MOM'S LIFE
5 Posisi Tidur untuk Mengurangi Nyeri Haid agar Tidak Sakit
Amira Salsabila | HaiBunda
Sabtu, 28 Jan 2023 22:25 WIBMenstruasi bisa menimbulkan rasa sakit yang membuat seseorang tidak nyaman, terutama saat tidur. Untuk mengatasi masalah ini, ada beberapa posisi tidur untuk mengurangi nyeri haid yang bisa Bunda terapkan.
Ketika datang bulan, itu dapat mempengaruhi kehidupan seseorang, baik dalam kehidupan kerja, sosial, energi, suasana hati, hingga kualitas tidurnya.
Hal yang paling membuat tidak nyaman saat menstruasi adalah kram menstruasi. Kram menstruasi adalah pengalaman umum bagi siapa saja yang menstruasi. Kram ini dapat berbeda-beda dalam intensitas.
Beberapa orang mungkin hanya mengalami kram ringan, sementara yang lain mungkin mengalami nyeri yang lebih parah, atau bahkan membuat tubuh terasa lemas.
Penyebab kram menstruasi
Kram menstruasi sebenarnya adalah kontraksi rahim yang terjadi tepat sebelum dan selama menstruasi untuk meluruhkan lapisan rahim. Kontraksi ini menyakitkan bagi lebih dari separuh orang yang mengalami menstruasi, meski rasa sakit biasanya hanya berlangsung satu atau dua hari dan biasanya ringan.
Kebanyakan orang mengalami nyeri haid sebagai nyeri tumpul atau berdenyut di perut bagian bawah, meski bisa juga menjalar ke punggung bawah dan paha bagian dalam atau atas. Bagi sebagian orang, nyeri haid begitu parah sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari.
Ada sejumlah faktor risiko yang meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami kram menstruasi yang menyakitkan, antara lain:
- Berada di bawah usia 30 tahun
- Riwayat keluarga nyeri haid
- Menstruasi yang berat
- Menstruasi yang tidak teratur
- Merokok
- Mulai pubertas dini, sebelum usia 8 tahun
5 Posisi tidur untuk mengurangi nyeri haid
Tidur adalah cara yang bagus untuk menenangkan pikiran dan tubuh Bunda. Demikian pula, itu juga bisa membuat keajaiban, ketika datang untuk memberikan kelegaan dari kram menstruasi.
1. Tidur dalam posisi janin
Pernahkah Bunda melihat janin dalam kandungan? Pada dasarnya, ketika Bunda tidur dengan posisi meringkuk, otot-otot di sekitar area perut menjadi rileks, dan ini memberikan kenyamanan yang sangat dibutuhkan untuk mengatasi kram menstruasi.
Tidak hanya itu saja, tidur dalam posisi janin juga dapat membantu Bunda mencegah kebocoran.
2. Tidur dengan bantal di bawah lutut
Melansir dari laman Times of India, ambil bantal bundar yang tidak terlalu tinggi. Berbaring telentang dan simpan bantal ini di bawah lutut Bunda. Jaga kaki Bunda lurus dan tidak lebih tinggi atau rendah karena dapat mempengaruhi aliran darah.
Jika tidak memiliki bantal bundar, cukup menggulung handuk dan meletakkannya di bawah lutut. Dalam beberapa menit, Bunda akan merasakan otot Bunda terasa rileks dan merasa nyaman.
3. Tidur dalam posisi anak
Posisi yang satu ini mirip dengan posisi janin, tetapi ada beberapa perbedaan yang mencolok. Menurut Dr. Jessica Grossman, tidur dalam posisi anak, yang melibatkan melipat ke depan dan meletakkan kepala di kasur dengan lutut ditekuk di bawah, dapat meredakan kram menstruasi.
4. Tidur telentang
Tidur telentang memungkinkan Bunda memijat perut sebelum tidur, yang menurut Gorssman dapat membantu meredakan kram. Menggunakan aromaterapi dengan pijatan juga bisa membantu mengurangi rasa sakit.
Melansir dari laman Healthline, minyak lavender dan kayu manis dapat membantu meringankan kram jika Bunda menggunakannya selama memijat perut. Meski tidak banyak bukti klinis yang signifikan untuk mendukung keefektifannya, ini bisa bantu menenangkan Bunda.
5. Tidur menyamping
Simpan bantal di bawah pinggang yang menopang kelengkungan serviksmu. Tempatkan bantal di antara paha untuk menjaga kesejajaran panggul hingga perlahan dapat meredakan nyeri.
5 Pengobatan rumahan untuk meredakan nyeri haid
Melansir dari laman Verywell Family, berikut beberapa aktivitas yang bisa Bunda lakukan untuk meredakan nyeri menstruasi ringan.
1. Olahraga ringan
Olahraga ringan dapat mengurangi nyeri haid dan melepaskan endorfin yang dapat meningkatkan suasana hati dan membuat Bunda merasa lebih baik.
Bunda tidak perlu melakukan olahraga yang intens untuk mendapatkan manfaat olahraga, sekadar jalan-jalan kecil di sekitar rumah, yoga, atau peregangan juga dapat membantu Bunda menghilangkan rasa sakit.
2. Menerapkan botol dengan air panas
Menerapkan botol air panas atau bantal pemanas ke perut bagian bawah dapat meningkatkan aliran darah dan melemaskan otot rahim yang menyebabkan nyeri saat haid.
Faktanya, satu penelitian terhadap 344 orang menemukan bahwa terapi panas lebih efektif daripada penghilang rasa sakit yang dijual bebas untuk meredakan ketidaknyamanan saat menstruasi.
3. Obat nyeri
Obat nyeri yang dijual bebas seperti ibuprofen dan naproxen sodium banyak digunakan untuk meredakan kram menstruasi. Seperti halnya obat apa pun, Bunda perlu mengikuti petunjuk dosis obat tersebut. Juga, tanyakan kepada dokter Bunda sebelum minum lebih dari satu obat.
4. Mandi air hangat
Mandi air hangat juga bisa membantu meredakan kram menstruasi. Sama seperti mengoleskan bantal pemanas atau botol air panas, panas dapat meningkatkan aliran darah dan melemaskan otot-otot rahim untuk mengurangi rasa sakit.
5. Istirahat
Istirahat, relaksasi, dan tidur, semuanya dapat membantu meredakan nyeri. Secara khusus, tidur dapat membantu mempertahankan siklus menstruasi yang sehat dan menurunkan kadar kortisol.
Nah, itulah beberapa yang perlu Bunda ketahui untuk meredakan nyeri saat haid, mulai dari posisi tidur hingga pengobatan rumahan lainnya yang bisa Bunda ikuti. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.
Bunda, yuk, download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen.
Saksikan juga video 5 tanda Bunda masuki masa subur yang ada di bawah ini, ya, Bunda.
(asa/asa)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
9 Makanan Pereda Nyeri Haid, Bantu Ringankan Kram Perut
8 Makanan yang Bantu Redakan Nyeri Haid, Salmon hingga Pisang
Bunda Alami Dismenore saat Haid? Begini Cara Mencegah dan Mengatasinya
Nyeri Haid Bikin Tersiksa, Redakan dengan Kiat Berikut Bun
TERPOPULER
Pesan KD untuk Aurel Harus Selalu Tampil Cantik di Depan Suami hingga Dilarang Terlalu Cerewet
7 Hal dari Orang Tua yang Tak Akan Pernah Dilupakan Anak Seumur Hidup
Kapan Alat Gerak Janin Mulai Terbentuk? Ini Tahapan Perkembangannya
11 Ciri Perempuan Independen, Punya Karakter yang Bikin Orang Kagum
Kulit Kering saat Cuaca Panas, Ini Cara Mengatasinya
REKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Slow Juicer Tanpa Ampas, Cocok untuk Pencinta Jus Segar
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
Anak Sering Sakit? Ini 5 Vitamin untuk Bantu Jaga Daya Tahan Tubuh
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
Jangan Dibunuh, Ini 5 Obat Penghilang Semut yang Diklaim Ampuh sampai Tuntas
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Food Processor Terbaik & Kelebihannya Dibanding Blender
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Lip Product dalam Kemasan Squeeze Tube yang Praktis Digunakan
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Cara Mengajarkan Bahasa Inggris kepada Bayi sejak Dini
Pesan KD untuk Aurel Harus Selalu Tampil Cantik di Depan Suami hingga Dilarang Terlalu Cerewet
Kapan Alat Gerak Janin Mulai Terbentuk? Ini Tahapan Perkembangannya
7 Hal dari Orang Tua yang Tak Akan Pernah Dilupakan Anak Seumur Hidup
Kulit Kering saat Cuaca Panas, Ini Cara Mengatasinya
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Butuh Teman untuk Rileks Sebelum Tidur? Coba 3 Headphone Ini
-
Beautynesia
6 Cara Mendapatkan Tampilan Glass Skin Menurut Pakar K-Beauty
-
Female Daily
Bye Kulit Kusam, Hello Healthy Glow! Yves Rocher Punya Skincare Baru dengan Orange Nasturtium
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Masih Proses Cerai, Miliarder Ini Beli Rumah Rp 1,2 Triliun Untuk Pacar Baru
-
Mommies Daily
Cara Menghilangkan Bekas Jerawat Sesuai Jenisnya: PIE, PIH, sampai Bopeng