MOM'S LIFE
Kenali Cara Mengatasi Depresi yang Memburuk di Malam Hari, Coba Hindari Gadget
Amira Salsabila | HaiBunda
Rabu, 29 Mar 2023 18:45 WIBSebagai salah satu gangguan suasana hati yang paling umum, depresi di malam hari yang memburuk mungkin sering dialami sebagian orang. Gangguan tersebut dapat berkembang pada siapa saja, usia berapa pun, dan kapan saja.
Depresi merupakan kondisi kesehatan mental umum yang bisa menyebabkan suasana hati rendah dan perasaan putus asa. Pada beberapa orang, gejala ini bisa memburuk di malam hari.
Beberapa hal dapat menyebabkan depresi malam hari seperti tidak bisa tidur karena insomnia. Bergantung pada penyebabnya, perawatan yang mungkin bisa melibatkan psikoterapi atau obat antidepresan dapat membantunya.
Penyebab depresi di malam hari
Melansir dari laman Medical News Today, penyebab depresi kemungkinan besar merupakan kombinasi faktor yang berkaitan dengan genetika dan lingkungan, seperti mengalami trauma atau stres kronis. Kurang jelas mengapa gejala ini bisa memburuk di malam hari.
Orang yang mengalami insomnia sebagai gejala depresi mungkin merasa frustrasi karena ketidakmampuannya untuk tidur. Frustrasi kemungkinan akan memuncak pada malam hari, ketika seseorang tidak dapat tidur meskipun merasa lelah di siang hari.
Tidak dapat tidur dapat memperburuk gejala depresi seperti lekas marah atau mood kurang baik. Mungkin juga kurangnya rangsangan di malam hari bisa membuat seseorang lebih sulit untuk mengalihkan perhatian dari gejalanya.
6 Cara mengatasi depresi di malam hari
Strategi berikut ini bisa membantu Bunda untuk memutus siklus pikiran negatif di malam hari dan mengekang gejala depresi di malam hari.
1. Menciptakan pikiran positif
Melansir dari laman Verywell Health, berpartisipasi dalam hobi yang Bunda sukai, seperti menulis, memainkan alat musik, menggambar, atau melukis, dan bermeditasi, dapat membantu Bunda menciptakan pikiran yang positif.
Bunda mencoba mengisi pikiran dengan hal-hal positif sehingga tidak ada ruang bagi pikiran negatif untuk masuk dan menempati ruang tersebut.
2. Memecahkan masalah
Alih-alih, luangkan waktu sejenak untuk berpikir jernih dan identifikasi setidaknya satu langkah yang dapat Bunda ambil untuk mengatasi masalah Bunda. Bahkan, dapat berupa sesuatu yang sederhana seperti menelpon teman untuk mencari solusi.
Gangguan mental dan tindakan proaktif ini dapat membantu Bunda untuk mendapatkan kembali kendali atas situasi dan merasa kurang berdaya.
3. Self-care
Pikirkan beberapa cara untuk melakukan hal-hal yang Bunda sukai, seperti mencoba jenis olahraga baru, memulai hobi baru, memainkan alat musik yang biasa dimainkan, atau mengikuti kelas malam tentang topik menarik.
Merasa nyaman dengan diri sendiri dan apa yang Bunda capai dapat membantu mencegah depresi.
4. Jauhi gadget
Matikan layar dan perangkat elektronik minimal dua jam sebelum tidur untuk membantu memaksimalkan waktu tidur Bunda.
Paparan cahaya biru yang dipancarkan dari layar tepat sebelum tidur dapat mengganggu tidur Bunda dan juga menyebabkan kualitas tidur yang lebih buruk.
5. Hindari tidur sampai benar-benar lelah
Langkah ini memberi Bunda lebih sedikit waktu untuk mulai memikirkan semua masalah dan peristiwa negatif dalam hidup. Jika belum mengantuk, cobalah untuk membaca buku atau majalah hingga mengantuk.
6. Jaga kamar Bunda untuk tetap gelap
Matikan lampu kamar tidur untuk membantu mencegah gangguan pada tidur Bunda di malam hari. Cobalah menggunakan penutup mata untuk tidur dan hindari membiarkan televisi menyala di malam hari karena itu akan mengganggu waktu tidur Bunda.
Nah, itulah penyebab hingga beberapa cara mengatasi depresi di malam hari yang bisa Bunda lakukan. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
Saksikan juga video kenali lima cara menjaga kesehatan mental anak yang ada di bawah ini, ya, Bunda.
(asa)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Mengenal Seasonal Affective Disorder, Depresi karena Perubahan Musim
8 Makanan Penyebab Depresi Kian Memburuk & Rekomendasi Penggantinya, Catat Bun!
7 Cara Menghadapi Seseorang yang Mengalami Masa Sulit, Dengarkan Masalahnya Bun
Alasan Stres Bisa Bikin Gemuk, Ternyata Picu Nafsu Makan Nih Bun
TERPOPULER
Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi
7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja
5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama
Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat
3 Cara Membuat Tempe Goreng Tepung Renyah dan Tahan Lama Meski Sudah Dingin
REKOMENDASI PRODUK
5 Wajan & Panci untuk Kompor Listrik Induksi, Awet & Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Susu UHT untuk Ibu Hamil
Amrikh PalupiREKOMENDASI PRODUK
7 Aksesori Anak untuk Karnaval Kemerdekaan 17 Agustus, Bikin Makin Gemas
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Panci MPASI yang Bagus & Aman untuk Bayi
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Antena TV Digital Terbaik untuk Daerah Susah Sinyal, Mulai dari Rp80 Ribuan!
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi
Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat
5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama
7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja
5 Kebiasaan Ini Bisa Melatih Kecerdasan EQ di Tempat Kerja
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Butuh Banyak Colokan Tapi Nggak Mau Bongkar Dinding? Ini Rekomendasi Produknya
-
Beautynesia
4 Tanda Kalau Otak Butuh Istirahat
-
Female Daily
Boleh Nggak Pakai Retinol Saat Sedang Jerawatan? Ini Jawabannya!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Meghan Markle Pakai Anting Putri Diana Saat Momen Langka dengan Pangeran Harry
-
Mommies Daily
10 Kreasi dari Sedotan untuk Anak SD, Murah, Seru, dan Edukatif