Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Daftar Amalan Nisfu Syaban 2023, Lengkap dengan Doa & Keutamaannya

Hasna Fadhilah   |   HaiBunda

Sabtu, 04 Mar 2023 11:00 WIB

Yuk, Bunda simak amalan Nisfu Sya'ban apa saja yang dapat dikerjakan pada malam Nisfu Sya'ban beserta dengan keutamaan yang akan diberikan oleh Allah SWT
Daftar Amalan Nisfu Syaban 2023, Lengkap dengan Doa & Keutamaannya/Foto: Getty Images/pictafolio

Bunda, tak lama lagi, umat Islam akan bertemu dengan malam yang dimuliakan oleh Rasulullah SAW yaitu Nisfu Sya’ban. Umat Islam dianjurkan untuk mengerjakan amalan Nisfu Sya’ban karena pada malam tersebut Allah SWT akan memberikan rahmat-Nya yang luar biasa. Pada malam Nisfu Sya’ban, buku catatan amal masing-masing orang juga akan diganti dengan yang baru. 

Salah satu ulama yaitu Syaikh Abdul Qadir Al-Jailani mengatakan, “Malam Nisfu Sya’ban meurpakan malam yang paling mulia setelah Lailatul Qadar.” Maka pada saat itulah waktu terbaik bagi Bunda dan umat Islam lain untuk memperbanyak mengerjakan amalan Nisfu Sya’ban.

Lantas kapan malam Nisfu Sya’ban akan berlangsung? Bunda dapat menyimak penjelasan mengenai amalan Nisfu Sya’ban apa saja yang dapat dilakukan dan kapan tepatnya malam Nisfu Sya’ban akan datang. 

Apa itu malam Nisfu Sya’ban dan kapan?

Malam Nisfu Sya’ban adalah malam yang jatuh pada tanggal 15 bulan Sya’ban. Malam ini menurut sebagain ulama dianggap spesial karena memiliki keutamaan. Sebagaimana yang ditegaskan dalam sebuah hadist dari Mu’adz bin Jabal RA yang meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda:

“Pada malam Nisfu Sya’ban, Allah SWT akan memperhatikan seluruh makhluk-Nya, Dia pun mengampuni seluruh makhluk kecuali orang musyrik dan orang yang bermusuhan.” (HR. Thabrani, Daruquthni, Baihadi, dan Ibnu Hibban).  

Malam Nisfu Sya’ban 2023 jatuh pada tanggal 8 Maret 2023. Di antara waktu-waktu itulah kemuliaan dari Allah SWT akan turun. Kemuliaan apa saja yang akan diberikan oleh Allah SWT kepada umat-Nya yang mengerjakan amalan kebaikan pada malam mulia tersebut? Simak berikut ini ya, Bunda. 

Keutamaan malam Nisfu Sya’ban

Sebagai salah satu malam yang mulia, malam Nisfu Sya’ban memiliki banyak keutamaan. Dikutip dari buku Keagungan Rajab & Sya’ban, penerbit Republika (2006), Rasulullah SAW pernah bersabda bahwa:

“Barangsiapa yang menghidupkan malam dua hari raya dan malam Nisfu Sya’ban, maka hatinya tidak akan mati di saat semua hati mati.” 

Tak hanya itu, dari Ali bin Abi Thalib RA, beliau berkata bahwa Rasulullah SAW juga pernah bersabda:

“Apabila telah tiba malam Nisfu Sya’ban, maka berdirilah kamu sekalian pada malamnya dan berpuasalah pada siang harinya, karena malam itu Allah SWT akan turun ke langit dunia ketika matahari tenggelam hingga terbit fajar, seraya berfirman ‘Apakah ada orang yang meminta? Maka akan Aku beri permintaannya. Apakah ada orang yang meminta ampun? Maka akan Aku ampuni. Apakah ada orang yang meminta rezeki? Maka akan Aku beri rezeki.’”

Maka beragam kemuliaan pada malam Nisfu Sya’ban tersebut hendaknya dapat Bunda manfaatkan untuk mengerjakan amalan kebaikan dan ibadah kepada Allah SWT untuk mengharapkan rahmat dan ampunan-Nya.

Lantas amalan apa saja yang dianjurkan untuk dikerjakan pada saat malam Nisfu Sya’ban? Simak penjelasannya lengkapnya berikut ini ya, Bunda. 

6 amalan yang dianjurkan saat malam Nisfu Sya’ban

Pada bulan Sya’ban atau malam Nisfu Sya’ban, umat muslim sangat dianjurkan untuk menunaikan berbagai amalan dan ibadah kepada Allah SWT karena ganjaran yang diberikan akan berkali-kali lipat.

Berikut beberapa amalan yang dapat Bunda dan umat Islam lainnya lakukan yang dikutip dari buku keutamaan bulan Rajab dan Sya’ban, penerbit Pustaka Al-Kautsar (2015) dan Detikcom.

1. Membaca istigfar sebanyak 70 kali setiap hari

Bunda dapat membaca istigfar sebanyak 70 kali setiap harinya karena pada bulan Sya’ban Allah SWT akan memberikan pengampunan dosa kepada hamba-hamba-Nya yang bertaubat.

Diriwayatkan dari Imam Ridha, “Barang siapa yang beristigfar kepada Allah Yang Maha Pemberi berkah lagi Mahatinggi di bulan Syaban sebanyak 70 kali, Allah akan ampuni dosa-dosanya walau dosa-dosanya itu sebanyak bintang-bintang di langit.”

2. Melakukan puasa pada bulan Sya’ban

Bulan Sya’ban merupakan salah satu bulan yang disukai Rasulullah lantaran beliau banyak menunaikan puasa pada waktu tersebut. Hal ini sebagaimana yang disampailah oleh sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Aisyah, menyebutkan bahwa Rasulullah tidak pernah berpuasa selama sebulan penuh kecuali di bulan Ramadhan dan aku tidak pernah melihatnya berpuasa di suatu bulan, sebanyak puasanya di bulan Sya’ban.” (HR. Al-Bukhari, Muslim, dan Abu Dawud). 

3. Memperbanyak doa

Umat muslim sangat dianjurkan untuk memanjatkan doa dan memperbanyak amalan pada saat malam Nisfu Sya’ban dikarenakan pada malam tersebut Allah akan membebaskan hamba-Nya dari neraka.

Sebagaimana yang diriwayatkan dari Aisyah RA yang menyebutkan bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda:

“Malaikat Jibril telah mendatangiku, lalu ia berkata: ‘Ini adalah malam Nishfu Sya’ban, di dalamnya Allah mempunyai orang-orang yang dibebaskan dari neraka sebanyak jumlah bulu domba milik Bani Kalb (Sekelompok kabilah Arab yang paling besar atau yang paling banyak mempunyai domba). Dan pada malam itu Allah tidak melihat (merahmati) orang musyrik, provokator, pemutus silaturrahim, orang yang memanjangkan pakaian sampai ke tanah (karena sombong), orang yang mendurhakai kedua orang tuanya, dan orang yang selalu minum khamr.’”

4. Bulan Sya’ban sebagai bulan untuk melawan hawa nafsu

Selama bulan Sya’ban, umat muslim hendaknya mampu untuk melawan hawa nafsu di antaranya:

  • Meninggalkan kebiasaan buruk dan keinginan untuk hidup mewah dan boros
  • Membiasakan lisan untuk mengucapkan perkataan yang baik dan menghindari ucapan yang buruk
  • Mencegah diri untuk melampiaskan kemarahan, kesombongan, kemaksiatan hingga kezaliman
  • Membiasakan diri untuk hidup sederhana, ulet dan sabar
  • Bermuhasabah atau introspeksi diri 

5. Bulan Sya’ban sebagai bulan yang dicintai Rasulullah SAW

Bulan Sya’ban menjadi salah satu bulan yang dicintai oleh Rasulullah SAW selain karena limpahan rahmat dari Allah SWT yang berlipat ganda, tetapi juga menyambungkannya dengan bulan penuh kemuliaan yaitu bulan Ramadan.

Aisyah RA meriwayatkan bahwa: “Di antara bulan-bulan yang sangat dicintai Rasulullah SAW dalam melakukan puasa adalah bulan Sya’ban, lalu menyambungkannya dengan bulan Ramadhan.” (HR. Ahmad).

6. Menghidupkan malam Nisfu Sya’ban

Selain berpuasa dan mengamalkan amalan lain pada bulan Sya’ban, umat Muslim juga dianjurkan untuk menghidupkan malam Nisfu Sya’ban. Al-Ashbihani meriwayatkan dalam kitabnya At-Targhib, dari Mu’adz bin Jabal bahwa Rasulullah bersabda:

“Barangsiapa menghidupkan lima malam ini maka diwajibkan baginya untuk masuk Surga; malam Tarwiyah, malam Arafah, malam Idul Adha, malam Idul Fitri, serta malam Nisfu Sya’ban.” 

Setelah mengerjakan salat pada malam Nisfu Sya'ban, hendaknya Bunda dapat membaca doa berikut ini untuk meminta rahmat dan ampunan dari Allah SWT. 

Doa yang bisa diamalkan saat malam Nisfu Sya’ban

Saat malam Nisfu Sya’ban, umat Islam dianjurkan untuk membaca doa berikut ini:

اَللَّهُمَّ يَا ذَا الْمَنِّ وَ لا يَمُنُّ عَلَيْكَ يَا ذَا اْلجَلاَلِ وَ اْلاِكْرَامِ ياَ ذَا الطَّوْلِ وَ اْلاِنْعَامِ لاَ اِلهَ اِلاَّ اَنْتَ ظَهْرَ اللاَّجِيْنَ وَجَارَ الْمُسْتَجِيْرِيْنَ وَ اَمَانَ اْلخَائِفِيْنَ . اَللَّهُمَّ اِنْ كُنْتَ كَتَبْتَنِى عِنْدَكَ فِيْ اُمِّ اْلكِتَابِ شَقِيًّا اَوْ مَحْرُوْمًا اَوْ مَطْرُوْدًا اَوْ مُقْتَرًّا عَلَىَّ فِى الرِّزْقِ فَامْحُ اللَّهُمَّ بِفَضْلِكَ فِيْ اُمِّ اْلكِتَابِ شَقَاوَتِي وَ حِرْمَانِي وَ طَرْدِي وَ اِقْتَارَ رِزْقِي وَ اَثْبِتْنِىْ عِنْدَكَ فِي اُمِّ اْلكِتَابِ سَعِيْدًا مَرْزُوْقًا مُوَفَّقًا لِلْخَيْرَاتِ فَإِنَّكَ قُلْتَ وَ قَوْلُكَ اْلحَقُّ فِى كِتَابِكَ الْمُنْزَلِ عَلَى نَبِيِّكَ الْمُرْسَلِ يَمْحُو اللهُ مَا يَشَاءُ وَ يُثْبِتُ وَ عِنْدَهُ اُمُّ اْلكِتَابِ. اِلهِيْ بِالتَّجَلِّى اْلاَعْظَمِ فِي لَيْلَةِ النِّصْفِ مِنْ شَهْرِ شَعْبَانَ الْمُكَرَّمِ الَّتِيْ يُفْرَقُ فِيْهَا كُلُّ اَمْرٍ حَكِيْمٍ وَ يُبْرَمُ اِصْرِفْ عَنِّيْ مِنَ اْلبَلاَءِ مَا اَعْلَمُ وَ مَا لا اَعْلَمُ وَاَنْتَ عَلاَّمُ اْلغُيُوْبِ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَ صَحْبِهِ وَ سَلَّمَ . اَمِيْنَ

Allahumma ya dzal manni wa la yumannu ‘alaik, ya dzal jalali wal ikram, ya dzat thawli wal in‘am, la ilaha illa anta zhahral lajin wa jaral mustajirin wa ma’manal kha’ifîn. Allâhumma in kunta katabtanî ‘indaka fî ummil kitâbi syaqiyyan aw mahruman aw muqtarran ‘alayya fir rizqi, famhullâhumma fî ummil kitabi syaqawati wa hirmani waqtitara rizqi, waktubnî ‘indaka sa‘îdan marzûqan muwaffaqan lil khairât. Fa innaka qulta wa qawlukal haqqu fî kitabikal munzal ‘ala lisani nabiyyikal mursal, “yamhullahu ma yasya’u wa yutsbitu, wa ‘indahu ummul kitab” wa shallallahu ‘ala sayyidina muhammad wa ala alihi wa shahbihi wa sallama, walhamdu lillahi rabbil ‘alaman.

Artinya: "Wahai Tuhanku yang maha pemberi, engkau tidak diberi. Wahai Tuhan pemilik kebesaran dan kemuliaan. Wahai Tuhan pemberi segala kekayaan dan segala nikmat. Tiada tuhan selain Engkau, kekuatan orang-orang yang meminta pertolongan, lindungan orang-orang yang mencari perlindungan, dan tempat aman orang-orang yang takut.

Tuhanku, jika Kau mencatatku di sisi-Mu pada Lauh Mahfuzh sebagai orang celaka, sial, atau orang yang sempit rezeki, maka hapuskanlah di Lauh Mahfuzh kecelakaan, kesialan, dan kesempitan rezekiku. Catatlah aku di sisi-Mu sebagai orang yang mujur, murah rezeki, dan taufiq untuk berbuat kebaikan karena Engkau telah berkata–sementara perkataan-Mu adalah benar–di kitabmu yang diturunkan melalui ucapan Rasul utusan-Mu, ‘Allah menghapus dan menetapkan apa yang Ia kehendaki. Di sisi-Nya Lauh Mahfuzh.’ Semoga Allah memberikan shalawat kepada Sayyidina Muhammad Shallallahu alaihi wassallam dan keluarga beserta para sahabatnya. Segala puji bagi Allah Subhanahu wa ta'ala." 

Semoga informasi mengenai berbagai amalan Nisfu Sya’ban yang dapat dilakukan oleh umat Islam dan keutamaannya di atas dapat menambah wawasan Bunda ya. 

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!


Bunda sedang masa nifas? Jangan khawatir, ini beberapa ibadah yang tetap dapat Bunda lakukan meski sedang dalam masa nifas.

[Gambas:Video Haibunda]



(fia/fia)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda