HaiBunda

MOM'S LIFE

Pajak di Jerman Capai 45 Persen, WNI Ungkap Nikmatnya Fasilitas hingga Pendidikan Gratis

Annisa A   |   HaiBunda

Jumat, 27 Jan 2023 21:05 WIB
Pajak di Jerman Capai 45 Persen, WNI Ini Ungkap Nikmatnya Fasilitas hingga Pendidikan Gratis / Foto: Getty Images/iStockphoto/Achim Schneider / reisezielinfo.
Jakarta -

Tinggal di luar negeri tak hanya mengharuskan diaspora untuk beradaptasi dengan budaya dan lingkungan yang baru. Mereka juga harus menaati berbagai peraturan, termasuk pajak.

Pajak merupakan salah satu tantangan bagi para diaspora. Meski banyak WNI yang mendapatkan penghasilan besar di luar negeri, mereka juga dikenakan kewajiban untuk membayar pajak yang mahal.

Pasalnya, nilai pajak di luar negeri tentu berbeda dengan di Indonesia. Terutama di negara maju, di mana seluruh pekerja diwajibkan membayar pajak yang cukup besar.


Irwan Prasetiyo, seorang diaspora asal Indonesia membagikan pengalamannya selama tinggal di Jerman. Pemuda yang bekerja sebagai Senior Manager di perusahaan sepatu ini menceritakan tentang kewajiban membayar pajak di sana.

Jerman dikenal sebagai salah satu negara maju di Eropa. Hal ini tentunya membuat masyarakat Jerman dikenai pajak yang cukup tinggi. Bahkan Irwan mengatakan, pajak di Jerman bisa mencapai 45 persen dari penghasilan.

HaiBunda telah mengontak Irwan Prasetiyo dan diizinkan untuk membagikan kisahnya. Terlepas dari pajak yang mahal, Irwan mengatakan bahwa penduduk Jerman tak pernah protes soal pajak yang mahal.

"Pajak di Jerman tinggi banget sampai 45 persen tapi penduduknya enggak banyak protes, kok bisa?" ucap Irwan dalam videonya di akun TikTok @irwanprasetiyo.

Meski dikenai kewajiban membayar pajak yang tinggi, masyarakat Jerman dapat menikmati berbagai manfaat dari negara. Pajak tersebut 'dikembalikan' ke rakyat dalam berbagai bentuk manfaat, Bunda.

"Kalau soal pendidikan gratis, kesehatan terjamin, dan jalan tol gratis kayaknya itu sudah cerita lama lah ya. Ini enggak cuma buat orang Jerman saja lho, orang Indonesia pun juga bisa dapat asal tinggal secara legal di sana. Misal aku dulu sekolah di Jerman ya gratis," papar Irwan.

Selain itu, masyarakat yang sudah berkeluarga di Jerman juga merasakan banyak manfaat dari pajak yang mahal. Para Bunda mendapatkan benefit usai melahirkan. Pemerintah juga akan menanggung perekonomian keluarga hingga anak kuliah. Baca di halaman selanjutnya.

Bunda, yuk download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen.

Saksikan juga video tentang pekerjaan mahal yang paling dicari di Jerman:



(anm/som)
CUTI MELAHIRKAN BISA SAMPAI 2 TAHUN

CUTI MELAHIRKAN BISA SAMPAI 2 TAHUN

Halaman Selanjutnya

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Rumah Super Mewah Senilai Rp744 Miliar Laku Terjual, Pembelinya Punya Nama Besar

Mom's Life Natasha Ardiah

Daftar Tol Gratis untuk Mudik Lebaran, Catat Bun!

Mom's Life Nadhifa Fitrina

Ciri Ayah yang Anaknya Cenderung Sukses dan Bahagia di Masa Depan

Parenting Nadhifa Fitrina

Cerita Haru Persalinan Adiba, Nyasar ke Makam Uje hingga Melahirkan Diiringi Selawat Sang Ayah

Kehamilan Amrikh Palupi

13 Menu Sahur yang Bikin Kenyang Lebih Lama

Mom's Life Arina Yulistara

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Putri Habibie Melahirkan Anak Pertama, Intip Momen Persalinan yang Penuh Haru

Ciri-ciri Keracunan Makanan pada Anak, Bunda Perlu Tahu

Daftar Tol Gratis untuk Mudik Lebaran, Catat Bun!

Potret Bahagia Dhima Oktacynara, Anak dr Boyke yang Baru Raih Gelar S2

Rumah Super Mewah Senilai Rp744 Miliar Laku Terjual, Pembelinya Punya Nama Besar

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK