MOM'S LIFE
9 Makanan & Minuman yang Baik Dikonsumsi Pasien Omicron Saat Isoman
Mutiara Putri | HaiBunda
Jumat, 25 Feb 2022 09:15 WIBVirus COVID-19 varian Omicron menyebabkan kekhawatiran tersendiri pada masyarakat Indonesia, Bunda. Bukan tanpa alasan, varian Omicron terbukti lebih mudah melakukan penyebaran dan infeksi.
Meski akhir-akhir ini angka COVID-19 kembali meningkat, Bunda tetap harus menjaga kesehatan tubuh, ya. Selain mengonsumsi multivitamin dan buah, Bunda juga harus mengonsumsi makanan dan minuman yang bergizi.
Makanan dan minuman bergizi bisa meningkatkan imunitas tubuh, Bunda. Namun, pastikan Bunda tidak mengonsumsi makanan dan minuman yang mudah menyebabkan peradangan, ya.
Menurut ahli gizi Nadiyah S.Gz, M.Si. C.Ht, CSRS, pasien Omicron harus mengonsumsi makanan yang lebih ringan, lembut, dan mudah ditelan, Bunda. Pastikan juga makanan tetap memenuhi kebutuhan gizi, ya.
Jenis makanan dan minuman untuk pasien Omicron
Menurut Nadiyah, ada beberapa jenis makanan dan minuman yang baik dikonsumsi untuk pasien Omicron nih, Bunda. Berikut ini deretannya:
1. Modifikasi makanan lunak
Makanan lunak merupakan makanan semi padat yang mempunyai tekstur yang lebih lembut dibandingkan dengan makanan biasa, sehingga lebih mudah dikunyah, ditelan, dan dicerna.
Contoh makanan lunak yang dapat diberikan adalah nasi tim, bubur, puding buah, bubur kacang ijo, sup makaroni ayam, semur ayam cincang, dan tim tahu.
"Hindari penggunaan santan kental, makanan digoreng, sayuran yang menimbulkan gas seperti kol, sawi, lobak, dan sayuran mentah. Hindari kripik dan snack yang terlalu gurih, serta penggunaan bumbu yang tajam agar sakit tenggorokan tidak bertambah berat," imbuh Nadiyah beberapa waktu lalu pada HaiBunda.
2. Puding
Bagi pasien yang masih belum memiliki nafsu makan yang baik, puding dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan asupan gizi pasien. Jenis puding yang diberikan dapat bervariasi seperti puding maizena, puding susu, puding kacang hijau, puding sayur, ataupun puding buah.
Untuk puding susu, agar kandungan protein di dalamnya tidak rusak sebaiknya tambahkan susu setidaknya sekitar 3 menit setelah kompor dimatikan.
3. Minuman madu hangat
Berdasarkan banyak penelitian, terbukti bahwa madu memiliki efek antioksidan, anti-mikroba, dan anti-inflamasi. Madu memiliki peran terapeutik yang potensial dalam pengobatan dengan kandungan fitokimia anti-inflamasi, anti-mikroba, dan antioksidan.
Flavonoid dan polifenol, yang bertindak sebagai antioksidan, merupakan dua molekul bioaktif utama yang ada dalam madu. Menurut literatur ilmiah modern, madu dapat bermanfaat dan memiliki efek perlindungan untuk pengobatan berbagai kondisi penyakit, termasuk pada gangguan saluran pernapasan dan pencernaan.
Madu dapat dianggap sebagai bahan terapi alami, dengan disajikan sebagai minuman hangat yang dapat melegakan tenggorokan. Pasien isoman disarankan konsumsi madu 20 gram per hari, ditambah curcuma 40 gram per hari sebagai sumber nutrasetikal untuk pasien isoman.
4. Vitamin dan mineral
Ketika asupan pasien Omicron bergizi seimbang, maka kecil kemungkinan mengalami kekurangan vitamin dan mineral. Sayur dan buah sebagai sumber vitamin dan mineral, dapat ditambahkan ke dalam puding atau sop atau ketika menyantap yogurt.
Klik baca halaman berikutnya, yuk!
Bunda, saksikan juga video sup brokoli jamur untuk naikkan imun di kala Omicron berikut ini:
YOGHURT HINGGA CAIRAN