HaiBunda

MOM'S LIFE

Lebaran 2022 Boleh Sungkem Lagi, Bun! Tapi Perhatikan Saran Dokter Berikut ya

Annisa Afani   |   HaiBunda

Sabtu, 30 Apr 2022 17:30 WIB
Ilustrasi lebaran/Foto: Getty Images/iStockphoto/ferlistockphoto
Jakarta -

Tak terasa, Hari Raya Idul Fitri sudah di depan mata ya, Bunda. Kini pemerintah juga sudah melonggarkan aturan mudik di masa COVID-19, sehingga kita dapat berkumpul bersama keluarga.

Hari Raya Idul Fitri sendiri menjadi salah satu momen untuk bersilaturahmi. Biasanya, masyarakat akan berkunjung ke rumah saudara untuk melakukan tradisi sungkeman atau salaman dan cium tangan kepada orang yang lebih tua. 

Senangnya! Dua tahun kemarin bahkan kita dianjurkan untuk tetap di rumah dan jaga jarak karena kasus COVID-19 belum terkendali ya, Bunda. Lebaran kali ini bak kesempatan melepas rindu melakukan segala tradisi yang terpaksa terhenti karena pandemi.


Lantas, bagaimana jika kita ingin tetap melakukan tradisi sungkeman di masa pandemi COVID-19?

Menjawab pertanyaan tersebut, kepala Program Studi Spesialis Kedokteran Keluarga Layanan Primer Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK UI), dr Dhanasari Vidiawati memberikan jawaban. Dalam kesempatan tersebut, ia meminta masyarakat untuk tetap menggunakan masker saat sungkeman di Hari Raya Idul Fitri nanti.

Bukan tanpa alasan, saran ini berguna untuk meminimalisir penyebaran virus COVID-19 saat melakukan cium tangan.

Banner 40 Ciri Hamil/ Foto: HaiBunda/ Annisa Shofia

"Cium tangan yang aman, kita tetap pakai masker. Kita cium tangannya orangtua kita tetap pakai masker dan tidak usah pegang tangannya," kata dr Dhanasari dikutip dari siaran YouTube BNPB.

Selain itu, Dhanasari juga mengakui bahwa mengabaikan tradisi sungkeman merupakan suatu yang sulit dilakukan. Akan tetapi,hal itu bisa membantu orang tua terhindar dari infeksi COVID-19 yang masih mengancam.

Sehingga ia mengingatkan, sebelum mencium tangan orang tua harus sediakan hand sanitizer. Kemudian setelah melakukan sungkeman, tangan orang tua harus langsung segera langsung dibersihkan menggunakan sabun cuci tangan atau hand sanitizer.

Kendati demikian, Dhanasari menekankan agar kegiatan sungkeman tidak terlalu dianjurkan. Ia menyarankan sungkeman diganti dengan memberi salam jarak jauh.

"Jadi walaupun kita boleh pulang kampung, kita tetap nggak usah jabat tangan, nggak usah cipika-cipiki dulu karena itu ternyata juga membawa risiko yang sangat tinggi untuk penularan," imbau dr Dhanasari.

TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.

Bunda, simak juga 5 tutorial gaya hijab modis dan simple untuk lebaran dalam video berikut, yuk:



(AFN/AFN)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

9 Ciri Kepribadian Orang yang Selalu Bersihkan Rumah di Malam Hari Menurut Psikologi

Mom's Life Amira Salsabila

5 Potret Kiyomi Anak Jennifer Bachdim Curi Perhatian, Suka Latihan Hyrox & Ikut Ajang Lari

Parenting Nadhifa Fitrina

7 Public Figure yang Hamil dengan Jarak Berdekatan, Lesti Kejora hingga Istri Rigen

Kehamilan Annisa Karnesyia

5 Potret Terbaru Ashanty Makin Langsing Usai Sukses Diet IF & Olahraga

Mom's Life Amira Salsabila

Edutrip Ceria! Winner's Squad Menjelajah Hong Kong Bareng Nutrilon Royal & Indomaret

Parenting Maya Sofia Puspitasari

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

9 Ciri Kepribadian Orang yang Selalu Bersihkan Rumah di Malam Hari Menurut Psikologi

5 Potret Kiyomi Anak Jennifer Bachdim Curi Perhatian, Suka Latihan Hyrox & Ikut Ajang Lari

7 Public Figure yang Hamil dengan Jarak Berdekatan, Lesti Kejora hingga Istri Rigen

Edutrip Ceria! Winner's Squad Menjelajah Hong Kong Bareng Nutrilon Royal & Indomaret

Berapa Kali Normalnya Bayi Baru Lahir BAB?

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK