sign up SIGN UP search


moms-life

Bunda Perlu Tahu, 7 Manfaat Penting Minyak Ikan bagi Kesehatan

Annisa Afani Kamis, 21 May 2020 05:40 WIB
minyak ikan caption
Jakarta -

Minyak ikan menjadi salah satu suplemen yang sering dikonsumsi karena kaya asam lemak omega-3 yang baik untuk kesehatan. Nah, jika tak banyak mengonsumsi ikan berminyak, maka suplemen minyak ikan bisa membantu memenuhi kebutuhan asam lemak omega-3.

Minyak ikan adalah lemak atau minyak yang diekstraksi dari jaringan ikan. Ini diperoleh dari ikan berminyak yang diekstraksi, Bunda. Biasanya berasal dari jenis ikan berminyak, seperti herring, tuna, teri, dan mackerel, namun kadang diproduksi dari hati ikan lain, seperti halnya minyak ikan cod.


Sebagaimana yang dikutip dari HealthLine, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan untuk mengonsumsi 1-2 porsi ikan per minggu. Alasannya, karena asam lemak omega-3 yang terkandung dalam ikan memberikan banyak manfaat kesehatan, termasuk perlindungan terhadap sejumlah penyakit.

Sekitar 30 persen minyak ikan terdiri dari omega-3, sementara 70 persen sisanya terdiri dari lemak lain. Terlebih lagi, minyak ikan biasanya mengandung beberapa vitamin A dan D.

Nah Bunda, penting untuk dicatat nih bahwa jenis omega-3 yang ditemukan dalam minyak ikan memiliki manfaat kesehatan yang lebih besar daripada omega-3 yang ditemukan di beberapa sumber tanaman.

Omega-3 utama dalam minyak ikan adalah asam eicosapentaenoic (EPA) dan asam docosahexaenoic (DHA), sedangkan omega-3 dalam sumber tanaman terutama asam alfa-linolenat (ALA). Meskipun ALA adalah asam lemak esensial, EPA dan DHA memiliki lebih banyak manfaat kesehatan lainnya.

Namun, jika Bunda dan keluarga tidak mengonsumsi ikan, nutrisi ini masih bisa dipenuhi dengan suplemen minyak ikan. Berikut ini tujuh manfaat minyak ikan yang sangat baik untuk kesehatan:


1. Mendukung kesehatan jantung

Studi menunjukkan bahwa orang yang makan banyak ikan memiliki risiko penyakit jantung yang jauh lebih rendah dibanding yang sedikit atau tidak makan ikan sama sekali. Berbagai faktor risiko penyakit jantung dapat berkurang dengan mengonsumsi ikan atau minyak ikan, di antaranya meningkatkan kadar kolesterol baik, menurunkan sekitar 15-30 persen trigliserida.

Selain itu, membantu mengurangi tekanan darah, mencegah plak yang menyebabkan arteri mengeras, mengurangi kejadian aritmia yang fatal. Aritmia adalah irama jantung abnormal yang dapat menyebabkan serangan jantung pada kasus-kasus tertentu.

2. Mengobati gangguan mental tertentu

Otak terdiri dari hampir 60 persen lemak, dan sebagian besar lemak adalah asam lemak omega-3. Karena itu, omega-3 sangat penting untuk menjaga fungsi otak normal. Bahkan, beberapa penelitian menunjukkan orang dengan gangguan mental tertentu memiliki kadar darah omega-3 yang lebih rendah.

Menariknya, penelitian menunjukkan bahwa suplemen minyak ikan dapat mencegah timbulnya atau memperbaiki gejala beberapa gangguan mental. Misalnya, mengurangi kemungkinan gangguan psikotik pada mereka yang berisiko. Selain itu, suplemen minyak ikan dalam dosis tinggi dapat mengurangi beberapa gejala skizofrenia dan gangguan bipolar, Bunda.

3. Menurunkan berat badan

Obesitas didefinisikan sebagai memiliki indeks massa tubuh (BMI) lebih besar dari 30. Secara global, sekitar 39 persen orang dewasa kelebihan berat badan, sementara 13 persen mengalami obesitas. Jumlahnya bahkan lebih tinggi di negara-negara berpenghasilan tinggi seperti Amerika Serikat (AS).

Obesitas dapat secara signifikan meningkatkan risiko penyakit lain, termasuk penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan kanker. Namun minyak ikan dan suplemennya dapat meningkatkan komposisi tubuh dan faktor risiko penyakit jantung pada orang gemuk.


Ilustrasi menurunkan berat badanIlustrasi menurunkan berat badan/ Foto: iStock


Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan bahwa suplemen minyak ikan, dalam kombinasi dengan diet atau olahraga dapat membantu untuk menurunkan berat badan. Satu analisis dari 21 studi mencatat bahwa suplemen minyak ikan tidak secara signifikan mengurangi berat badan, tetapi mengurangi lingkar pinggang dan rasio pinggang hingga pinggul.

4. Meningkatkan kesehatan Mata

Sama seperti otak, mata juga mengandalkan lemak omega-3. Bukti menunjukkan bahwa orang yang tidak mendapatkan cukup omega-3 memiliki risiko penyakit mata yang lebih besar.

Kesehatan mata mulai menurun pada usia tua, yang dapat menyebabkan degenerasi makula terkait usia (AMD). Makan ikan dikaitkan dengan penurunan risiko AMD, tetapi hasilnya pada suplemen minyak ikan kurang meyakinkan.

5. Mengurangi peradangan

Peradangan adalah cara sistem kekebalan tubuh memerangi infeksi dan mengobati cedera, yang mana minyak ikan memiliki sifat anti-inflamasi untuk membantu mengobati kondisi yang melibatkan peradangan kronis. Selain itu, suplemen minyak ikan secara signifikan dapat mengurangi nyeri sendi, kekakuan, dan kebutuhan obat pada orang dengan rheumatoid arthritis , yang menyebabkan nyeri sendi.

6. Menyehatkan kulit

Kulit adalah organ terbesar di tubuh dan mengandung banyak asam lemak omega-3. Seiring berjalannya waktu, kesehatan kulit dapat terus menurun, terutama ketika sudah berada di usia tua atau setelah terlalu banyak terpapar sinar matahari. Sejumlah gangguan kulit tersebut dikatakan dapat dialami jika tidak mengonsumsi minyak ikan atau suplemen minyak ikan, termasuk masalah psoriasis dan dermatitis.


7. Mendukung kehamilan

Omega-3 sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan awal kehidupan. Karena itu, penting bagi Bunda untuk mendapatkan cukup omega-3 selama kehamilan dan saat menyusui.

Suplemen minyak ikan pada ibu hamil dan menyusui dapat meningkatkan koordinasi tangan-mata pada bayi. Mengonsumsi suplemen minyak ikan selama kehamilan dan menyusui juga dapat meningkatkan perkembangan visual bayi dan membantu mengurangi risiko alergi.

Bun simak juga jenis makanan yang dapat mencerdaskan anak dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]



(AFN/jue)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi