MOM'S LIFE
Sarapan dan Intermittent Fasting, Mana yang Lebih Efektif untuk Diet Turunkan BB? Ini Kata Pakar
Annisa Karnesyia | HaiBunda
Selasa, 18 Feb 2025 14:52 WIBBunda berencana untuk diet menurunkan berat badan? Selain rutin olahraga, program diet juga dapat dilakukan dengan mengatur pola makan saat sarapan atau melakukan intermittent fasting.
Lantas, mana yang lebih efektif untuk diet menurunkan berat badan, sarapan atau intermittent fasting? Simak penjelasan lengkap dari Bubun berikut ini ya!
Apa itu intermittent fasting?
Intermittent fasting atau puasa intermittent adalah pola makan yang menggabungkan periode makan dan puasa. Dilansir Mayo Clinic, ada beberapa jenis puasa intermittent, seperti metode 16/8 di mana Bunda berpuasa selama 16 jam dan makan dalam rentang waktu 8 jam.
"Salah satu manfaat utama yang bisa didapat dari intermittent fasting adalah penurunan berat badan dengan membatasi rentang waktu makan, sehingga mengonsumsi lebih sedikit kalori," kata ahli diet dari Mayo Clinic, Elisa Iglesia, M.S.
"Intermittent fasting juga terbukti dapat mengontrol kadar gula darah, mengurangi peradangan, dan menurunkan risiko penyakit kronis seperti penyakit jantung dan diabetes," sambungnya.
Meski begitu, diet intermittent fasting ini mungkin tidak cocok bagi semua orang, Bunda. Bagi sebagian orang, puasa intermittent dapat menyebabkan makan berlebihan selama rentang waktu makan atau makan berlebihan setelah berpuasa.
Selain itu, intermittent fasting bisa jadi sulit dipertahankan, terutama bila Bunda memiliki jadwal yang padat pekerjaan di bidang kuliner. Tak hanya itu, beberapa orang juga dapat mengalami efek samping negatif karena metode diet ini, seperti mudah lelah, mudah tersinggung, atau sakit kepala.
Seseorang yang menjalankan intermittent fasting umumnya akan melewatkan waktu sarapan karena waktu ini dianggap sebagai periode berpuasa.
Sarapan atau intermittent fasting, mana yang lebih efektif?
Menurut ahli nutrisi Kathleen Alleaume, BAppSc (ExPhys), MSc, Nutrition, sarapan merupakan waktu makan yang penting karena dapat 'membatalkan' puasa yang dilakukan semalaman, dan mengisi bahan bakar tubuh setelah tidur lama. Tidak semua orang terbiasa untuk sarapan, Bunda.
Ada banyak alasan mengapa orang menghindari sarapan. Salah satunya untuk menurunkan berat badan. Lantas, benarkah melewatkan sarapan bisa menurunkan berat badan?
"Sebagian besar penelitian tidak menemukan manfaat penurunan berat badan dengan melewatkan sarapan," ujar Alleaume, dikutip dari Healthy Food.
"Sebaliknya, ada bukti kuat yang mengatakan bahwa sarapan dapat memberikan kontribusi positif terhadap asupan nutrisi, termasuk pemenuhan serat makanan yang dapat membantu mengendalikan berat badan," lanjutnya.
Bila membandingkan sarapan dan puasa intermitten, maka keduanya bisa sama-sama memberikan manfaat. Meskipun penelitian tentang intermittent fasting masih dalam tahap awal, ada beberapa bukti yang menunjukkan bahwa makan dengan batasan waktu dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan, termasuk meningkatkan penurunan berat badan.
"Intinya adalah tidak ada jawaban pasti untuk pertanyaan (sarapan atau intermittent fasting), karena waktu makan yang cocok untuk satu orang mungkin tidak cocok untuk orang lain," ungkap Alleaume.
Secara khusus, Alleaume menyarankan sarapan untuk dilakukan setelah bangun tidur di pagi hari. Sarapan dianggap penting karena dapat mengisi kembali energi yang dapat memengaruhi konsentrasi.
Hal yang sama juga dipaparkan oleh Iglesia. Menurutnya, sarapan memang penting karena dapat mencegah rasa lapar dan lelah yang membuat seseorang sulit berkonsentrasi.
Namun, Bunda tak lantas harus memilih sarapan atau intermittent fasting untuk memulai diet ya. Sebab, keduanya sama-sama dapat menurunkan berat badan bila Bunda dapat mengimbanginya dengan pola hidup sehat.
"Perlu dicatat bahwa tidak ada pendekatan yang 'ajaib' untuk menurunkan berat badan atau meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Keduanya dapat menjadi bagian dari gaya hidup sehat bila dipadukan dengan diet seimbang, olahraga teratur, dan manajemen stres yang baik. Pada akhirnya, pendekatan terbaik adalah yang paling cocok untuk orang tersebut, tujuan, dan gaya hidup pribadinya," ungkap Iglesia.
"Jika merasa puasa berselang (intermittent) membantu dalam menurunkan berat badan dan merasa bisa memberikan energi, mungkin ada baiknya untuk mencobanya. Di sisi lain, jika senang memulai hari dengan sarapan sehat dan merasa itu membantu dalam mengendalikan rasa lapar dan mencegah makan berlebihan, maka teruslah melakukannya."
Bila Bunda tidak yakin pendekatan mana yang harus diambil untuk membantu menurunkan berat badan, maka pertimbangkan untuk berkonsultasi dengan ahli diet.
Demikian penjelasan mengenai pilihan diet untuk menurunkan berat badan dengan sarapan dan intermitten fasting. Semoga ulasan dari HaiBunda ini bermanfaat ya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/pri)Simak video di bawah ini, Bun:
5 Buah yang Bagus Dikonsumsi saat Diet, Bikin Kenyang Lebih Lama, Bun
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Ternyata Sarapan di Jam Ini Bisa Bikin Diet Lebih Efektif, Sudah Coba Belum?
5 Ide Menu Sarapan untuk Bantu Menurunkan Berat Badan
Bisa Bikin BB Naik Drastis, Ini 5 Makanan yang Perlu Dihindari saat Sarapan
Wanita Turun Berat Badan 14 Kg Dalam 2 Bulan Viral di TikTok, Ini Tips Dietnya
TERPOPULER
Potret Terbaru Alyssa Daguise Pakai Baju Matching dengan Baby Soleil, Super Gemas
15 Nama Anak Artis Indonesia Berawalan L dan Artinya, Bagus Penuh Makna
Fakta Menarik Alnwick Castle, Kastel yang Disulap Jadi Hogwarts dalam Film 'Harry Potter'
BPOM Sita Ratusan Kosmetik Ilegal di Tangerang, Ini Daftar Lengkapnya
Perempuan Rentan Alami Depresi Berat Usai 2 Minggu Melahirkan, Ini Kata Studi Terbaru
REKOMENDASI PRODUK
9 Rak Panci Terbaik dari Kayu, Besi hingga Gantung
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Makanan Kucing yang Bagus Lengkap dengan Kandungan Nutrisinya
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Bantal Hamil Terbaik yang Bagus & Nyaman
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
9 Kimono dan Jubah Melahirkan Terbaik yang Nyaman untuk Dipakai selama Persalinan
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Meja Belajar Anak Lengkap dari Minimalis, Lipat, Kayu hingga Plastik
Nadhifa FitrinaTERBARU DARI HAIBUNDA
Kenali Chaos Gardening, Cara Berkebun 'Berantakan' yang Justru Bikin Taman Estetik
BPOM Sita Ratusan Kosmetik Ilegal di Tangerang, Ini Daftar Lengkapnya
Potret Terbaru Alyssa Daguise Pakai Baju Matching dengan Baby Soleil, Super Gemas
Perempuan Rentan Alami Depresi Berat Usai 2 Minggu Melahirkan, Ini Kata Studi Terbaru
15 Nama Anak Artis Indonesia Berawalan L dan Artinya, Bagus Penuh Makna
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Rumor Spin-Off Sub-Zero Makin Kencang, Ini Jawaban Jujur Joe Taslim
-
Beautynesia
5 Zodiak yang Paling Cocok dengan Gaya Hidup Slow Living
-
Female Daily
ION WATER Dukung AirAsia HYROX Jakarta 2026, Perkuat Ekosistem Fitness di Indonesia!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Ramalan Zodiak Cinta 9 Juni: Capricorn Harus Sabar, Gemini Hindari Perdebatan
-
Mommies Daily
10 Rekomendasi Kelas Liburan Anak di Bandung 2026, dari Sains hingga Bahasa Inggris