MENYUSUI
Bila ASI Kena Mata Bayi, Simak Dampak dan Cara Menanganinya
Dwi Indah Nurcahyani | HaiBunda
Kamis, 22 Jun 2023 08:09 WIBSaat menyusui, seringkali ASI 'muncrat' ke tubuh bayi termasuk mata. Nah, kira-kira saat ASI kena mata bayi, apa dampak dan cara menanganinya bagaimana ya, Bunda?
ASI sedianya tidak hanya memberikan nutrisi yang optimal untuk bayi tetapi juga memberikan kekebalan protektif yang tidak dapat digantikan produk lain. Sehingga, ASI bisa menjadi cairan emas yang bermanfaat untuk bayi sejak ia dilahirkan.
Bahkan, banyak ibu yang percaya bahwa ASI sendiri dapat mengobati infeksi mata. Terkait hal tersebut, beberapa penelitian telah terlibat dalam masalah ini tetapi semuanya berfokus pada infeksi mata dan penyumbatan kelenjar lakrimal pada neonatus tetapi belum ada penelitian langsung tentang pemberian ASI dalam pengobatan infeksi mata pada anak-anak, seperti dikatakan Dr Phan Ngoc Hai dari Department of Pediatrics di Vinmec International General Hospital Da Nang, dikutip dari laman Vinmec.
Bila ASI kena mata bayi
Perlu diperhatikan bahwa kolostrum telah digunakan dalam penelitian. Kolostrum adalah susu pertama yang diproduksi dalam beberapa hari setelah kelahiran dan kolostrum mengandung lebih banyak antibodi.
Pada studi 1 yang dilakukan di India melibatkan 51 bayi yang menerima pemberian kolostrum selama 3 hari dibandingkan dengan kelompok kontrol yang terdiri dari 72 bayi lainnya yang tidak menerima pengobatan apa pun. Terdapat 35 persen anak pada kelompok kontrol dan 6 persen anak pada subkelompok kolostrum yang mengalami infeksi mata selama percobaan.
Sekilas, tampaknya kolostrum lebih unggul dalam kemampuannya mencegah infeksi mata pada bayi. Namun, penelitian ini memiliki banyak masalah desain.
Dalam 4 tahun sebelum penelitian, hanya sekitar 5 persen rumah sakit yang mengalami konjungtivitis. Jadi mengapa tingkat infeksi mata pada kelompok kontrol mencapai 35 persen? Itu memang tidak tampak transparan.
Kelompok anak-anak yang menerima kolostrum ditanamkan di mata mereka ditempatkan di sayap selatan rumah sakit dan sebagian besar dilahirkan melalui operasi caesar. Kelompok kontrol ditempatkan di sayap utara dan mayoritas dilahirkan melalui vagina. Di sisi lain, penelitian belum menunjukkan bahwa aman untuk memasukkan kolostrum ke mata bayi.
Kemudian pada studi 2 adalah studi in vitro tentang infeksi mata pada 22 neonatus Nigeria. Mata bayi yang terinfeksi diseka dengan kain kasa, dan bakteri pada kain kasa ditambahkan ke berbagai antibiotik atau kolostrum atau ASI matur. Bakteri utama yang ditemukan dalam penelitian ini adalah staphylococcus dan enteric bacilli.
Apa yang ditunjukkan penelitian yakni efektivitas ASI dalam mengobati infeksi mata tergantung pada jenis bakterinya, dan kolostrum lebih efektif.
Namun, penelitian tersebut hanya berfokus pada dua jenis bakteri, meskipun ada banyak penyebab infeksi mata, dan penelitian tersebut tidak berfokus pada infeksi virus.
Selain itu, ini adalah studi in vitro, yaitu studi laboratorium karena bakteri akan tumbuh dengan cara yang sama sekali berbeda pada slide dibandingkan pada mata anak.
Dari beberapa penelitian memang tidak ada cukup bukti bahwa ASI efektif dalam mengobati mata pada anak kecil. Studi juga menunjukkan bahwa ASI tampaknya aman dan efektif dalam infeksi mata bakteri dan saluran air mata yang tersumbat.
Dan, menanamkan kolostrum ke mata memiliki efek yang lebih baik daripada ASI matur. Namun, anak-anak yang dilibatkan dalam penelitian adalah neonatus, dan tidak ada penelitian pada anak yang lebih tua.
Selain itu, kebanyakan infeksi mata pada anak adalah konjungtivitis virus, yang biasanya sembuh dengan sendirinya dalam waktu seminggu tanpa pengobatan apapun. Tidak ada penelitian tentang penanaman susu ke mata bayi di luar masa bayi, tidak ada penelitian tentang konjungtivitis virus.
Jika anak Bunda mengalami infeksi mata, Bunda harus segera membawanya ke dokter anak atau spesialis mata. Sebab, dengan konjungtivitis neonatal yang muncul dapat menyebabkan kerusakan mata yang parah, termasuk kebutaan.
Tidak hanya infeksi mata ya, Bunda, bahwa mata yang berair juga biasanya dipengaruhi oleh saluran air mata yang tersumbat atau gejala flu yang akan hilang dengan sendirinya tanpa perawatan apa pun. Sehingga, tidak perlu mengenai mata bayi dengan ASI dalam kasus apa pun.
Sedianya, ASI memang tambahan penting untuk kesehatan bayi seperti yang sudah diketahui banyak orang. ASI penuh dengan nutrisi, memberikan kekebalan tubuh bayi dan memiliki bakteri baik di dalamnya. Meski demikian, ini tak berarti menjadikan ASI sebagai pengobatan utama pada mata bayi. Jika memang tak sengaja ASI mengenai mata Si Kecil, ada baiknya Bunda segera menyekanya.
Lakukan kompres hangat dan basah ke mata bayi yang dapat membantu menghilangkan juga kotoran yang menumpuk dan mempercepat produksi air mata baru. Untuk melakukan hal ini, ambil waslap yang bersih, hangat, dan basah dan letakkan di sudut mata bayi selama sekitar 10 detik, lalu seka kotoran yang terbentuk dengan lembut.
Jika saluran air mata bayi tersumbat, itu bisa membuat busui stres dan khawatir. Namun, dengan menggunakan tips yang tercantum di atas, Bunda dapat membantu mereka melihat lebih baik dan merasa lebih nyaman, seperti dikutip dari laman Milleniumeyeparkcenter.
Saat kondisi mata bayi yang terkena ASI mungkin sedikit mengkhawatirkan atau menunjukkan gejala yang parah, Bunda sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan terbaik.
Semoga informasinya membantu ya, Bunda.
Bunda ingin membeli produk kesehatan dan kebutuhan ibu menyusui lainnya? Langsung aja yuk, klik di sini.
(pri/pri)
Simak video di bawah ini, Bun:
Mengenal ASI Matur: Proses Terbentuk dan Manfaatnya untuk Bayi
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Bolehkah Bayi Minum ASI setelah Minum Obat? Simak Penjelasan Dokter
Berapa Lama Ketahanan Menyimpan ASI di Freezer ASI? Simak Caranya agar Tahan Lama
Hanya Puting Menonjol dan Payudara Besar Bisa Sukses Menyusui, Benarkah?
7 Rekomendasi Salep atau Obat Untuk Ibu Menyusui, Aman & Terjangkau
TERPOPULER
19 Tempat Nonton Pertunjukan Barongsai Gratis di Jakarta & Sekitarnya, Ajak Anak ke Atraksi Kelas Dunia!
Haruskah ASI Kolostrum Keluar Sebelum Melahirkan?
7 Masalah Kesehatan yang Bikin Bunda Sulit Hamil
Waspadai 7 Gejala Diabetes Awal yang Terasa Saat Bangun Tidur
Doa Ziarah Kubur Orang Tua Lengkap dengan Tata Cara dan Adab
REKOMENDASI PRODUK
11 Rekomendasi Yogurt Rendah Gula Tanpa Tambahan Perasa, Pilih yang Terbaik untuk Si Kecil
KinanREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Muted Eyeshadow untuk Look Lembut dan Tidak Mencolok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Lotion Anti Nyamuk untuk Bayi yang Aman dan Melindungi Kulit Si Kecil
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
9 Sepatu Karet Perempuan Waterproof yang Nyaman saat Hujan, Cocok untuk Kerja
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Underpad Bayi untuk Perlindungan Maksimal, Pilih yang Aman dan Bagus Bun!
Nadhifa FitrinaTERBARU DARI HAIBUNDA
Momen Raisa Nangis saat Rekaman Lagu 'Kuharap Duka Ini Selamanya'
19 Tempat Nonton Pertunjukan Barongsai Gratis di Jakarta & Sekitarnya, Ajak Anak ke Atraksi Kelas Dunia!
Haruskah ASI Kolostrum Keluar Sebelum Melahirkan?
7 Masalah Kesehatan yang Bikin Bunda Sulit Hamil
5 Fakta Menarik Drama Korea 'Honour' Angkat Isu Korban Kekerasan Seksual
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Video: Kuasa Hukum Duga Video Hoax Insanul-Inara Sengaja Disebar
-
Beautynesia
5 Cara Bijak Merespons Ketika Seseorang Berkomentar Menyakitkan tentang Penampilanmu
-
Female Daily
Goodbye Bibir Kering! 3CE Velvet Plush Lip Tint Hadir dengan Tekstur Velvet Super Nyaman
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Vivi Zubedi Hadirkan Monogram dan Desain Bold untuk Koleksi Busana Raya 2026
-
Mommies Daily
Anak Libur Puasa, Ini 18 Ide Kegiatan Ramadan Seru dan Edukatif