moms-life

Merasa Berdosa, Puspa Sari Pengidap Sindrom Penuaan Dini Tak Terima Endorse Kosmetik

Annisa A   |   HaiBunda

Minggu, 22 Jan 2023 06:00 WIB

Puspa pun kemudian memutuskan untuk ke Malaysia seusai menyelesaikan bangku SMA. Di sana, ia mencoba untuk mencari pengobatan untuk kondisi yang dialami.

Akan tetapi, sindrom penuaan dini ini belum ada obat yang bisa menyembuhkannya. Dokter hanya sebatas menyarankan bedah plastik untuk memperbaiki tekstur kulit wajah atau konsumsi kolagen demi merawat kulitnya tetap dalam kondisi terbaik.

Kondisi yang Puspa alami ini memang benar-benar membuat wajahnya seperti orang tua. Penyakit ini hanya menyerang kulit bagian wajah, yang lama-lama mulai ke daerah lain seperti tangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Banner Istri Aji Yusman Preeklamsia

"Cuma wajah, sedikit-sedikit di kulit tangan. Yang lain-lain enggak, organ dalam baik, stamina baik, enggak seperti orang tua. Kondisiku, cuma menyerang kulit saja," terangnya.

Sayangnya, melanjutkan perawatan hingga lakukan tindakan bedah yang disarankan bukan menjadi pilihan yang tepat bagi Puspa, Bunda. Katanya, situasi perekonomian keluarga tak bisa mendukung upaya tersebut.

Bekerja di dapur

Kemudian, Puspa pun mencoba cari peruntungan di sana. Karena memiliki seseorang yang telah dikenal keluarga, ia kemudian melamar ke satu tempat kerja dan bekerja di dapur sebagai juru memasak.

"Melamar di tempat kerja itu, kayak dapur. Lamarnya juga enggak kayak di Indonesia, di sana kayak ada tulisan 'dicari pekerja' terus aku tanya dan bisa ikut bantu," bebernya.

Saat Bubun tanya soal penilaian atasan di tempat bekerja dengan kondisi yang dialami, Puspa mengatakan bahwa keadaanya diterima dengan baik. Sejak awal, ia langsung membeberkan soal sindrom yang diidap dan itu tak membuat kendala berarti selama ia bekerja.

"Aku langsung blak-blakan cerita kondisi yang sebenarnya, 'Saya enggak lebih tua dari ibu, ini cuma karena saya sakit', 'oh, gitu...'. Sudah seperti itu."

"Di sana baik-baik, bahkan aku yang dipercaya pegang kunci. Sampai sekarang masih nelfon (bos), diminta balik lagi saja (ke Malaysia)," tuturnya.

Tak sebentar, Puspa menetap di 'Negeri Jiran' selama kurang lebih tujuh tahun lamanya, Bunda. Sampai pada akhirnya, sang ibunda meminta Puspa kembali karena rindu yang sudah membuncah pada Oktober 2021 lalu.

"Ibu minta pulang saja, rindu," tutur putri keempat dari enam bersaudara tersebut.

Simak kisah selanjutnya di halaman berikut ya, Bunda.

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT