mom-life

3 Tips Menyimpan Daging Kurban dalam Kulkas

Muhayati Faridatun Minggu, 11 Aug 2019 11:02 WIB
3 Tips Menyimpan Daging Kurban dalam Kulkas
Jakarta - Hari Raya Idul Adha jadi momen berbagi rezeki berupa daging kurban, biasanya kambing atau sapi. Kalau Bunda ingin menyimpan daging kurban dalam kulkas dan mengolahnya di kemudian hari, simak tips berikut ya.

Setiap tahun, 48 juta orang jatuh sakit karena keracunan makanan, baik di restoran atau di rumah sendiri. Demikian menurut Centers for Disease Control and Prevention (Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit).

Kasus ini tentu saja berkaitan dengan bagaimana cara kita menyimpan dan mengolah makanan dengan aman di rumah. Mengutip Health Line, menurut pedoman Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), dijelaskan ada dua jenis bakteri yang bisa tumbuh dalam makanan.


1. Bakteri patogen

Bakteri ini sangat berbahaya, Bun, karena menyebabkan penyakit bawaan makanan. Mereka tumbuh cepat dalam makanan tanpa pendingin dan biasanya, tidak bisa dideteksi dari bagaimana makanan terlihat, terasa, atau berbau.

2. Bakteri pembusuk

Bakteri ini berkembang dan tumbuh seiring makanan rusak atau kedaluwarsa. Mereka akan mengubah rasa, tampilan, dan aroma makanan. Tapi, kemungkinan bakteri ini membuat kita sakit jauh lebih kecil.

Nah, untuk menjaga makanan tetap sehat dan enak disantap, baiknya Bunda mengikuti pedoman penyimpanan makanan yang aman. Khususnya, cara menyimpan daging kurban.

3 Tips Menyimpan Daging Kurban dalam KulkasIlustrasi menyimpan daging kurban dalam freezer/ Foto: iStock
Supratikno, M.Si, PAVet, Kepala Tim Peneliti Penyembelihan Halal Science Center (HSC) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Pertanian Bogor (IPB), memberikan tips untuk menangani daging kurban yang Bunda terima.

"Penerima kan tidak bisa memilih, hanya menerima. Jadi, ada beberapa hal yang harus dilakukan," kata Supratikno, dikutip dari detikcom.

Berikut tiga tips dari Supratikno:

1. Periksa dulu, Bun, apakah kondisi daging masih layak untuk dikonsumsi. Pastikan daging tidak busuk, warna, bau, dan konsistensinya tidak menyimpang.

2. Periksa juga kebersihan daging. Kalau daging diterima dalam keadaan bersih, Bunda enggak perlu mencuci dan bisa langsung disimpan dan dimasak. Kalau masih kotor, harus dicuci dulu agar bersih dari kotoran. Ingat, Bun, daging sebaiknya hanya dicuci sesaat sebelum dimasak.

3. Kalau Bunda mau menyimpan daging kurban, pastikan dalam kondisi bersih. Potong daging dengan ukuran satu kali masak, masukkan dalam wadah, lalu simpan di lemari es kurang lebih 6 jam. Setelah itu, baru pindahkan ke dalam freezer.

Dijelaskan, daging bersih akan tahan selama 2 hari dalam kulkas jika dimasukkan dalam wadah tertutup. Sedangkan di dalam freezer, daging akan tahan selama 3 bulan. Sementara dalam freezer -20 derajat Celcius, daging akan tahan hingga 1 tahun.


Bunda, simak juga yuk video tentang sapi Limosin berbobot 1,7 ton, yang dikurbankan Jokowi dan Jusuf Kalla di Masjid Istiqlal Jakarta.

[Gambas:Video 20detik]

(muf/muf)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi