moms-life
Fakta Kasus Perempuan Disiksa Selama 3 Th di Bandung, Pelaku Kini Diburu Melanie Subono Hingga Denny Sumargo
HaiBunda
Senin, 22 Jun 2026 11:40 WIB
Daftar Isi
- 1. Korban menghilang tanpa kabar usai menjalin hubungan dengan pelaku
- 2. Keluarga sempat diancam pelaku
- 3. Kasus penyekapan terbongkar via WhatsApp
- 4. Kondisi pilu korban akibat mendapat kekerasan selama 3 tahun
- 5. Pelaku mengambil harta korban
- 6. Polisi masih mencari pelaku
- 7. Sejumlah pesohor Tanah Air turut menyuarakan keadilan korban
Media sosial dihebohkan dengan kisah pilu seorang perempuan di Bandung yang diduga menjadi korban penyekapan dan kekerasan oleh kekasihnya sendiri. Kasus ini menyita perhatian publik setelah berbagai fakta mengenai kondisi korban mulai terungkap.
Korban berinisial YTT diduga disekap selama tiga tahun di sebuah kamar indekos di Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung. Selama itu, ia mengalami berbagai tindakan kekerasan yang menyebabkan kondisi fisik dan mentalnya memburuk.
Kasus ini semakin menjadi sorotan karena terduga pelaku berinisial YTR hingga kini masih dalam pencarian, Bunda. Lantas, bagaimana kronologi kasus tersebut? Simak ulasan selengkapnya berikut ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Korban menghilang tanpa kabar usai menjalin hubungan dengan pelaku
Dilansir detikcom, adik korban, Syahrul Ulum, mengungkap bahwa kakak perempuannya itu pertama kali mengenal pelaku saat acara konser musik pada 2023.
“Awal mula ceritanya itu mau menjalin hubungan lah pertamanya, di Tritan Point, pas udah konser gitu. Sekitar tahun 2023 mah ada,” ujar Syahrul.
Pelaku pun sempat berkunjung ke rumah orang tua korban di Rancaekek. Namun setelah kunjungan tersebut, kakaknya langsung tidak bisa dihubungi oleh keluarga.
“Iya, langsung semenjak saat itu langsung lost contact aja sama Teteh. Padahal sebelum pacaran, biasanya seminggu sekali itu pulang ke sini,” ungkapnya.
2. Keluarga sempat diancam pelaku
Syahrul mengatakan pihak keluarga pernah mengumumkan kabar kakaknya hilang di media sosial dan sempat viral. Namun, tiba-tiba mereka mendapat ancaman dari nomor tak dikenal dan meminta untuk menghapus unggahan tersebut.
“Iya pas ada lah setahun lebih hilang, kami sekeluarga sempat memviralkan pencarian sang kakak di sosmed. Tapi, tiba-tiba ada yang ancam dan minta postingan itu dihapus. Kami curiganya itu mah Si Pelaku,” ujar Syahrul.
3. Kasus penyekapan terbongkar via WhatsApp
Kasus penyekapan itu kemudian terbongkar setelah pihak keluarga mendapat pesan WhatsApp dari seseorang tak dikenal. Orang tersebut memberitahu bahwa korban tengah berada di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.
“Kami dapat info ada telepon bahwa kakak kami ada di RSHS katanya korban kecelakaan. Kami mendengar itu kaget lah, terus kami meluncur ke sana. Ternyata itu yang mengantar adalah pelaku dan penjaga kos yang di Cileunyi. Tapi pas saya sampai ke sana kakak saya sudah di IGD sendirian,” ujar Syahrul.
4. Kondisi pilu korban akibat mendapat kekerasan selama 3 tahun
Syahrul pun mengungkap bahwa kondisi sang kakak sangat memprihatinkan karena wajahnya sudah hancur.
“Jadi kedua mata, yang mata sebelah kanannya sudah infeksi, yang sebelah kirinya udah mengecil dan sudah enggak bisa ngelihat. Terus mulut bagian ini (bibir atas) udah enggak ada. Terus kaki sebelah sininya bekas bacokan katanya,” ujar Syahrul.
Tak hanya itu, ketika dokter melakukan operasi pada bagian kepala, terdapat banyak gumpalan nanah akibat benturan benda tumpul.
5. Pelaku mengambil harta korban
Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol, Hendra Rochmawan, juga menyebut korban dianiaya pelaku menggunakan benda tumpul hingga senjata tajam.
“Diduga selama rentang waktu tersebut mendaptkan perlakuan penganiayaan dari terlapor dengan menggunakan tangan, benda tumpul, senjata tajam, serta barang berharga milik korban hilang,” ungkap Hendra.
Pelaku diduga melanggar Pasal 466 Undang-undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait penganiayaan berat.
“Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka berat di antaranya tidak bisa melihat secara normal, bibir sumbing, sulit berbicara, tidak bisa berjalan serta mengalami kerugian materiil sebesar kurang Rp52.000.000,” ujarnya.
6. Polisi masih mencari pelaku
Hingga kini, pelaku masih dalam pengejaran Tim Dirtorat PPA dan PPO Polda Jawa Barat. Informasi ini disampaikan juga oleh Direktur PPA dan PPO Polda Jabar Kombes Pol Rumi Untari.
“Masih proses (pengejaran),” ujar Rumi.
Hendra mengatakan pihaknya terus berupaya mencari keberadaan pelaku yang kabur saat petugas ingin menangkapnya.
“Memang dari beberapa hasil mapping kita ini, tersangka berpindah-pindah. Dan hampir beberapa waktu kita gerebek, tetapi yang bersangkutan masih bisa meloloskan diri,” ungkapnya.
7. Sejumlah pesohor Tanah Air turut menyuarakan keadilan korban
Bukan hanya pihak kepolisian, para pesohor Tanah Air pun ikut menyuarakan keadilan bagi korban dengan menyebarkan foto pelaku di media sosial agar segera ditemukan.
“Probably foto ini udah pake filter, kalu mau lihat aslinya lihat aja di medsos-medsos lain atau kalau kamu punya sebar ya. Setidaknya lo ada bayangan kalo dia oplas. Anyway, wanitanya sudah dipotong bibirnya, buta, disundut selama 3 tahun…entah apalagi. Kalian yang DIAM liat satu ini sama dengan SETUJU. Repost tiap hari . Share tiap hari sampe dapet. BERSUARA lah. Nah Kalau kamu pernah jadi korban atau mengalami yang mirip , bersuaralah, cari bantuan,” tulis Melanie Subono, dikutip dari laman Instagram @melaniesubono.
Sementara itu, Pengacara Hotman Paris juga memperlihatkan wajah pelaku hingga kondisi kamar kos yang menjadi tempat penyekapan korban selama tiga tahun.
Aktor Denny Sumargo juga membantu dengan membagikan cerita dari kakak ipar korban. Ia turut menyampaikan kondisi korban yang memilukan.
“Matanya tak lagi melihat, wajahnya tidak lagi sama, dan tubuhnya penuh luka yg membuat gw Sulit membayangkan apa yang telah ia lalui selama ini.Tolong bantu cari pelakunya @humaspoldajabar Netizen pleasee do your magic!” tulis Denny, dikutip dari laman Instagram @sumargodenny.
(asa/som)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Mom's Life
Keluarga Jadi Korban Begal Payudara, Chef Renatta Ingatkan Perlunya Proteksi Diri
Mom's Life
5 Fakta Advokat Meila Nurul, Jadi Tersangka Pencemaran Nama Baik usai Dampingi Korban Kekerasan Seksual
Mom's Life
Perjuangan Velmariri Bambari, Wanita Sulawesi Tengah Penjarakan Pelaku Kekerasan Seksual
Mom's Life
RUU TPKS Diterima DPR, Aktivis Korban Kekerasan Seksual Harapkan Ini
Mom's Life
Marak Perempuan Jadi Korban Kekerasan Seksual, Ini Cara Lapor Tanpa Takut
7 Foto
Mom's Life
7 Potret Bunda Seleb dengan Koleksi Boneka Labubu, Cathy Sharon hingga Ayu Dewi
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Cegah KDRT Saat Pandemi, Jangan Takut Hubungi Pihak Berwenang Bun
Laporan Kasus Kekerasan pada Anak di SAPA 129 Naik, Terbanyak Kekerasan Fisik & Psikis
4 Kanal Pengaduan Kasus Kekerasan Anak di Jakarta, Bunda Perlu Tahu