MOM'S LIFE
Alasan Psikologis Mengapa Lebih Baik Tinggal Terpisah dari Mertua
Amira Salsabila | HaiBunda
Rabu, 27 Sep 2023 18:50 WIBMemiliki rumah pribadi dan tinggal bersama pasangan mungkin menjadi impian hampir semua orang. Akan tetapi, impian itu kandas karena beberapa faktor yang membuat beberapa pasangan harus tinggal di rumah orang tua atau mertua mereka.
Belakangan ini, tinggal di rumah mertua tengah hangat diperbincangkan. Sebab, sebagian orang merasa bahwa tinggal bersama mertua sebenarnya bukan ide yang bagus karena bisa mempengaruhi kesehatan mental orang tua.
Ada juga dari mereka yang tidak nyaman tinggal bersama mertua yang akhirnya sering mengalami beberapa gejala seperti mual, sakit kepala, maag, pusing, bahkan lemas mendadak.
Menanggapi hal tersebut, Anna Surti Arinai, SPsi, psikolog anak dan keluarga, memberikan informasi terkait beberapa hal yang mungkin membuat seseorang tidak nyaman tinggal bersama mertua.
“Misalnya tidak terbiasa dengan Si Mertua, belum terlalu mengenal, ada ketidakcocokan tertentu dengan mertua. Adanya kebiasaan-kebiasaan yang sangat berbeda atau adanya masalah-masalah di antara mereka yang belum terselesaikan,” ujar Anna, dikutip dari laman detik.com, Rabu (27/9/2023).
“Bisa juga karena ketidaknyamanan rumah mertua, misalnya berantakan atau terlalu bersih, wc jongkok atau duduk yang tidak biasa digunakannya, ukuran kamar yang berbeda banget, dan lainnya,” sambungnya.
Selain itu, Anna juga menjelaskan bahwa ada alasan lain yang mungkin berkontribusi dalam ketidaknyamanan itu. Menurutnya, keluarga besar yang tinggal di rumah mertua juga bisa menjadi masalah bagi sebagian orang.
Misalnya, dari ucapan mereka yang mungkin menyinggung hingga perlakuannya yang membuat orang tidak nyaman.
Kelebihan dan Kekurangan Tinggal Bersama Mertua
Tinggal bersama mertua merupakan hal yang wajar. Ada beberapa kelebihan dan kekurangan paling umum yang mungkin akan dialami sebagian orang yang tinggal bersama mertua.
Kelebihan
1. Anak-anak akan mengenal kakek dan neneknya
Alangkah baiknya jika anak bisa menjalin hubungan baik dengan kakek dan neneknya. Sebab, kebanyakan keluarga hanya pulang kampung saat liburan dan itulah satu-satunya saat anak-anak bisa menghabiskan waktu bersama kakek dan neneknya.
2. Mendapatkan bantuan dan nasihat mengasuh anak
Awal-awal mengasuh anak bagi orang tua baru bisa menjadi tantangan yang sulit dan ada baiknya tetap bersama orang tua atau mertua. Kebanyakan kakek dan nenek dengan senang hati bersedia menjaga cucu-cucunya.
3. Banyak membantu menyelesaikan pekerjaan rumah
Kehadiran mertua juga berarti Bunda mendapatkan bantuan ekstra untuk membantu pekerjaan rumah tangga. Setidaknya ada seseorang yang akan memasak dan membersihkan rumah saat Bunda dan pasangan bekerja. Itu memberikan lebih banyak waktu untuk istirahat.
4. Manfaat finansial
Tidak ada yang murah saat ini dan tinggal bersama mertua dapat membantu Bunda menghemat banyak uang.
Kekurangan
1. Tidak ada privasi
Tinggal bersama mertua mungkin membuat Bunda dan suami canggung menunjukkan kemesraan di depan mereka. Tidak bisa memiliki privasi atau ruang untuk menjadi diri sendiri secara terus-menerus bisa menjadi beban secara psikologis yang harus ditanggung.
2. Selalu merendahkan
Bunda akan menerima banyak nasihat yang tidak diinginkan tentang bagaimana harus makan, berapa perlu tidur, bagaimana harus berpakaian atau berperilaku, dan masih banyak lagi. Keadaan akan menjadi lebih buruk ketika kesenjangan generasi dan perbedaan pengalaman hidup menyebabkan nasihat mereka tidak dapat diterapkan pada setiap situasi yang dihadapi.
3. Muncul ketegangan antara mertua dan menantu
Mertua mungkin mudah ikut campur dalam hidup Bunda saat tinggal bersama, tetapi hal tersebut bisa menyebabkan meningkatnya emosi negatif.
4. Perbedaan pendapat tentang membesarkan anak
Mendampingi mertua untuk membantu tugas mengasuh anak mungkin mencakup banyak nasihat yang tidak beralasan tentang bagaimana harus membesarkan anak berdasarkan pengalamannya. Akan tetapi, apa yang dialami mertua beberapa dekade lalu mungkin tidak bisa diterapkan pada standar saat ini. Oleh karena itu, hubungan bisa rusak dan membuat stres bagi beberapa orang.
Cara Mencegah Perselisihan saat Tinggal di Rumah Mertua
Tidak ada salahnya tinggal bersama mertua, tetapi bagi sebagian orang mungkin itu hal yang sulit untuk dilakukan. Berikut adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya perselisihan dengan mertua saat tinggal bersama.
1. Menetapkan batasan
Sebelum mengambil keputusan untuk tinggal bersama mertua, bicarakan dengan pasangan tentang seperti apa kehidupan jika semua tinggal bersama. Bunda dianjurkan untuk berkata jujur tentang ekspetasi, kekhawatiran, dan batasannya.
2. Temukan privasi
Satu hal yang dibutuhkan pasangan setelah menikah adalah privasi. Ini satu-satunya cara untuk memiliki hubungan yang intim, mengenal satu sama lain dengan lebih baik, dan membangun keluarga sendiri.
Meski mungkin lebih sulit untuk mendapatkan privasi saat tinggal bersama keluarga besar, ada beberapa cara untuk memastikan Bunda memiliki ruang sendiri. Cobalah menentukan area tertentu yang tidak boleh dibuka oleh mertua atau keluarga besar lainnya.
3. Jauhi pertengkaran keluarga
Tinggal bersama orang tua bisa memunculkan banyak kenangan dan kebiasaan lama. Pasangan mungkin tergoda untuk mengikuti pola masa kanak-kanak ketika mereka menghabiskan begitu banyak waktu bersama orang-orang yang membesarkan mereka.
Saat pasangan berselisih paham dengan orang tuanya, mungkin Bunda sebaiknya tidak ikut campur dan biarkan mereka menyelesaikan masalahnya bersama-sama.
4. Menjaga komunikasi
Bunda perlu menyadari bagaimana cara berkomunikasi yang baik dan memastikan bahwa segala sesuatu tetap berjalan dengan baik. Untuk melakukan percakapan yang produktif, penting untuk membangun keamanan emosional dengan secara aktif mendengarkan apa yang dikatakan orang tersebut dan memahami emosi di balik kata-katanya.
5. Bertemu dengan terapis keluarga jika membutuhkannya
Berurusan dengan mertua bisa menimbulkan berbagai jenis stres dan emosi bagi setiap anggota rumah tangga. Jika situasinya menjadi sangat berat atau merasa tertekan, mungkin pertimbangkan untuk menemui terapis atau konselor keluarga.
Nah, itulah beberapa hal yang bisa Bunda ketahui terkait alasan psikologis mengapa lebih baik tinggal terpisah dari mertua. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
Saksikan juga video empat manfaat meditasi untuk menjaga kesehatan mental yang ada di bawah ini, ya, Bunda.
(asa)Simak video di bawah ini, Bun:
Coba Bun, 4 Manfaat Meditasi untuk Kesehatan Mental dan Tips Melakukannya
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Peran Psikolog Klinis Atasi Kesehatan Mental di Masa Pandemi & Era Pesatnya Teknologi
Tak Hanya Fisik Bun, Kesehatan Mental Juga Penting Dijaga Saat Pandemi
4 Alasan Orang Tua Perlu Periksa Kesehatan Mentalnya, Bunda Perlu Tahu
Anniversary Mommies Daily ke-10 Ajak Bunda Lebih Peduli Kesehatan Mental
TERPOPULER
Rahasia Kimmy Jayanti Berhasil Turunkan BB 13 Kg setelah Melahirkan Anak Ketiga
Sering Cemas Tanpa Sebab? Waspadai 10 Makanan Ini
Kapan Jadwal Hari Pertama Puasa Ramadhan 2026? Simak Tanggalnya
Potret Pangeraan Mateen & Istri Umumkan Nama Anak Pertamanya, Curi Perhatian Netizen
Bukan Sembarangan, Ini Alasan Uang Kusam Tak Dipakai dalam Angpao Imlek
REKOMENDASI PRODUK
11 Rekomendasi Yogurt Rendah Gula Tanpa Tambahan Perasa, Pilih yang Terbaik untuk Si Kecil
KinanREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Muted Eyeshadow untuk Look Lembut dan Tidak Mencolok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Lotion Anti Nyamuk untuk Bayi yang Aman dan Melindungi Kulit Si Kecil
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
9 Sepatu Karet Perempuan Waterproof yang Nyaman saat Hujan, Cocok untuk Kerja
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Underpad Bayi untuk Perlindungan Maksimal, Pilih yang Aman dan Bagus Bun!
Nadhifa FitrinaTERBARU DARI HAIBUNDA
10 Cara Mendisiplinkan Anak agar Patuh Sejak Kecil Tanpa Hancurkan Harga Dirinya
Rahasia Kimmy Jayanti Berhasil Turunkan BB 13 Kg setelah Melahirkan Anak Ketiga
Sering Cemas Tanpa Sebab? Waspadai 10 Makanan Ini
3 Cara Mengajari Anak Mengaji di Era Digital agar Tetap Semangat
Kapan Jadwal Hari Pertama Puasa Ramadhan 2026? Simak Tanggalnya
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Video: Eks Istri Sebut Ressa Ketemu Anak 5 Kali Sejak Pisah 2023
-
Beautynesia
Hati-Hati, 6 Tanda Pria yang Tidak Berniat Melanjutkan Hubungan ke Jenjang Pernikahan
-
Female Daily
Dari Uban Pertama sampai Eksplor Warna, Style Rambut Sekarang Bisa Ngikutin Trend dengan Hasil Tetap Lembut
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Tobatenun Gaet Itang Yunasz, Ubah Tenun Batak Jadi Raya Modest Wear Mewah
-
Mommies Daily
Bikin Rumah Bersih, Ini 7 Cleaning Hacks yang Bisa Dicoba!