MOM'S LIFE
Lika-liku Cinta Soekarno dan Inggit Garnasih, Cerai Usai 20 Tahun Bersama
Yuni Ayu Amida | HaiBunda
Jumat, 25 Sep 2020 17:34 WIBRupanya kisah cinta Seokarno dan Inggit Garnasih tak berjalan mulus begitu saja. Banyak rintangan yang keduanya hadapi hingga akhirnya bisa bersama. Sayangnya, setelah 20 tahun bersama, keduanya memutuskan pisah. Lalu, bagaimana sebenarnya pertemuan awal Soekarno dengan Inggit Garnasih?
Pada akhir Juni 1921, Soekarno datang dari Surabaya untuk melanjutkan pendidikan. Ia ingin mengejar mimpinya sebagai insinyur di bidang teknik sipil. Soekarno kemudian memutuskan untuk kuliah di Techniche Hooge School di Bandung, atau sekarang dikenal dengan Institut Teknologi Bandung (ITB).
Melalui bantuan H. Umar Said Tjokroaminoto, Soekarno diizinkan tinggal di kediaman Kang Uci, yang merupakan suami Inggit kala itu. Di rumah itulah Soekarno bertemu dan langsung jatuh cinta dengan Inggit, yang merupakan ibu kosnya.
Dalam buku karya Cindy Adams, Bung Karno sempat mengatakan bahwa pertemuannya dengan Inggit seperti sebuah keberuntungan.
"Keberuntungan yang utama itu sedang berdiri di pintu masuk dalam suasana setengah gelap dibingkai lingkaran cahaya dari belakang. Dia memiliki tubuh yang kecil, dengan sekuntum bunga merah menyolok di sanggulnya, dan sebuah senyuman yang memesona. Dia adalah istri Haji Sanusi, Inggit Garnasih. Oh, luar biasa perempuan ini," kata Bung Karno.
Rupanya Inggit kala itu juga memberikan pujian dan kesan pertama pada Soekarno. Hal ini tertuang dalam novel 'Kuantar ke Gerbang' karya K.H Ramadhan.
"Dia mengenakan peci beledu, hitam kebanggaannya dan pakaian putih-putih. Cukupan tinggi badannya. Ganteng. Anak muda yang bersolek, parlente," kata Inggit Garnasih.
Menikah
Di kos tersebutlah Soekarno kerap curhat menceritakan kegelisahan hatinya pada Inggit Garnasih. Bagi Soekarno Inggit adalah orang yang bijak dalam memberi saran dan masukan. Siapa sangka kebersamaan tersebut bertumbuh jadi cinta. Bahkan Soekarno merasa tidak takut dengan Kang Uci.
Di sisi lain, Soekarno sadar bahwa jalinan cintanya dengan Inggit adalah salah. Namun semakin lama perasaan Soekarno pada Inggit makin tak terbendung. Bahkan perasaan cinta tersebut membuat Bung Karno sulit konsentrasi selama menempuh pendidikan.
"Pada awalnya kami menunggu. Selama beberapa bulan kami menunggu dan tiba-tiba dia berada dalam rengkuhanku. Ya, itulah yang terjadi. Aku menciumnya. Dia menciumku. Lalu aku menciumnya kembali, dan kami terperangkap dalam rasa cinta satu sama lain. Dan semua itu terjadi selagi ia masih istri dari Sanusi dan aku suami dari Oetari," kata Bung Karno.
Dengan percaya diri, Bung Karno mengatakan pada Kang Uci bahwa dirinya tertarik dengan Inggit, ia bahkan ingin memperistri wanita yang masih berstatus istri Kang Uci tersebut. Melalui pertimbangan yang bijak, Kang Uci akhirnya menceraikan Inggit dan mempersilahkannya menikah dengan Soekarno. Usai masa iddah Inggit habis, Soekarno pun menikahinya pada 24 maret 1923.
Meski selisih usia keduanya sangat jauh, namun Bung Karno merasa bahagia menikahi ibu kosnya tersebut. Bagi Bung Karno, Inggit adalah wanita yang tepat, yang bisa menjaganya serta memberi semangat.
Demi mendukung perjuangan suaminya, Inggit melakukan segala hal terutama untuk membantu perekonomian keluarga. Ia bahkan rela berjualan bedak, jamu, hingga menjahit kutang. Bagi Inggit, ia sangat bangga dengan semangat juang Bung Karno yang tak pernah padam.
Bercerai
Setelah bertahun-tahun bersama, perjalanan rumah tangga mereka mulai goyah. Kekuatan cinta mereka diuji kala Inggit menemani Bung Karno di Bengkulu. Saat itu pasangan tersebut menampung seorang pelajar putri bernama Fatmawati yang merupakan anak gadis Hasan Din.
Mengingat Soekarno dan Inggit tidak memiliki keturunan, Soekarno pun meminta izin pada Inggit untuk menjadikan Fatmawati istri keduanya.
Inggit merasa dilema. Sebagai wanita ia tidak mau berbagi cinta dengan wanita lain. Namun sebagai istri, ia juga tahu bahwa suaminya sangat ingin memiliki keturunan.
Keputusan Inggit pun akhirnya bulat. Ia lebih memilih bercerai daripada dimadu.
Akhirnya jalinan cinta keduanya yang sudah berlangsung 20 tahun itu pun retak. Perceraian tak dapat dihindari. Mereka akhirnya resmi berpisah pada 29 Februari 1942. Sidang perceraian keduanya digelar di Bandung dan dihadiri K.H Mas Mansyur sebagai saksinya.
Walau sudah bercerai, Bung Karno mengakui dirinya tetap menghormati Inggit. Dalam buku Penyambung Lidah Rakyat karya Cindy Adams, Bung Karno menyebut bahwa ia tidak serta merta melupakan jasa Inggit yang telah mewarnai hari-harinya.
"Aku tidak bermaksud menyingkirkanmu. Merupakan keinginanku untuk menetapkanmu dalam kedudukan paling atas dan engkau tetap sebagai istri yang pertama, jadi memegang segala kehormatan yang bersangkutan dengan hal ini, sementara aku dengan mematuhi hukum agama dan hukum sipil, mengambil istri kedua agar mendapatkan keturunan," ucap Bung Karno, demikian kisah ini dikutip dari buku The Uncensored of Bung Karno, Misteri Kehidupan Sang Presiden, yang ditulis Abraham Panumbangan.
Simak juga surat cinta Ahok untuk Veronica Tan sebelum cerai dalam video ini:
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Usaha Keras Fatmawati Minta Maaf kepada Inggit Garnasih, Bersimpuh Sambil Nangis Bak Kepada Ibunda
Rela Hidup Tanpa Uang, Ini Jasa Besar Inggit Garnasih untuk Bung Karno
Mengharukan! Kisah Cinta Segitiga Bung Karno, Inggit Garnasih, dan Sanusi
Dimusuhi Istri ke-4 Soekarno, Madame Dewi: Saya Menerimanya Demi Bapak
TERPOPULER
6 Hal yang Bisa Diungkap dari kebiasaan Orang Bicara Sambil Menyentuh Hidung
Payudara Ketiga Muncul Usai Melahirkan?
Momen Siraman dan Pengajian Syifa Hadju Jelang Nikah, Ayu Berkebaya Hijau Usung Adat Jawa
Ternyata Ini Kebiasaan Orang Tua yang Bikin Anak Mudah Cemas dan Ganggu Mentalnya
Kisah Langka Perempuan Perutnya Selalu Tampak Hamil 9 Bulan setiap Usai Makan
REKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Skincare Lokal untuk Ibu Hamil yang Aman & Punya Manfaat Terbaik
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Mesin Cuci 1 Tabung Bukaan Depan yang Bagus & Awet, Pilih yang Terbaik!
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Sunscreen untuk Kulit Kering, Bantu Melembapkan Sepanjang Hari
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
11 Rekomendasi Pompa ASI Handsfree Bagus, Berkualitas, & Anti Ribet Beserta Harganya
Dwi Indah NurcahyaniREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Lanyard ID Card Brand Lokal yang Bagus & Awet, Pilih yang Terbaik!
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
6 Hal yang Bisa Diungkap dari kebiasaan Orang Bicara Sambil Menyentuh Hidung
Payudara Ketiga Muncul Usai Melahirkan?
3 Tips Menjaga Kesehatan Selama Beribadah Haji
Ternyata Ini Kebiasaan Orang Tua yang Bikin Anak Mudah Cemas dan Ganggu Mentalnya
Kisah Langka Perempuan Perutnya Selalu Tampak Hamil 9 Bulan setiap Usai Makan
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Meyden Temukan Catatan Terakhir Sang Ayah yang Meninggal Sendirian, Isinya...
-
Beautynesia
5 Kebiasaan Unik Orang dengan Kecerdasan Tinggi di Rumahnya
-
Female Daily
YSL Libre Berry Crush: Flanker Terbaru yang Juicy dan Cocok untuk Siang Hari
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Selamat! Wakil Banten Agnes Aditya Rahajeng Juara Puteri Indonesia 2026
-
Mommies Daily
Kuis: Tipe Transportasi yang Paling Cocok dengan Kepribadianmu