sign up SIGN UP search


moms-life

Awas, Bunda Bakal Alami Ini Jika Makan Berlebihan Saat Lebaran

Annisa Afani Minggu, 24 May 2020 10:20 WIB
A Malay Muslim family having Hari Raya Aidlfitri/ Eid-Ul-Fitr meals at their home on in Malaysia. caption
Jakarta -

Setelah sebulan berpuasa Ramadhan, Lebaran menjadi hari di mana banyak makanan enak ya Bunda, mulai dari camilan hingga makanan berat. Karena beragamnya makanan, kita sampai kalap, padahal kebiasaan itu tidak baik untuk kesehatan.

Dr Bayu Adiputro mengatakan bahwa makan terlalu banyak dalam satu waktu berpotensi menimbulkan beragam gangguan pencernaan. Itu karena lambung yang menjadi tempat penyimpanan sementara saat makanan tengah diproses oleh usus bisa melar, lho Bunda.


Walaupun nantinya ukuran lambung akan kembali normal seperti semula, dia melanjutkan, namun kita harus memperhatikan jumlah makanan yang dikonsumsi. Itu karena beberapa jenis makan yang dikonsumsi juga bisa berpengaruh terhadap perut kembung."Meski bisa melar, lambung tetap memiliki kapasitas maksimal. terlalu banyak makan dalam satu waktu memang bisa membuat lambung melar hingga menekan organ-organ lainnya. Hal ini dapat menyebabkan rasa begah pada perut," katanya dikutip dari akun YouTube OkayDoc.


Misalnya makan makanan rempah bawang, dan minum minuman bersoda yang dapat menyebabkan produksi gas dalam lambung lebih tinggi yang menyebabkan rasa begah. Tak cuma itu Bunda, kebiasaan makan sambil ngobrol juga dapat meningkatkan kadar gas dalam lambung.

"Tetapi tubuh punya mekanisme tersendiri untuk mengatasi hal ini, yakni dengan bersendawa," ujarnya.

BersendawaBersendawa/ Foto: iStock

Dr Bayu menambahkan, makan berlebihan pun bisa membuat lambung memproduksi asam lebih banyak dari biasanya. Lambung bekerja dengan memproduksi asam HCL atau asam hidroklorida yang berfungsi untuk mencerna makanan sekaligus membunuh bakteri.

Nah, jika kita makan lebih banyak dari biasanya, maka produksi asam lambungnya juga akan meningkat. Akibatnya, peningkatan produksi asam lambung yang terjadi ini bisa sampai naik ke kerongkongan yang menyebabkan rasa terbakar pada ulu hati.

Untuk mengatasi dan mengurangi rasa begah pada perut, ada beberapa cara yang bisa kita lakukan. Pertama, batasi konsumsi makanan yang meningkatkan produksi gas pada lambung, seperti minuman bersoda, bawang, apel, gandum, dan brokoli.


Bunda, lihat juga yuk tradisi unik mudik lebaran Kak Ria Enes dalam video berikut:"Makanan berlemak seperti santan juga bisa kamu kurangi karena membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna," ucap dia.

Kedua, Bunda bisa coba makan dengan perlahan-lahan. Hal ini dikarenakan otak membutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk dapat memberi respon 'cukup' atau 'kenyang' saat makan. Terakhir, Bunda bisa melakukan sedikit aktivitas seperti jalan-jalan untuk meringankan perut kembung.

[Gambas:Video Haibunda]



(AFN/jue)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi