parenting

Mengenal Eni Nuraini, Wanita Inspiratif Pelatih Lalu M Zohri

Maya Sofia Jumat, 12 Apr 2019 16:04 WIB
Mengenal Eni Nuraini, Wanita Inspiratif Pelatih Lalu M Zohri
Jakarta - Nama Lalu Muhammad Zohri mendadak viral setelah menjadi juara dunia pada Kejuaraan Dunia Atletik Junior 2018. Jika Bunda ingat, pemuda kelahiran 1 Juli 2000 ini berhasil mengalahkan dua pelari Amerika Serikat, Anthony Schwartz dan Eric Harrison.

Di balik kesuksesan Zohri tersebut ternyata ada sosok pelatih 'bertangan dingin', Eni Nuraini, lho. Perempuan berusia 72 tahun tersebut tercatat sebagai pelatih pelatnas atletik selama 13 tahun terakhir.

Nah, Bunda, tak hanya atlet didikannya saja yang mencetak prestasi. Baru-baru ini, Eni mendapat penghargaan sebagai pelatih terbaik di Asia oleh Asosiasi Atletik Asia. Penghargaan itu akan diberikan dalam gala dinner di Doha, Qatar.


Selain melatih Zohri, Eni juga mencetak atlet-atlet sukses lain, seperti Ahmad Sumarsono Sakeh dan Suryo Agung Wibowo. Meski saat ini berprofesi sebagai pelatih atletik, Eni justru mengawali kariernya sebagai atlet pelatnas renang tahun 1960-an.

Ketika itu, Eni berhasil menyumbang medali perak di nomor 4 x 100 gaya bebas dan perunggu di nomor 4x100 gaya ganti dalam ajang Asian Games 1962. Hebat ya, Bunda.

Bercita-cita menjadi pelatih renang, jalan Eni justru malah menjadi seorang pelatih atletik.

"Jadi yang nyuruh ikut penataran menjadi pelatih itu teman-teman atletik. Jadi pas didirikan sekolah atletik seperti Carolina (sprinter) itu bilang, 'Sudah kamu ikut penataran saja, tanggalnya ini ini.' Gitu katanya," ucap Eni dikutip dari detikcom.

Di sela-sela kesibukannya, Eni masih menyempatkan waktu bercengkerama dengan keluarga. Beberapa kali Eni mengunggah foto kebersamaan dengan cucu-cucunya di akun Instagram @enimartodihardjo.

[Gambas:Instagram]


Prestasi yang diraih oleh Eni dan atlet didikannya memang tidak bisa diraih dalam waktu singkat, Bunda. Butuh waktu dan kerja keras. Jika Bunda dan Ayah ingin anak bisa mencetak prestasi seperti Eni dan Zohri, ada tips nih dari psikolog anak, remaja, dan keluarga dari Tiga Generasi, Samanta Ananta.

Menurut Samanta, supaya berprestasi anak perlu dibina sejak balita, dimulai dari usia 3 tahun.

"Karena pada masa ini anak mulai mengembangkan keterampilan psikososialnya yaitu inisiatif, yang dapat merangsang bagaimana anak nantinya mengembangkan kemandirian dan kepercayaan diri," papar Samanta.

Lewat perilaku inisiatif yang muncul, anak bisa mulai mengembangkan sikap berani. Seorang anak yang memiliki prestasi gemilang, lanjut Samanta merupakan anak yang berani mengambil inisiatif dengan tampil percaya diri serta dengan tujuan yang positif.


"Selain itu, anak pun perlu dibekali dengan asupan nutrisi dan gizi yang sehat agar fisiknya kuat dan memiliki kekebalan tubuh yang baik," tambah ibu satu anak ini.

Apabila diperlukan, latihan rutin juga bisa dilakukan sejak dini agar anak terus mengasah kemampuan endurance dan keterampilan lainnya. Misalnya kegesitan dan kecepatan geraknya.

[Gambas:Video Haibunda]

(som/rdn)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi