HaiBunda

MOM'S LIFE

Diet Tanpa Tersiksa dengan Mi Shirataki, Perut Kenyang Lebih Lama

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Rabu, 16 Oct 2019 07:00 WIB
Ilustrasi mi shirataki/ Foto: iStock
Jakarta -

Bunda pernah dengar mi shirataki? Mi asal Jepang ini belakangan populer dan disebut 'Miracle Noodles' karena dipercaya bisa menurunkan berat badan.

Mi shirataki sendiri terbuat dari glucomannan, yaitu bahan alami yang terbuat dari serat makanan larut air. Dilansir Healthline, bahan ini diekstrak dari akar umbi-umbian tanaman konjac atau konnyaku.

Konjac banyak tumbuh di Jepang, China, dan kawasan Asia Tenggara. Kandungannya adalah sedikit karbohidrat yang mudah dicerna, tapi kebanyakan berasal dari serat glucomannan.

Mi shirataki yang dijual bebas dibuat dari tepung glucomannan, air dan sedikit air jeruk nipis. Selain serat glumannan, mi ini juga mengandung banyak air.

"Mi shirataki banyak mengandung air, 97 persen air dan 3 persen serat glucomannan. Mi ini juga rendah kalori," kata pakar nutrisi dan diet Franziska Spritzler RD, CDE.



Lalu bagaimana mi shirataki bisa membantu menurunkan berat badan?

Menurut Spritzler, kandungan serat di mi shirataki mampu membuat kita kenyang lebih lama. Terdapat juga fermentasi serat menjadi asam lemak rantai pendek (shirt-chain fatty acids) yang bisa menstimulasi pelepasan hormon untuk meningkatkan rasa kenyang.

"Salah satu studi menemukan, orang yang mengonsumsi glucomannan 4 sampai 8 minggu mampu menurunkan berat badannya 1,4 sampai 2,5 kilogram," ujar Spritzler.

Meski begitu, studi lain menemukan hal yang berbeda. Tidak ada perbedaan penurunan berat badan pada orang yang berat badan berlebih atau obesitas yang mengonsumsi mi shirataki dan tidak.


Ilustrasi Makan Mi/ Foto: iStock


Sejauh ini memang belum ada studi atau penelitian yang membuktikan cara kerja mi shirataki bisa menurunkan berat badan. Mi ini hanya bekerja sebagai penunda lapar.

Kandungan glucomannan dalam mi shirataki juga baik untuk kesehatan, Bun. Glucomannan bisa menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan trigiselidra, mengobati konstipasi pada anak dan dewasa, dan membantu mencegah lonjakan gula darah setelah makan.

Meski begitu, konsumsi mi shirataki juga bisa memberikan efek samping. Beberapa di antaranya masalah pencernaan, seperti perut kembung dan memperlambat penyerapan beberapa obat.

"Bagiamana pun harus diingat, glucomannan telah dites aman jika dikonsumsi dengan dosis berapapun," tutur Spritzler.

Mi shirataki cocok untuk Bunda yang ingin diet dan mengonsumsi makanan vegetarian. Mengutip Huffpost, mi shiratai biasanya dijual dalam bentuk pasta seperti spaghetti, fettucini, dan makaroni.

Studi yang diterbitkan dalam Annals of Internal Medicine menyebut, diet rendah karbo lebih efektif menurunkan berat badan dan menurunkan risiko penyakit jantung dibanding diet rendah lemak.

Simak juga tips diet pasca melahirkan ala Eriska rein di video berikut, Bun.

(ank/rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Teman Lama Jadi Suami, Ini Kisah Cinta Boiyen Didekati Lewat DM & Diajak Nikah

Mom's Life Amira Salsabila

5 Cara Menghitung Dosis Obat Anak yang Tepat

Parenting Kinan

Anak Sulung Wisuda, Intip Potret Bangga Indy Barends Dampingi Raphael Lulus S1

Mom's Life Amira Salsabila

Deretan Artis Baru Umumkan Kehamilan di Usia 4 Bulan, Simak Alasannya

Kehamilan Annisa Karnesyia

5 Tips Pembagian Pekerjaan Rumah Tangga, Bantu Cegah Pertengkaran Suami Istri

Mom's Life Amira Salsabila

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

73 Lagu Rohani Kristen Terbaik dan Terpopuler, Penyembahan & Pujian Syukur

3 Resep Kue Lapis Tepung Beras yang Sederhana, Lembut & Enak

7 Ciri-ciri Kanker Rahim, Benarkah Berisiko saat Masa Kehamilan?

5 Cara Menghitung Dosis Obat Anak yang Tepat

Teman Lama Jadi Suami, Ini Kisah Cinta Boiyen Didekati Lewat DM & Diajak Nikah

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK