sign up SIGN UP search


moms-life

5 Beda Idul Adha & Idul Fitri, Mulai dari Makna hingga Salat Lebih Pagi

Annisa Afani Selasa, 28 Jul 2020 16:57 WIB
Sholat Idul Adha caption
Jakarta -

Ada dua hari raya besar yang dirayakan umat Muslim setiap tahunnya. Dua hari raya itu, yakni Idul Fitri dan Idul Adha. Idul Fitri dilaksanakan di bulan Syawal, sedangkan, Idul Adha di bulan Dzulhijjah.

Idul Adha yang disebut juga dengan Hari Raya Qurban atau Haji tahun ini dirayakan pada tanggal 10 Dzulhijjah atau pada 31 Juli 2020 mendatang ketika umat Muslim sedang melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci, Bunda.

Selain soal waktu perayaan, ada beberapa perbedaan antara Idul Adha dan Idul Fitri lainnya, mulai dari maknanya hingga pelaksanaan salatnya. Berikut ini perbedaannya dikutip dari beberapa sumber:


1. Berbeda makna

Bunda, perayaan Idul Adha dan Idul Fitri memiliki makna yang berbeda lho. Idul Adha dirayakan untuk memperingati peristiwa qurban yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim AS. Sedangkan Idul Fitri sendiri sebagai perayaan dan disebut sebagai hari kemenangan setelah menjalankan puasa selama satu bulan penuh.

2. Puasa

Dikutip dari muhammadiyah.or.id, umat Muslim disarankan memperbanyak puasa dan amal saleh, pada tanggal 1-10 Dzulhijjah. Selain itu, juga disarankan untuk menjalankan puasa Tarwiyah dan Arafah.

[عَنْ قَتَادَةَ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا صَوْمُ يَوْمِ عَرَفَةَ يُكَفِّرُ سَنَتَيْنِ مَاضِيَةً وَمُسْتَقْبِلَةً وَصَوْمُ يَوْمِ عَاشُوْرَ يُكَفِّرُ سَنَةً مَاضِيَةً [رواه الجماعة الاّ البخارى والترمذي

Dari Qatadah (diriwayatkan), bahwasanya Rasulullah saw bersabda: Puasa pada hari Arafah dapat menghapus dosa selama dua tahun, yang lalu dan yang akan datang, sedang puasa hari Asyura dapat menghapus dosa tahun yang lalu [HR. Jamaah ahli hadits kecuali al-Bukhari dan at-Turmudzi].

Sementara puasa sebelum Idul Fitri adalah selama bulan syawal atau sekitar 30 hari.

3. Tidak makan sebelum salat Idul Adha

Saat Idul Adha, kita disunahkan untuk 'berpuasa' atau tidak makan hingga khutbah selesai dan kembali ke rumah. Sementara saat Idul Fitri, kita dianjurkan untuk makan terlebih dahulu sebelum salat.

"Kalau Idul Fitri, Rasul makan dulu, tapi kalau Idul Adha tidak. Setelah mendengar khutbah Idul Adha, pulang baru makan. Kalau salat jauh, lapar di jalan, jangan tunggu sampai rumah, makan di jalan enggak apa-apa, yang penting status pulang," kata Ustaz Adi Hidayat dikutip dari YouTube Kajian Islam Official.

4. Takbiran

Takbiran yang dikumandangkan pada Idul Fitri lebih pendek dibandingkan Idul Adha, Bunda. Pada hari Raya Idul fitri, takbir dimulai sejak Magrib akhir Ramadhan hingga sebelum salat Ied dimulai. Sedangkan Idul Adha durasi takbirnya lebih panjang.

Menurut Ustaz Adi Hidayat, takbir Idul Adha sudah bisa dilakukan sejak tanggal 1-10 Dzulhijjah. "Ramaikan takbir dengan cara-cara yang baik, sendiri maupun berjamaah," ujarnya.

5. Waktu pelaksanaan salat

Salat Idul Adha disarankan dilaksanakan lebih pagi, Bunda, Sedangkan salat Idul Fitri lebih siang sedikit.

أنَّ رَسُول اللَّهِ كَتَبَ إِلَى بَعْضِ الصَّحَابَةِ : أَنْ يُقَدِّمَ صَلاَةَ الأْضْحَى وَيُؤَخِّرَ صَلاَةَ الْفِطْرِ

Artinya: Bahwa Rasulullah SAW memerintahkan kepada beberapa sahabatnya untuk memajukan waktu shalat Adha dan mengakhirkan waktu shalat fithr. (HR. Asy-Syafi'i).

Mempercepat salat Idul Adha bertujuan agar setelahnya bisa dapat langsung melaksanakan penyembelihan. Sedangkan mengulur waktu salat Idul Fitri untuk memberikan kesempatan pada orang-orang yang hendak membayar zakat fitrah dan makan dahulu.

"Salat Idul Adha bisa dimulai dari jam 06.02 atau geser sedikit jadi 06.15. Sehingga jam 07.30 sunahnya sudah bisa menyembelih hewan qurban, dibagi, dimasak dan makan bersama," ucap Ustaz Adi Hidayat.

Bunda, simak juga manfaat daging sapi untuk kesehatan dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]

(AFN/jue)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi