakarta - Setiap Bunda memiliki perjalanan menyusui yang berbeda-beda ya. Ada yang bisa dibilang lancar saja, api ada juga yang harus menemui hambatan sejak awal. Hal itu juga dialami Fitri Tropica, ia sempat khawatir karena ASI yang tak keluar usai melahirkan putri keduanya melalui operasi caesar di RSIA Bina Medika Bintaro pada (11/04/2022) lalu.

Artis yang akrab disapa Fitrop ini membagikan perjalanannya mengASIhi bayi perempuan keduanya yang diberi nama Kamya melalui unggahan Instagram Stories @fitrop yang kemudian dijadikan higlights berjudul ASI 2.0.

Fitrop melahirkan Kamya pada jam cantik tepat pukul 11.11 WIB tanggal 11. Setelah tahun 2019 melahirkan anak pertamanya, Sada. Ia menyebutkan pengalamannya mengASIhi Sada berbeda dengan sekarang mengASIhi Kamya.


Terutama saat Fitrop harus mengASIhi Kamya untuk pertama kalinya. Ia berupaya dengan beberapa cara agar Kamya mendapatkan suplai ASI yang cukup.

Banner Cara Percepat Pembukaan Saat PersalinanCara Percepat Pembukaan Saat Persalinan/ Foto: HaiBunda/ Novita Rizki

Perjalanan Fitrop menyusui putri keduanya

Sebenarnya sebelum melahirkan, Fitrop mengaku sudah berusaha memberikan afirmasi positif kepada dirinya sendiri bahwa ASI-nya akan keluar saat anak keduanya itu lahir.

"Bismillah adek lahir ASI keluar," tulisnya pada Instagram @fitrop.

Namun, ternyata setelah anaknya lahir, ASI yang keluar hanya sedikit berupa titik-titik ASI saja. Berbeda dengan kondisi ketika ia melahirkan Sada, anak pertamanya. Saat itu ASI-nya langsung mengalir.

Pada hari pertama, Fitrop berdo'a sembari berusaha memijat payudaranya dengan harapan aliran ASI-nya dapat terbuka.

Perempuan kelahiran 1987 itu juga mengonsumsi obat pelancar ASI. Di samping itu, ia terus memberikan afirmasi positif dan meyakinkan dirinya bahwa ASI yang keluar akan banyak seperti saat mengASIhi Sada.

Hari kedua, Fitrop tetap pantang menyerah. Ia berusaha mengASIhi Kamya secara langsung sambil berharap hisapan Kamya dapat merangsang aliran ASI dan membuka jalur ASI.

Di hari kedua, perlahan-lahan aliran ASI-nya muncul lebih banyak dari sebelumnya. Kemudian, pada hari ketiga ASI-nya mulai menetes. Tetapi ia tidak bisa melakukan pumping karena pompa ASI rumah sakit yang tidak cocok dengannya.

Hari itu, Fitrop tetap mengonsumsi obat pelancar ASI agar ASI-nya lancar dan tidak mengalami mastitis atau peradangan pada payudara.

Fitrop juga menceritakan bahwa dirinya sempat ingin melakukan pijat laktasi sebelum terjadi demam dan bengkak pada payudaranya. Tetapi niatnya diurungkan karena bengkaknya perlahan hilang setelah sering melakukan pumping ASI dan sering mengASIhi Kamya secara langsung.

Fitrop memberikan semangat kepada para Bunda yang juga mengalami hal yang sama sepertinya.

"Semangat. Aku pun berawal dari cuma titik-titik semu. Ikhtiar bisa kok dapet segini. Jangan patah semangat yaa," kata Fitrop.

 Kita lanjutkan ke halaman berikutnya yuk Bunda.

Bunda, yuk download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen.

Saksikan juga video tentang 5 kondisi Bunda yang membutuhkan konselor laktasi:

[Gambas:Video Haibunda]



PENYEBAB ASI TAK KELUAR SETELAH MELAHIRKAN
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
Share yuk, Bun!
Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi
Pantau terus tumbuh kembang Si Kecil setiap bulannya hanya di Aplikasi HaiBunda!