sign up SIGN UP search


menyusui

Dikenal Ampuh Remajakan Kulit, Apakah Retinol Aman Digunakan Busui?

Khesedtov Bana   |   Haibunda Sabtu, 11 Jun 2022 11:20 WIB
Asian woman cleaning face front of mirror, skin care and cosmetic removal concept caption
Jakarta -

Jakarta - Sebagai wanita, Bunda tentu ingin tetap terlihat cantik di setiap kesempatan. Untuk itu, wajar bila seorang wanita memiliki rutinitas kecantikan sendiri. Entah itu melalui perawatan maupun penggunaan skincare.

Salah satu bahan dalam produk kecantikan yang kini banyak diminati adalah retinol. Retinol dan retinoid merupakan kandungan aktif dari vitamin A yang sering digunakan dalam pembuatan skincare. Retinoid sendiri merupakan bentuk retinol yang lebih kuat, sehingga tidak bisa langsung digunakan ke kulit.

Namun, apakah kedua bahan itu boleh digunakan ibu hamil dan menyusui untuk merawat kecantikan?


Kandungan retinol dikatakan sangat baik untuk memperbaiki skin barrier yang rusak karena penggunaan scrub, terkena polusi, dan lainnya. Salah satu faktor retinol menjadi laris digunakan saat ini karena sering diandalkan sebagai produk anti penuaan dini.

Bunda pasti pun ingin tetap terlihat muda, tanpa kerutan kan. Retinol dapat Bunda temui pada produk seperti serum, krim, dan gel.

Melansir dari lama Verywellfamily.com, retinol dan retinoid merupakan bahan yang sering digunakan oleh dermatolog. Retinol memberi banyak keuntungan, seperti membentuk sel kolagen dalam kulit, membuat sel kulit terkelupas sehingga menghasilkan kulit yang lebih lembut dan mulus.

Banner Bumil dan Janin LaparBumil dan Janin Lapar/ Foto: HaiBunda/ Novita Rizki

Retinol juga meningkatkan elastisitas kulit, merawat garis halus, memperbaiki tekstur dan warna kulit, dan mengecilkan pori-pori. Ini dilakukan dengan cara retinol yang menyerap ke dalam kulit.

Jika Bunda sedang mengandung, sangat disarankan untuk tidak menggunakan retinol atau retinoid. Sebab, bahan yang gunakan ke kulit dapat terserap ke aliran darah dan berlalu kepada bayi melalui plasenta. Maka setiap penggunaan produk yang mengandung (khususnya) retinoid, diharapkan Bunda segera menghentikan penggunaan.

Peneliti mengonfirmasi, bahwa retinol dapat ditransfer dari Bunda ke bayi melalui plasenta, dan bahkan lebih dari 60 kali memungkinkan saat Bunda menyusui. Resiko penggunaan retinoid saat hamil, termasuk kondisi yang disebut dengan fetal retinoid syndrome. Fetal retinoid syndrome, merupakan sebuah rangkaian cacat fisik dan mental yang meningkat karena adanya hubungan secara langsung pada penggunaan retinoid.

Setelah melahirkan, dan Bunda memberi ASI eksklusif, jangan langsung memulai penggunaan retinol. Retinol yang menyerap ke dalam kulit dapat ditransfer pada si kecil melalui air susu yang diberikan. Selain dapat berdampak cacat bawaan pada anak, keguguran, dan lainnya, penggunaan retinol saat menyusui dapat membahayakan perkembangan bayi.

Kita lanjut ke halaman berikutnya yuk Bunda.

Bunda, yuk download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen.

Saksikan juga yuk Bunda video menarik tentang 6 kandungan skincare yang aman dan tak aman untuk busui:

[Gambas:Video Haibunda]



SKINCARE YANG SEBAIKNYA DIHINDARI SAAT MENYUSUI
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
Share yuk, Bun!
Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi
Pantau terus tumbuh kembang Si Kecil setiap bulannya hanya di Aplikasi HaiBunda!