sign up SIGN UP search


moms-life

Cerita Wanita Cianjur Nikahi Bule Brondong Mualaf Asal Belanda, Beda 10 Tahun Bun

Annisa Afani   |   Haibunda Selasa, 08 Jun 2021 06:32 WIB
BULE BELANDA AJAK RIKA BERHUBUNGAN SERIUS
Rika dan Peter caption

Sejak keduanya aktif memberi kabar, Peter mengatakan bahwa dirinya akan ke Indonesia kembali, Bunda. Sama seperti sebelumnya, Rika juga tak mau ambil pusing dan menganggap serius ucapannya.

Hingga pada akhirnya, Peter betul-betul mengabari bahwa dirinya telah menginjakkan kaki di Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali. Tentu saja Rika terkejut karena dirinya tak menyangka dan tak dapat menyambut dengan baik.

"Aku saat itu pulang ke Cianjur, ketemu anak. Aku saat itu udah punya anak. Aku pikir, dia becanda ke Indonesia. Maksudnya, biasanya ke Bali itu, orang Belanda, enam bulan sampai setahun sekali. Ini baru tiga bulan, cepet banget," sambungnya.


Rika kemudian menyarankan agar Peter tetap menunggunya di sana. Karena dalam waktu seminggu ia akan kembali ke Bali usai memenuhi janji liburan bersama anak-anaknya.

Akan tetapi, hal tersebut nyatanya ditolak mentah-mentah oleh Peter. Ia justru memaksa untuk datang ke Cianjur dan menemui Rika secara langsung di sana.

"Dia terbang dari Belanda dua hari karena transit lama di Singapura. Sampai di Indonesia, dia terbang lagi dua jam ke Jakarta. Dia buru-buru ambil bagasi, lari-lari check-in dan terbang lagi," Rika bercerita.

Niat kedatangan Peter ke Cianjur pun kembali membuat Rika bingung. Ia tak mungkin membawa bule asing ke rumah karena hal tersebut akan menimbulkan banyak pertanyaan bagi warga.

"Aku suruh dia stay di Jakarta aja dulu, nanti aku bakal samperin dia," saran Rika pada Peter saat itu, namun kembali mendapat penolakan.

"Dia tetap enggak mau. Dari pada bingung, ya udah aku suruh di Bogor aja. Kan lebih dekat, akhirnya dia nurut."

Kedatangan Peter untuk menemui Rika ini menjadi awal dari hubungan serius mereka, Bunda. Saat itu, Peter mengatakan bahwa dirinya ingin menjalin hubungan.

Lagi, Rika menganggap Peter hanya main-main. Rika saat itu telah berusia hampir 34 tahun dan ingin mendapat jodoh yang baik, Bunda. Ia mengatakan, dirinya tak ingin berpacaran dengan Peter, yang saat itu berusia 24 tahun.

Akan tetapi, Peter mengatakan ia serius dengan Rika. Ia juga menerima anak Rika dan siap menjadi seorang Muslim.

"Aku mau kok nerima kamu apa adanya. Aku mau kok masuk Islam (mualaf)," kenang Rika, mengulang ucapan Peter.

"Dari situ, aku lihat dia bener-bener sama aku. Biasanya kalo udah lihat latar belakang, punya anak, itu kayak mundur. Tapi, dia tetep dan bisa ngasuh anak aku, deket istilahnya."

"Aku inget, tanggal 14 Februari 2012 itu aku kasih jawaban, ya udah kita tunangan, dia kasih uang ke aku untuk beli cincin."

Pada hari itu, Peter juga meminta maaf karena melamar dengan cara yang tak romantis. Meski begitu, Rika tetap menerimanya, Bunda.

"Katanya, 'Maaf aku enggak bisa propose (lamar) yang romantis, ini aku kirim uang buat kamu beli cincin'. Ini cincinnya," pamer Rika.

Mereka pun akhirnya menikah pada 24 Mei 2012, Bunda. Sebelum menikah, Peter juga bersedia dikhitan.

(AFN/muf)
HALAMAN :
ARTIKEL SELANJUTNYA
Share yuk, Bun!

Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi
Bunda sedang hamil, program hamil, atau memiliki anak? Cerita ke Bubun di Aplikasi HaiBunda, yuk!