nutrisi

5 Tips Agar Anak Nggak 'Drama' Ketika Makan

Siti Hafadzoh Rabu, 21 Nov 2018 - 08.05 WIB
Ilustrasi anak susah makan/ Foto: Thinkstock Ilustrasi anak susah makan/ Foto: Thinkstock
Jakarta - Biasanya, kalau sudah waktu makan bisa jadi ada drama antara anak dan orang tua. Ya, karena anak cenderung susah makan. Alhasil, beberapa Bunda harus kejar-kejaran dulu sama anak supaya mereka bisa duduk dengan rapi di meja makan. Ada juga Bunda yang harus mengajak anak berjalan-jalan keliling komplek agar mereka mau makan.

Pasti capek ya setiap hari harus ada drama sebelum makan. Nah, Bunda bisa mencoba 5 tips agar anak nggak drama ketika makan yang dilansir The Conversation berikut ini.

1. Biarkan mereka terlibat

Jangan lakukan semuanya sendirian, Bun. Ajak anak juga ketika menyiapkan makan. Libatkan mereka ketika memasak atau menyajikan makanan. Dengan begitu, anak bisa tertarik untuk mencoba makanan dan punya kemauan untuk mencoba makanan baru.

Melibatkan anak dalam menyiapkan makanan atau bahkan menanam sayuran di halaman rumah juga bisa jadi cara untuk mengajarkan anak makan sehat lho. Penelitian menunjukkan, melibatkan anak dalam hal seperti ini dapat mempengaruhi pilihan makanan, sikap, dan kebiasaan anak.

2. Pastikan mereka dalam keadaan lapar ketika tiba waktu makan

Nggak ada hal lain yang lebih ampuh untuk mengajak anak makan selain rasa lapar. Usahakan stop makan snack satu sampai dua jam sebelum makan. Anak juga nggak boleh menyentuh minuman selain air putih seperti susu dan jus mendekati waktu makan.

Ilustrasi anak susah makanIlustrasi anak susah makan/ Foto: thinkstock
3. Matikan TV dan gadget saat makan

Bunda dan Ayah harus sepakat untuk mematikan TV dan gadget saat makan dan mulai berkomunikasi dengan anak. Makan bersama keluarga dapat mendorong waktu makan yang berkesan dan berbagi cerita bersama keluarga. Sehingga, makan bisa jadi pengalaman menyenangkan untuk anak.



4. Biarkan anak mengatur porsi sendiri

Bunda pasti sering kan mengatur porsi makan anak? Bahkan kadang porsinya juga sering ditambah-tambahi supaya anak makan banyak, he-he-he. Padahal, sejatinya anak juga punya kemampuan untuk mengatur diri dalam memenuhi rasa laparnya lho. Jadi, daripada memaksa anak untuk menghabiskan makanan yang terlalu banyak, biarkan mereka memutuskan sendiri berapa banyak makanan yang ingin dikonsumsi.

5. Hanya sajikan satu jenis makanan

Hemat tenaga dan waktu Bunda dengan hanya menyajikan satu jenis makanan untuk seluruh anggota keluarga. Jangan berikan makanan alternatif ketika anak nggak suka makanan yang disajikan Bunda. Kalau begini, anak mau nggak mau makan menu itu deh.

Rutinitas makan menjadi drama ketika anak sangat susah makan. Tapi, kalau anak susah makan, jangan langsung dikasih suplemen ya. Mungkin ada penyebab lain kenapa anak nggak mau makan, seperti yang dijelaskan oleh Dr dr Conny Tanjung, SpA(K).

"Kalau anak susah makan cari tahu dulu sebabnya, jangan langsung kasih suplemen," ujar dr Conny.

Bisa jadi, anak susah makan karena bosan dengan makanan yang Bunda masak atau anak terlalu banyak ngemil. Jadi, daripada langsung kasih suplemen, lebih baik Bunda pastikan anak nggak terlalu banyak ngemil dan memasak menu yang bervariasi supaya nggak ada drama ketika makan.


(rdn/rdn)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi