moms-life

Irish Bella Kehilangan Bayi, Berapa Lama Bisa Pulih Fisik & Mental?

Radian Nyi Sukmasari Minggu, 06 Oct 2019 20:24 WIB
Irish Bella Kehilangan Bayi, Berapa Lama Bisa Pulih Fisik & Mental?
Jakarta - Kabar duka datang dari pasangan Irish Bella dan Ammar Zoni. Bayi kembar mereka yang masih berusia 6 bulan di kandungan meninggal dunia hari ini, Minggu (6/9/2019).

Diketahui, Irish Bella sempat mengalami perdarahan saat kandungannya memasuki usia enam bulan. Makanya, Irish harus dirawat inap. Pada pertengahan September lalu Irish didagnosis mengidap infeksi saluran kemih (ISK). Ketika itu, Ammar sempat memastikan Irish cepat mendapat penanangan dokter.

Kini, kondisi Irish Bella sudah lebih baik setelah kehilangan calon bayinya, Bun. Hal ini disampaikan Ammar Zoni yang langsung menguburkan jenazah kedua putri kembarnya. Kata Ammar, istrinya itu masih harus istirahat total untuk memulihkan kembali kesehatannya.


"Ibel alhamdulillah kondisinya sudah baik, sekarang lagi bedrest," ujar Ammar Zoni ditemui di area pemakaman mendiang putrinya di TPU Kalimulya 1, Depok, Jawa Barat, dilansir InsertLive.

Bicara soal waktu pemulihan fisik dan mental ibu setelah kehilangan bayinya yang lahir mati seperti Irish Bella, butuh waktu beberapa bulan bagi ibu untuk pulih terutama secara fisik. Misalnya perdarahan vagina, umumnya anak berlangsung satu sampai tiga minggu setelah peritiwa bayi lahir mati, demikian dilansir rednosegriefandloss.org.

Selama beberapa minggu, Bunda bisa saja mengeluarkan ASI. Coba pakai sport bra yang bisa mendukung payudara kemudian Bunda bisa berkonsultasi ke dokter agar diresepkan obat untuk menghentikan produksi ASI. Kondisi fisik Bunda juga memengaruhi cepat tidaknya pemulihan tubuh setelah bayi lahir mati.


Irish Bella dan Ammar Zoni kehilangan bayi kembarIrish Bella dan Ammar Zoni kehilangan bayi kembar/ Foto: Ismail/detikFoto
Bila bayi dilahirkan melalui prosedur normal, butuh waktu sekitar enam minggu untuk pulih. Sedangkan, jika bayi dilahirkan lewat proses caesar, pemulihan fisik ibu bisa lebih lama dari enam minggu. Nah, perawat bersertifikat di bidang kehamilan berisiko, Elizabeth Czukas, mengatakan ini kembali lagi pada kondisi masing-masing ibu, perawatan medis yang diberi, juga dukungan keluarga.

"Untuk pemulihan psikis, tak masalah jika ibu bersedih. Itu adalah proses berduka yang lumrah dialami. Kemudian, coba berdamai dengan perasaan bersalah. Supaya tidak terlalu parah, tanyakan apa sebab kondisi bayi lahir mati pada dokter. Setidaknya, itu bisa jadi pelajaran ke depannya," tutur Czukas dilansir Very Well Family.

Memberi nama bayi, kata Czukas juga bisa membuat perasaan orang tua lebih tenang setelah kehilangan bayinya. Hal terpenting, jangan sungkan untuk meminta bantuan kerabat, keluarga, atau teman dekat yang bisa dipercaya sebagai teman curhat, Bun.



"Jika diperlukan, menepilah sebentar dari sekitar untuk menenangkan diri. Jika mengalami rasa tidak nyaman dan perubahan dalam diri Anda, segera cari bantuan profesional. Tetap perhatikan diri Anda dan yakinlah bahwa yang terjadi adalah yang terbaik," kata Czukas.

Simak juga cerita pernikahan Ammar Zoni dan Irish Bella di video berikut.

[Gambas:Video 20detik]

(rdn/rdn)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi