HaiBunda

PARENTING

Ciri-ciri Anak Mengalami Hiperplasia Adrenal Kongenital

Asri Ediyati   |   HaiBunda

Kamis, 08 Mar 2018 18:04 WIB
Ciri-ciri Anak Mengalami Hiperplasia Adrenal Kongenital/ Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta - Kelainan genetik pada anak biasanya bisa diketahui saat dalam kandungan. Namun, ada beberapa kelainan genetik yang nggak bisa dideteksi sejak di dalam kandungan, salah satunya hiperplasia adrenal kongenital (HAK).

Hiperplasia adrenal kongenital adalah kelainan yang diturunkan (autosomal resesif) terbanyak akibat defisiensi enzim atau gangguan pada salah satu dari lima tahap biosintesis steroid di kelenjar adrenal. Memang kelainan hiperplasia adrenal kongenital bisa jadi masih asing di telinga terutama di kalangan masyarakat kita, Bun.

Namun, menurut dr Nanis Sacharina Marzuki SpA(K) dari UKK Endokrinologi IDAI, HAK penting untuk diketahui dan ditangani secara tepat. Hal ini karena ketika tidak ditangani dengan tepat hiperplasia adrenal kongenital bisa membawa dampak buruk pada kesehatan dan psikososial anak.



"Cara mengetahui anak memiliki HAK adalah deteksi dini. Saat lahir, jenis kelaminnya ambigu, seperti punya penis tapi nggak punya testis. Jadi disarankan untuk merabanya, memastikan apakah kelaminnya laki-laki atau perempuan. Kulit anak tampak lebih hitam karena adanya hiperpigmentasi. Timbul muntah-muntah, nggak mau minum dan beberapa minggu dilahirkan beratnya malah turun," kata dokter anak yang akrab disapa dr Sirma ini di sela-sela acara 'Seminar Awam HAK' di Prodia Tower, Jakarta, baru-baru ini.

Nah, dr Sirma menyarankan untuk orang tua rajin menghitung BMI (Body Mass Index) anak supaya perubahan tumbuh kembang anak bisa diketahui. Lalu, apa hubungannya perubahan tumbuh kembang anak dengan HAK? Jadi, anak dengan hiperplasia adrenal kongenital berat dan tinggi badannya nggak akan sesuai dengan berat dan tinggi badan anak normal, Bun. Mereka bisa tumbuh terlalu cepat.

"Ada tipe HAK yang bisa diketahui setelah anak menginjak usia sekolah. Pada masa itu, anak perempuan dengan HAK, maskulinisasi pada anak perempuan. Tubuhnya kekar dan tumbuh rambut pada bagian tubuh tertentu. Sedangkan pada anak laki-laki ukuran penis dan testis bertambah karena adanya hipersekresi androgen," tambah dr Novina Andriana SpA MKes di kesempatan yang sama.


Selain itu, dr Novi menambahkan efek anabolik androgen adrenal yang terjadi pada anak dengan hiperplasia adrenal kongenital akan membuat tulang tumbuh dengan ceoat sehingga anak tampak lebih tinggi dibanding anak sebayanya. Usia tulang akan bertambah dengan cepat, namun penutupan prematur dari epifise menyebabkan saat dewasa tubuh anak jadi pendek.

Nah, untuk memastikan apakah anak memiliki hiperplasia adrenal kongenital, kita bisa lihat ketika mereka punya ciri-ciri seperti di atas. dr Novi menyarankan untuk mengikuti prosedur laboratorium meliputi pengecekan kadar 17 OH-Progesteron, pemeriksaan kromosom kariotipe, pemeriksaan elektrolit darah, kadar kortisol dan uji stimulasi dengan Adrenocorticotropic hormone (ACTH) bila hasil pemeriksaan meragukan.

"Ada pemeriksaan penunjang lain, yakni bone age dan genitografi atau ultrasonografi untuk melihat struktur uterus dan urogenital," tutup dr Novi. (rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Viral Ibu Penjual Cilok Pakai Baju Formal Saat Berdagang, Banyak yang Mengira Pegawai Bank

Mom's Life Annisa Karnesyia

9 Kebiasaan Orang Tua Toxic yang Berpengaruh pada Tumbuh Kembang Anak

Parenting Asri Ediyati

Cara Mengenali Orang Ber-IQ Tinggi dari Kebiasaannya yang Suka Menghabiskan Waktu di Rumah

Mom's Life Annisa Karnesyia

Cara Mengenali Tanda Masalah Jantung yang Bisa Terdeteksi dari Bau Mulut

Mom's Life Amira Salsabila

Berat Badan Ibu Hamil Pengaruhi Anak Jadi Obesitas? Ini Faktanya Menurut Studi Terbaru

Kehamilan Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Jakarta X Beauty 2026 Kembali Hadir di JICC, Usung Tema 'The Wholeness Era'

5 Posisi Aman Bangun dari Kasur Setelah Operasi Caesar, Minim Nyeri!

Momen Seru Randy Pangalila dan Istri Asal Kanada Ajak Kedua Anak Liburan di Bali

Berat Badan Ibu Hamil Pengaruhi Anak Jadi Obesitas? Ini Faktanya Menurut Studi Terbaru

9 Kebiasaan Orang Tua Toxic yang Berpengaruh pada Tumbuh Kembang Anak

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK