MENYUSUI
Ketahui Kebutuhan ASI Bayi 0-6 Bulan dan Jadwal Menyusuinya
Dwi Indah Nurcahyani | HaiBunda
Senin, 02 Oct 2023 15:30 WIBKebutuhan ASI bayi 0-6 bulan dalam fase ASI eksklusif memang lebih intensif ya, Bunda. Yuk, cari tahu kebutuhannya dan juga jadwal menyusuinya agar bisa memenuhinya secara maksimal.
Sebagai ibu baru, sering kali banyak wanita yang merasa kebingungan memenuhi jadwal menyusui Si Kecil. Apalagi, sebentar-sebentar kok menyusu lagi. Padahal, memang sejak lahir, ASI menjadi kebutuhan utama nutrisi bayi. Sehingga, wajar saja jika durasi menyusui bayi cukup padat.
Ya, seberapa banyak Bunda perlu menyusui mungkin kerap membingungkan ya, Bunda. Tetapi, yang perlu Bunda ketahui yakni sebenarnya tidaklah ada waktu yang sempurna untuk memberi makan bayi. Waktu yang tepat dalam menyusui adalah waktu yang tepat sesuai dengan kebutuhan bayi.
Bunda akan segera mengetahui kapan bayi Bunda tertarik untuk makan dan kapan tidak, yang akan ia tunjukkan dengan membuka mulutnya lebar-lebar. Sebaiknya, ikuti petunjuknya dan jangan memaksakan pemberian makan serta Bunda selalu dapat mencobanya lagi nanti seperti dikatakan Lauren Crosby, M.D, F.A.A.P dikutip dari laman Whattoexpect.
Kebutuhan ASI bayi 0-6 bulan
Aturan praktis yang baik ketika Bunda memikirkan berapa banyak yang harus diberikan kepada Si Kecil setiap mereka menyusui ialah mulailah dari yang kecil dan tingkatkan kemudian mengikuti dengan kebutuhan dan minat Si Kecil.
Selama bulan pertama, bayi makan lebih banyak secara bertahap hingga mereka mengonsumsi 3 hingga 4 ons (90 hingga 120 ml) setiap kali menyusu, atau setara dengan 32 ons per hari. Bayi yang diberi susu formula biasanya menyusu dengan jadwal yang lebih teratur, misalnya setiap 3 atau 4 jam. Bayi yang mendapat ASI biasanya menyusu lebih sedikit dan lebih sering dibandingkan bayi yang diberi susu formula.
Jika bayi tidur lebih dari 4 hingga 5 jam selama beberapa minggu pertama setelah lahir dan mulai tidak menyusu, bangunkan ia dan tawarkan untuk segera menyusui.
Pada akhir bulan pertama, bayi akan mendapatkan setidaknya 3 hingga 4 ons (120 mL) setiap kali menyusu, dengan jadwal menyusu yang cukup dapat diprediksi setiap 3 hingga 4 jam.
AAP merekomendasikan memberi ASI bayi yang baru lahir sesuai permintaan. Artinya, menyusui sesegera mungkin Si Kecil saat Bunda melihat tanda-tanda lapar yang ditunjukkannya. Di antaranya kepala menoleh mencari payudara, menjadi lebih aktif, mengisap tangan atau mengecup bibir, dan membuka serta menutup mulut.
Mayoritas bayi baru lahir menyusu setiap 2 hingga 3 jam, yaitu total 8 hingga 12 kali menyusui dalam jangka waktu 24 jam. Awalnya, bayi mungkin mengonsumsi sedikitnya setengah ons setiap kali menyusui selama satu atau dua hari pertama setelah lahir.
Namun, setelah periode awal ini, mereka biasanya mengonsumsi 1 hingga 2 ons susu setiap kali menyusui (baik susu formula maupun bayi yang diberi ASI). Pada saat mereka mencapai usia 2 minggu, jumlahnya biasanya meningkat menjadi 2 hingga 3 ons per pemberian.
Pada usia 6 bulan, biasanya bayi akan mengonsumsi 6 hingga 8 ons (180–240 mL) setiap kali 4 atau 5 kali menyusui dalam 24 jam.
Namun, ada batasan tinggi dan rendah. Jika bayi Bunda terus-menerus menginginkan lebih atau kurang dari ini, diskusikan dengan dokter anak. Bayi biasanya minum tidak lebih dari rata-rata sekitar 32 ons (960 mL) dalam 24 jam. Beberapa bayi memiliki kebutuhan menyusu yang lebih tinggi dan mungkin hanya ingin menghisap setelah menyusu seperti dikutip dari laman Healthychildren.
Pemberian ASI berdasarkan permintaan
Awalnya, yang terbaik adalah memberi bayi Bunda kebutuhan ASI sesuai permintaan, atau kapan pun mereka menangis karena lapar. Seiring berjalannya waktu, bayi akan mulai mengembangkan jadwalnya sendiri yang cukup teratur. Setelah Bunda memahami sinyal dan kebutuhannya, Bunda akan dapat menjadwalkan pemberian makan sesuai dengan rutinitasnya.
Hal yang paling penting untuk diingat ialah bahwa kebutuhan makan bayi Bunda adalah unik. Tidak ada buku atau situs web yang dapat memberi tahu Bunda dengan tepat berapa banyak atau seberapa sering mereka perlu diberi makan atau bagaimana Bunda harus menanganinya selama menyusui. Bunda akan menemukan hal-hal ini sendiri saat Bunda dan bayi Bunda saling mengenal kebutuhan satu sama lain.
Jika Bunda memiliki kesulitan saat menyusui, ada baiknya konsultasikan dengan dokter ataupun Konselor Laktasi untuk mendapatkan penanangan lebih lanjut.
Semoga informasinya membantu ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)
Simak video di bawah ini, Bun:
3 Manfaat Memberikan ASI untuk Kesehatan Mental Anak
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
11 Makanan Pelancar ASI untuk Busui, Bunda Perlu Tahu
3 Tips Mudah agar Produksi ASI Lancar dan Melimpah
Teh Herba Rumahan untuk Bantu Tingkatkan Produksi ASI
10 Perlengkapkan Menyusui yang Perlu Dimiliki Ibu Baru
TERPOPULER
5 Potret Rini Yulianti Tinggal di Australia Bersama Mertua, Mulai Terbiasa Urus Rumah Sendiri
5 Potret Sulaiman Anak Oki Setiana Dewi yang Alami Prader Willi Syndrome, Pindah Sekolah ke Mesir
5 Pohon Jeruk yang Bisa Ditanam di Pot, Mudah Tumbuh dan Berbuah
Kasus Campak di Indonesia Tertinggi Kedua di Dunia, Berujung Kematian akibat Tidak Vaksin
Kenali Apa saja Perubahan Warna Payudara saat Hamil Muda
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi MPASI Instan untuk Bayi 7 Bulan ke Atas, Praktis buat Mudik
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Madu untuk Sahur, supaya Kuat Puasa dan Tetap Sehat
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Baju Lebaran 2026 Anak Laki-Laki 1-14 Tahun, Bisa Kembaran sama Ayah
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Alat Pel Persiapan Ditinggal ART, Harga Terjangkau
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Vitamin Bikin Sehat Saat Puasa untuk Jaga Daya Tahan Tubuh
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
5 Potret Rini Yulianti Tinggal di Australia Bersama Mertua, Mulai Terbiasa Urus Rumah Sendiri
5 Potret Sulaiman Anak Oki Setiana Dewi yang Alami Prader Willi Syndrome, Pindah Sekolah ke Mesir
5 Pohon Jeruk yang Bisa Ditanam di Pot, Mudah Tumbuh dan Berbuah
Kasus Campak di Indonesia Tertinggi Kedua di Dunia, Berujung Kematian akibat Tidak Vaksin
Kenali Apa saja Perubahan Warna Payudara saat Hamil Muda
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Niat Zakat Fitrah 2026 untuk Diri Sendiri, Istri dan Anak
-
Beautynesia
Light+ by Wardah Hadirkan Ngabubulight di M Bloc Space Jakarta, Ini Rekap Keseruannya!
-
Female Daily
Kaya Manfaat untuk Kesehatan, Yuk Kenalan dengan Beragam Jenis Kurma!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Perubahan Wajah Jim Carrey yang Mengejutkan, Isu Oplas Hingga Tuduhan Kloning
-
Mommies Daily
Nggak Sempat Masak? Ini 7 Rekomendasi Katering Lebaran untuk Keluarga