HaiBunda

PARENTING

Kisah Bocah Telan Uang Koin & Bersarang di Dekat Jantung

Yuni Ayu Amida   |   HaiBunda

Minggu, 14 Apr 2019 18:02 WIB
Kisah Bocah Telan Uang Koin & Bersarang di Dekat Jantung /Foto: iStock
Jakarta - Nasib malang menimpa Noverius Gulo, bocah asal Desa Orahua Faondrato Kecamatan Bawolato, Kabupaten Nias, Sumatera Utara. Bocah empat tahun itu tidak sengaja menelan uang logam saat bermain.

Dikutip dari detikcom, insiden tersebut terjadi pada Rabu (10/4/2016) sekitar pukul 16.00. Hal ini diketahui saat kakak korban berteriak 'Pak, noitolo gefe akhigu' (Pak, adikku telah menelan uang). Tolonaso Gulo dan Nurunia Lafau, orang tua bocah itu pun kaget.


Warga setempat kemudian menyarankan Noverius untuk dibawa ke rumah sakit atau puskesmas. Hanya saja, kedua orang tuanya, yang hanya berprofesi sebagai petani dan tidak memiliki cukup uang, membuat mereka mengurungkan niat tersebut.


Namun, untungnya ada solusi, warga meminta bantuan pada pendamping lokal desa (PLD) Kecamatan Bawolato, Onlihu Ndraha. Onlihu pun menghubungi Dandim Nias Letkol Infantri Reymond Purba dan Kapolres Nias AKBP Deny Kurniawan. Hasilnya, Noverius difasilitasi untuk operasi di RSU Bhayangkara Medan.

"Saya yang membantu. Kita beda desa. Hanya karena kemarin sore mereka minta bantuan makanya saya dampingi dan fasilitasi," kata Onlihu.

Sampai saat ini, Noverius hanya bisa terdiam, tidak bisa makan ataupun minum sejak kejadian nahas tersebut. Kabar terakhir yang didapat dari Onlihu, kondisi Noverius sudah mulai lemah.

Selain itu, dari hasil pemeriksaan Rontgen RSUD Gusit, posisi kepingan logam tersebut cukup membahayakan karena tertahan dekat jantung. Apa yang dialami Noverius ini sangat berbahaya, Bun. Itu sebabnya saat anak bermain, perlu pendampingan orang tua.

Menurut psikolog anak dan remaja Ratih Zulhaqqi, jika tangan anak tak bisa diam, misalnya suka mengelupas bibir, menggigit jari, bahkan memasukkan benda ke mulut padahal sudah berusia lima tahun, ada hal yang mesti diperhatikan. Ini terkait mouthing behavior, yaitu memasukkan semuanya (benda) ke mulut.

"Kenapa sampai usia lima tahun anak masih suka gigit kuku misalnya? Pertama, proses mouthing behavior-nya enggak berjalan mulus, atau anak cemas tinggi dan dia cari kenyamanan," tutur Ratih.


Nah, untuk mengatasi hal ini, menurut Ratih, coba beri anak stress ball atau semacam mainan seperti squishy yang bisa diremas. Tujuannya untuk menyalurkan perasaan anak.

"Kita alihkan dan lakukan interaksi yang lebih nyata. Begitu juga kalau tangannya enggak bisa diam, coba kasih kertas yang bisa dia robek atau dia boleh bikin fingerprint di kertas misalnya," tambah Ratih.

(yun/muf)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Kisah Cinta Sheila Dara dan Vidi Aldiano, dari Pacaran hingga Menikah dan Maut Memisahkan

Mom's Life Annisa Karnesyia

8 Ciri Kepribadian Orang yang Beda Frekuensi, Ternyata Ini Alasan Mereka Sulit Nyambung

Mom's Life Annisa Karnesyia

Ciri Kepribadian Orang yang Suka Pakai Tipe Baju yang Sama Terus

Mom's Life Nadhifa Fitrina

11 Artis Hollywood yang Memilih Melahirkan di Rumah

Kehamilan Annisa Karnesyia

7 Ide Mainan Anak Dibawa saat Perjalanan Mudik Lebaran, Biar Enggak Rewel Bun

Parenting Kinan

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Studi Terbaru Temukan Manfaat Minum Kopi saat Hamil, Kurangi Risiko Atopi pada Bayi

7 Ide Mainan Anak Dibawa saat Perjalanan Mudik Lebaran, Biar Enggak Rewel Bun

Kisah Cinta Sheila Dara dan Vidi Aldiano, dari Pacaran hingga Menikah dan Maut Memisahkan

8 Ciri Kepribadian Orang yang Beda Frekuensi, Ternyata Ini Alasan Mereka Sulit Nyambung

11 Artis Hollywood yang Memilih Melahirkan di Rumah

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK