moms-life

Kembali Bekerja Setelah Melahirkan, Apa Saja yang Perlu Disiapkan?

Kinan Sabtu, 11 Jan 2020 09:59 WIB
Kembali Bekerja Setelah Melahirkan, Apa Saja yang Perlu Disiapkan?
Jakarta - Bagi para ibu bekerja, masa cuti setelah melahirkan menjadi salah satu momen yang paling menyenangkan. Setiap hari Bunda bisa menghabiskan waktu bersama buah hati di rumah. Nah, kini setelah masa cuti akan habis, tak sedikit para ibu yang kemudian jadi galau untuk kembali bekerja.

Jika tidak ditemukan jalan keluarnya, perasaan seperti ini lama-lama juga bisa memicu stres dan bahkan tidak fokus saat bekerja, Bun. Efeknya, kualitas pekerjaan pun bisa menurun.




American College of Obstetricians dan Gynaecologists menyebutkan sekitar 1 dari 7 wanita rentan mengalami gangguan mood atau kecemasan setelah melahirkan. Kondisi ini bisa semakin parah jika dalam rentang waktu tersebut ibu mengalami beberapa permasalahan yang cukup besar, termasuk ditinggal oleh suami atau kehilangan pekerjaan.

Penulis buku The Fifth Semester: The Working Mom's Guide to Style, Success, Sanity, and Big Success After Baby, Lauren Smith Brody, menuturkan bahwa harus kembali menjalani rutinitas kerja juga kadang bisa menimbulkan efek yang hampir sama bagi ibu setelah melahirkan.

Bahkan sebuah studi menemukan risiko depresi pascapersalinan lebih tinggi ditemukan pada wanita yang memiliki jatah cuti melahirkan kurang dari 6 bulan.

"Ini masalah perasaan pada para ibu. Mereka sejak awal biasanya ingin selalu bisa hadir dan memberikan apa yang anak butuhkan. Pada masa ini, ibu bekerja perlu mengungkapkan apa yang mereka rasakan, termasuk pemicu stresnya," tutur Brody seperti dikutip dari CNN.

Ilustrasi ibu bekerjaIlustrasi ibu bekerja/ Foto: iStock
Menurut Brody, semakin terbuka seorang ibu dalam mengungkapkan perasaannya, semakin sehat juga kesehatannya secara psikis. Psikis yang stabil turut memengaruhi pola asuhnya kelak pada anak.

Guna tetap bisa fokus dan mampu cepat menyesuaikan diri dengan rutinitas bekerja setelah cuti melahirkan, ada beberapa hal yang perlu dipahami, Bun. Dilansir Parents, salah satunya adalah dengan fokus pada aktivitas di mana Bunda berada.



Ini berarti saat Bunda sedang berada di kantor, upayakan untuk fokus benar-benar hanya pada pekerjaan. Datang tepat waktu dan lakukan semua pekerjaan dengan sesuai sehingga semua diharapkan bisa selesai tepat waktu. Hindari dulu banyak jajan di luar kantor atau terlalu lama berbincang dengan rekan kerja, yang mungkin bisa mengganggu pekerjaan Bunda.

Nah, untuk bisa fokus saat di kantor, jangan lupa untuk mencari pengasuh anak di rumah yang terpercaya. Baik dengan anggota keluarga lain, pengasuh atau dititipkan di daycare. Apapun metode yang dipilih, pastikan pengasuh ini bisa melakukan tugasnya dengan benar, ya. Jadi, saat di kantor Bunda tidak akan terlalu khawatir atau memikirkan anak di rumah.

Simak kehebohan Marissa Nasution kejar anak sulungnya yang sudah bisa lari di video ini. Lucu.

[Gambas:Video Haibunda]

(rdn/rdn)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi