MOM'S LIFE

Sudah Sepatutnya Kita Hargai Proses Melahirkan Masing-masing Ibu

29 Des 2017
Ilustrasi melahirkan/ Foto: Thinkstock Ilustrasi melahirkan/ Foto: Thinkstock
Jakarta - 'Ngelahirinnya caesar atau normal?'. Pertanyaan kayak gitu umumnya mampir ke telinga ibu yang baru melahirkan. Masih mending kalau jawaban kita melahirkan caesar atau normal dikaitkan sama apa yang bakal dilakukan si orang tersebut ke kita ya, Bun. Tapi kalau jadi bahan nyinyiran? Duh, please deh.

Ya, kadang kala proses melahirkan bisa jadi bahan nyinyiran seseorang. Ada yang menganggap kalau melahirkan lewat persalinan normal berarti kita jadi ibu sejati. Hmm, padahal mau dengan apapun proses persalinannya, semua ibu berjuang mati-matian demi lahirnya si kecil kan? Nah, menormalisasi pilihan tiap ibu ketika melahirkan rupanya jadi inspirasi buat doula sekaligus fotografer bernama Alyssa Leon ini.

Sudah beberapa kali Alyssa menangkap momen-momen ketika bayi lahir melalui prosedur caesar. Baru-baru ini Alyssa mengambil sesi foto di pusat persalinan keluarga bersetifikasi di Phoenix, Arizona. Di sana, Bun, ibu bisa minta tirai plastik sehingga gimana proses lahirnya si kecil terlihat jelas. Dengan adanya tirai plastik diharapkan ibu juga bisa lebih terhubung sama bayinya.



"Kita akan selalu ingat setiap detail di hari ketika kita melahirkan si kecil ke dunia ini. Bagaimana kita diperlakukan dan gimana lingkungan sekitar ketika kita melahirkan itu akan selalu teringat," tutur Alyssa di halaman Facebook-nya Cherry Blossom Doula.

Maka dari itu, Alyssa yang juga seorang ibu berharap lewat fotonya, setiap orang bisa lebih menghargai pilihan masing-masing ibu saat melahirkan. Terus, para ibu diharapkan jadi nggak takut dengan prosedur melahirkan apa yang bakal dia pilih sehingga secara nggak langsung Alyssa bisa memberi support para keluarga.

"Lewat foto saya, saya berharap bisa membantu mengedukasi para calon ibu atas pilihan mereka dan supaya mereka nggak takut serta memiliki persepsi yang salah tentang proses persalinan," kata Alyssa.

Memang kalau ngomongin proses persalinan masing-masing ini adalah pilihan tiap pasangan. Ketika proses melahirkan kita dinyinyiri sama orang lain, psikolog anak dan keluarga dari Tiga Generasi Anna Surti Ariani atau akrab disapa Nina punya saran mendingan kita cuekin aja, Bun, daripada makan hati. Ya, walaupun suka kesal dan terbesit pertanyaan kenapa sih kita dinyinyiri?

Kalau kata Nina, kadang nyinyiran orang terhadap apa yang kita lakukan bisa jadi karena si orang yang bersangkutan merasa kurang percaya diri sehingga dia sengaja cari orang lain yang bisa dinyinyiri dan dijadikan 'batu injakan'. Makanya, Nina menyarankan kita cuekin aja, Bun.

"Ya, lebih baik kita legowo dan menerima apapun cara kita melahirkan, kita sudah jadi perantara hadirnya anak ke dunia ini," ujar Nina.

(rdn/vit)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi