HaiBunda

MOM'S LIFE

Mr P 'Patah', Kelainan Genetik yang Perlu Bunda Tahu

Muhayati Faridatun   |   HaiBunda

Kamis, 03 Oct 2019 15:05 WIB
Ilustrasi Mr P 'patah', kelainan genetik yang perlu bunda tahu/ Foto: iStock
Jakarta - Seorang pria asal Inggris mengidap kelainan genetik, hingga membuat penisnya 'patah'. Ia teridentifikasi mengidap Ehler's Danlos syndrome (EDS).

Dikutip dari Daily Mail, pria yang tidak disebutkan namanya itu mengalami cedera mengerikan, 10 hari setelah berhubungan seks. Ia mendapat perawatan dan petugas medis mengatakan, pria itu berharap kondisi itu bisa normal dengan sendirinya.

Diketahui, penis pria 41 tahun itu 'patah' dua kali dalam kurun lima bulan. Hingga akhirnya, dia bersedia menjalani operasi demi memperbaiki fraktur di penisnya.


Dokter yang merawat pria itu di Fakultas Kedokteran Johns Hopkins University di Baltimore, Maryland, mengatakan, hubungan fraktur penis dengan Ebelum ada penjelasannya.

Dalam Urology Case Reports dituliskan, "Berdasarkan kasus ini, kami mengusulkan pria dengan EDS mungkin memiliki risiko fraktur penis yang jauh lebih tinggi."

Pria itu pun mencari bantuan di Johns Hopkins' James Buchanan Brady Urological Institute. Ia mengeluh nyeri di batang penis hingga bengkak.

"Dia menunda ke unit gawat darurat, berharap cederanya bisa sembuh sendiri," tulis tim dalam laporan kasus tersebut.

Ilustrasi EDS/ Foto: Aisyah/detikHealth
Melansir dari Mayo Clinic, EDS merupakan kelainan bawaan yang memengaruhi jaringan ikat, terutama kulit, persendian, dan dinding pembuluh darah. Jaringan ikat adalah campuran kompleks dari protein dan zat lain, yang memberi kekuatan dan elastisitas pada struktur yang mendasarinya dalam tubuh kita.

Pengidap EDS biasanya memiliki sendi yang terlalu fleksibel dan kulit yang sangat rapuh. Ini bisa jadi masalah kalau pasien memiliki luka yang memerlukan jahitan, karena kulit seringkali tidak kuat menahannya.

Dijelaskan juga, bentuk kelainan yang lebih parah adalah EDS tipe vaskular yang dapat menyebabkan dinding pembuluh darah, usus, atau rahim pecah. Karena EDS tipe ini bisa memiliki komplikasi serius dalam kehamilan, sangat disarankan untuk konsultasi dengan konselor genetik sebelum menjalani program kehamilan.

Ahli urologi pun mengklaim, pasien EDS sebaiknya tidak terlalu agresif saat berhubungan seks, dan disarankan menggunakan lebih banyak pelumas.

Bunda, simak juga penjelasan tentang pentingnya pendidikan seks sejak dini, dalam video berikut:

(muf/rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Keito Nakamura, Pemain Tampan Jepang yang Buktikan Mimpi Masa Kecil di Piala Dunia 2026

Parenting Nadhifa Fitrina

Cerita Bunda Kehilangan Rahim akibat Kelalaian Operasi Caesar, Terima Ganti Rugi

Kehamilan Annisa Karnesyia

20 Drama China dengan Rating Tertinggi di Viki, dari Romantis hingga Historical

Mom's Life Amira Salsabila

5 Kesalahan Diet Ibu Menyusui yang Bikin Berat Badan Sulit Turun

Menyusui Amrikh Palupi

9 Ciri Perempuan Berkelas yang Menunjukkan Kecerdasan Emosional Tinggi

Mom's Life Amira Salsabila

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Alih Profesi Bisnis Jamu, Intip Potret Tya Arifin yang Kini Menetap di Malaysia

5 Kesalahan Diet Ibu Menyusui yang Bikin Berat Badan Sulit Turun

Keito Nakamura, Pemain Tampan Jepang yang Buktikan Mimpi Masa Kecil di Piala Dunia 2026

Cerita Bunda Kehilangan Rahim akibat Kelalaian Operasi Caesar, Terima Ganti Rugi

20 Drama China dengan Rating Tertinggi di Viki, dari Romantis hingga Historical

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK