HaiBunda

PARENTING

Duh, Anak Malah Balik Menyalahkan Saat Dinasihati Orang Tuanya

Nurvita Indarini   |   HaiBunda

Selasa, 27 Mar 2018 18:00 WIB
Duh, Anak Malah Balik Menyalahkan Saat Dinasihati Orang Tuanya/ Foto: Thinkstock
Jakarta - Ini masih tentang anak yang sering melawan orang tuanya, Bun. Teman saya sampai berpikir apa memang setiap anak akan berada di fase sering melawan orang tuanya. Yang menyedihkan itu bahkan anak nggak 'tersentuh' saat orang tuanya menangis menghadapi tingkahnya yang keras.

Iya, ada lho anak yang jangankan tersentuh, eh anak malah menyalahkan orang tuanya atas semua hal yang terjadi dengan suara keras dan teriakan-teriakan. Sedih banget kan saat anak melawan seperti ini?

Kata psikolog Aurora Lumban Toruan, sikap agresif anak bisa muncul kalau setiap kali konflik muncul atau berulang, kita sebagai orang tua selalu menunjukkan kekuasaan. Nah, kalau sudah begini, kecenderungannya orang tua tidak mau memperhatikan dan menerima pikiran atau perasaan anak.




Anak pasti merasa nggak enak banget tuh saat pikiran dan perasaannya diabaikan, dan mereka diminta selalu untuk memahami pikiran dan perasaan orang tua. "Lama-kelamaan muncul rasa frustrasi dalam diri anak, yang mendorongnya untuk melakukan hal yang lebih agresif," sambung Aurora.

Oh iya, Bun, Aurora juga berpesan untuk ambil waktu sejenak saat kita dan anak sama-sama mengalami emosi yang intens atau negatif. Soalnya kalau sama-sama lagi panas, pasti susah ya untuk bisa berkomunikasi dengan efektif.

"Perlu waktu untuk meredakannya. Kalau orang dewasa bisa dengan cepat, dalam hitungan menit, bisa mengendalikan emosinya, anak perlu waktu yang lebih lama, kira-kira 30 menit sampai 1 jam," tambah Aurora.

Nah, kalau sudah reda emosi negatifnya, sudah sama-sama rileks, kita perlu menyampaikan umpan balik yang positif. Caranya adalah dengan mendengarkan aktif dan tidak bersikap konfrontatif lagi.



Jangan lupa, Bun, orang tua juga perlu menyampaikan hal-hal yang konstruktif, yaitu menyampaikan perasaan senang ketika anak berhasil mengelola emosinya. Kita juga sebagai orang tua harus jadi role model bagi anak, yang artinya kita pun perlu jaga sikap saat emosi negatif melanda.

Menghadapi anak yang sedang sering melawan memang mengesalkan dan menguras energi ya, Bun. Tapi yuk tetap semangat untuk menghadapinya dengan baik. (Nurvita Indarini)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Romantis! 5 Potret Joanna Alexandra Dilamar Immanuel Christover saat Dinner

Mom's Life Amira Salsabila

Kisah Awal Mula Lionel Abraham Jadi Model Cilik hingga Juarai Ajang Modeling di Korea

Parenting Nadhifa Fitrina

7 Kebiasaan Orang yang Kurang Mandiri Sejak Kecil

Mom's Life Natasha Ardiah

Darah Menstruasi Encer Apakah Tanda Hamil? Simak Faktanya

Kehamilan Annisa Karnesyia

Kate Middleton Ultah ke-44, Unggah Video Menyentuh hingga Dapat Penghormatan Istimewa

Mom's Life Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Terpopuler: Potret Felicya Angelista & Hito Caesar Pembaruan Janji Nikah

Romantis! 5 Potret Joanna Alexandra Dilamar Immanuel Christover saat Dinner

Kisah Awal Mula Lionel Abraham Jadi Model Cilik hingga Juarai Ajang Modeling di Korea

Daftar UMP 2026 di 38 Provinsi Indonesia & Sanksi Bila Upah di Bawah Standar Minimum

Darah Menstruasi Encer Apakah Tanda Hamil? Simak Faktanya

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK