HaiBunda

MOM'S LIFE

Salat Pakai Mukena Tanpa Menutup Punggung Tangan, Sah atau Tidak?

Kinan   |   HaiBunda

Kamis, 13 Feb 2020 18:30 WIB
Ilustrasi mukena/ Foto: iStock
Jakarta - Model, bahan, dan bentuk mukena yang tersedia di pasaran kini ada banyak. Salah satu yang cukup populer adalah mukena dengan model langsung pakai, yang umumnya membuat punggung tangan tidak tertutup layaknya mukena biasa. Sebagian Bunda mungkin akan bertanya-tanya, apakah boleh menggunakan mukena dengan model seperti ini untuk salat?

Perlu diketahui bahwa dalam pelaksanaan ibadah salat, wajib untuk mengetahui rukun-rukun dan syarat-syarat salat, agar ibadah salat diterima oleh Allah SWT. Nah, salah satu syarat salat adalah menutup aurat. Mayoritas ulama telah bersepakat bahwa batas aurat wanita adalah seluruh tubuhnya, kecuali wajah dan tapak tangan.




Dikutip dari situs resmi Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag RI, dalam Bahasa Arab disebutkan jamii'u badanihaa illal wajha wal kaffaini (seluruh tubuh kecuali wajah dan tapak tangan). Al Kaffaini, jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia adalah tapak tangan bukan telapak tangan.

ilustrasi mukrna/ Foto: iStock
Tapak tangan yang mencakup bagian dalam (bathiinul kaff) dan juga bagian luar/punggung (zhahirul kaff), jika al kaffaini diterjemahkan sebagai telapak tangan, maka hanya mencakupi bagian dalam saja. Maka dari itu, batas mulainya aurat adalah pergelangan tangan (ar risghu).

"Oleh karena itu, ketika ada seorang wanita salat terlihat punggung tangannya, itu belum termasuk terlihat auratnya. Sebab punggung tapak tangan bukan aurat, jadi memang boleh terlihat," tulis Tim Konsultasi Syariah Ditjen Bimas Islam dalam situs tersebut.

Mukena memang menjadi salah satu perlengkapan salat bagi wanita untuk menutup aurat ketika salat. Tetapi perlu dipahami bahwa ada berbagai jenis model pakaian atau mukena yang juga dapat menutup aurat wanita ketika salat. Disebutkan bahwa syariat islam pada dasarnya tidak menetapkan model, bentuk potongan, corak atau warna tertentu dalam berpakaian atau menutup aurat.


Para wanita di negara-negara Timur Tengah sama sekali tidak pernah salat dengan memakai mukena. Sebagai pengganti, mereka menggunakan abaya/gamis, yaitu sejenis pakaian yang menutupi seluruh tubuh. Model, bentuk potongan dan coraknya bahkan tidak seperti mukena.

Jadi, jangan sampai salat ditinggalkan dengan alasan karena tidak ada mukena. Sebab yang jadi ukuran adalah urusan menutup auratnya dan bukan mukenanya, Bun.

Simak cerita Pablo Benua yang suka rindu anak di video ini:



(rdn/rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Bacaan Doa Malam Nisfu Syaban 2026: Arab, Latin, dan Terjemahannya

Mom's Life Natasha Ardiah

Malam Nisfu Syaban 2026: Arti, Waktu, Keutamaan, Hadits, hingga Amalannya

Mom's Life Azhar Hanifah

Akhirnya, Denada Akui Ressa Rossano Sebagai Anak Kandung & Berharap Sang Putra Memaafkan

Mom's Life Annisa Karnesyia

Anak-anak di Inggris Disebut Paling Tidak Sehat di Eropa, Kenapa?

Parenting Indah Ramadhani

7 Resep Masakan Sehari-hari agar Tidak Bosan, Simpel dan Enak

Mom's Life Amira Salsabila

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Gen Z Makin Banyak Kena Kanker Usus, Ini Tanda & Penyebabnya

Malam Nisfu Syaban 2026: Arti, Waktu, Keutamaan, Hadits, hingga Amalannya

Namira Andjani, Putri Alya Rohali Cetak Rekor MURI Lewat World Major Marathon

Anak-anak di Inggris Disebut Paling Tidak Sehat di Eropa, Kenapa?

Bacaan Doa Malam Nisfu Syaban 2026: Arab, Latin, dan Terjemahannya

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK