sign up SIGN UP search


moms-life

7 Langkah Menata Dapur Rumah Minimalis Buat Bunda yang Baru Pindahan

Salam Rahmad Kamis, 03 Sep 2020 03:00 WIB
Typical Scandinavian style kitchen interior design. ( 3d render ) caption
Jakarta -

Saat pindah ke rumah baru, Bunda dan keluarga tentu disibukkan menata berbagai ruangan agar terlihat indah, bukan? Termasuk juga dapur rumah minimalis.

Menata dapur memang terkesan susah-susah gampang ya, Bunda. Apalagi saat baru pindahan. Tapi bila dipandu dengan cara yang benar tentu akan semakin mudah menatanya. Tak dapat dipungkiri, sentuhan kreativitas Bunda juga diperlukan dalam mendesain dapur yang nyaman.

"Dapur yang terorganisir membantu Anda merasa lebih nyaman menyiapkan makanan untuk Anda dan keluarga," kata organizer profesional bersertifikat, Ellen Delap, dilansir Healthline.


Nah, kalau sedang dalam tahap menata dapur di rumah minimalis yang baru, Bunda bisa ikuti 7 langkah berikut ini, dikutip dari The Spruce.

1. Bersihkan dapur

Bunda, saat pindah ke rumah minimalis baru, tentu harus bersih-bersih dulu. Jadi, sebelum mulai menata perabot rumah tangga, pastikan dapur sudah cukup bersih.

Bunda dapat memulainya dengan mengelap bagian rak piring, alat makan, gelas, dan panci agar seluruh permukaannya bersih. Meja dapur dan wastafel juga tak boleh luput dibersihkan ya, Bunda.

2. Kumpulkan kotak berisi perabotan

Di tahap kedua ini, Bunda harus mengumpulkan kotak berisi barang yang akan segera ditata. Tapi, sebelumnya barang-barang sebaiknya sudah dipisahkan sesuai dengan jenis dan kegunaannya ya, Bunda.

Jadi enggak sulit deh dalam mencari barang yang akan disusun di dapur rumah minimalis. Mulai dari barang kecil hingga perlengkapan dapur yang besar.

3. Mulai membuka kotak

Saat membuka kotak berisi perlengkapan dapur rumah minimalis yang akan segera ditata, pastikan Bunda tak membuka seluruh isi kotak ya. Cukup benda-benda yang sering digunakan sehari-hari saja yang ditata di dapur.

Misalnya, gelas, piring, penggorengan, dan keperluan masak lainnya. Agar lebih mudah, Bunda bisa menyusunnya mulai dari benda paling penting hingga yang jarang digunakan.

Typical Scandinavian style kitchen interior design. ( 3d render )Dapur rumah minimalis/ Foto: iStock

4. Memilah barang

Dalam tahap keempat ini, Bunda sudah mulai melakukan penataan dapur tapi dengan konsep yang bijak. Barang yang sering dipakai sebaiknya ditempatkan di area yang mudah dijangkau. 

Misalnya, posisi kompor harus berdekatan dengan panci penggorengan. Sedangkan barang yang jarang digunakan seperti loyang bisa diletakkan di bawah rak piring.

Kalau mempunyai anak kecil, Bunda bisa menaruh piring dan gelas plastik pada rak piring bagian bawah yang bisa dijangkau si kecil. Jangan menaruh perabotan rumah tangga dengan sembarang yang justru dapat berakibat fatal pada si kecil ya, Bunda.

5. Simpan barang yang jarang digunakan

Bunda perlu menyimpan barang yang jarang digunakan ke dalam kardus. Tapi, jangan lupa untuk mengelompokkannya berdasarkan jenis dan fungsi.

Selain bisa memperluas suasana ruang dapur rumah minimalis, sisi keindahan dapur juga akan terpancar dengan lebih elegan nih, Bunda. Dapur juga tidak terlihat semrawut.

6. Atur dapur dengan kreatif

Di tahap ini, kreativitas Bunda perlu disalurkan ya. Untuk menciptakan suasana ruang dapur minimalis yang rapi, Bunda perlu mempercantik penataan barang dengan cara yang unik namun tetap mudah dijangkau.

Misalnya, pilih perabot dengan warna mencolok atau pun warna yang senada dengan cat tembok dapur. Lalu soal penempatan barang, contohnya, letakkan bumbu rempah alami ditempatkan di dekat kompor agar tetap segar dan mudah dijangkau saat masak. Mudah kan, Bunda?

7. Atur ulang sesuai kebutuhan

Setelah beberapa hari mendiami rumah baru, Bunda tentu sudah mulai aktif membuat sajian masakan di dapur. Bunda dapat menilai sendiri apakah penataan dapur sudah tepat atau belum.

Jika belum, Bunda dapat mengaturnya kembali sesuai dengan kebutuhan. Jangan lupa pula untuk terus menjaga kebersihan dapur, supaya indah dipandang mata.

Simak juga video rumah minimalis 4 lantai:

[Gambas:Video Haibunda]



(kuy/kuy)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi