HaiBunda

PARENTING

Bunda, Waspada Penyebab Kanker Usus Seperti Diidap George Toisutta

Muhayati Faridatun   |   HaiBunda

Rabu, 12 Jun 2019 15:31 WIB
Ilustrasi gaya hidup tidak sehat penyebab kanker usus/ Foto: iStock
Jakarta - Bunda, apakah suami seorang perokok aktif? Waspada ya, karena dalam beberapa kasus, kanker usus seperti dialami George Toisutta bisa menyerang para perokok pasif.

Diketahui, pria yang pernah menjabat Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) tersebut meninggal dunia di usia 66 tahun, pada Rabu (12/6/2019), setelah berjuang melawan kanker usus.




Mengutip detikcom, dokter ahli pencernaan Prof.Ari Fahrial Syam menjelaskan, terdapat dua faktor risiko terbesar seseorang mengidap kanker usus. Ia pun memastikan, faktor tersebut juga ditemukan pada jenis kanker lain.

"Faktor risiko terjadinya kanker usus adalah gaya hidup dan genetik. Namun, gaya hidup adalah yang utama," ungkap dokter dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia-Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (FKUI-RSCM) ini.

"Faktor risiko gaya hidup yang telah teridentifikasi dan konsisten adalah pola makan tinggi daging merah, olahan, kurang sayur, dan minim (mengonsumsi) buah," jelas Ari.

Ilustrasi pola makan tidak sehat/ Foto: iStock
Ia menambahkan, gaya hidup tidak sehat memicu kanker usus bertahan hingga menyebabkan kematian. Bahkan, jumlah pasien kanker usus di usia muda terus meningkat, seiring tingginya kebiasaan merokok di Indonesia.

Menurut Ari, selain menerapkan pola makan sehat, kebiasaan merokok juga harus dihentikan. Bahayanya, dalam beberapa kasus, kanker usus justru menyerang para perokok pasif.

Nah, apakah Ayah seorang perokok aktif? Bunda harus waspada ya. Baiknya, Bunda mengingatkan agar Ayah menghentikan kebiasaan merokok, demi menjaga kesehatan keluarga.


Lantas, bisakah kanker usus dicegah? Melansir dari cancer.org, tidak ada cara pasti untuk mencegah kanker usus. Tapi, ada beberapa hal yang bisa Bunda lakukan untuk membantu menurunkan risiko terserang kanker usus.

Selain menghentikan kebiasaan merokok, beberapa hasil penelitian memaparkan, vitamin D yang bisa didapat dari paparan sinar matahari, makanan, atau bentuk tablet, bisa menurunkan risiko terkena kanker usus.

Tapi, karena paparan sinar matahari juga bisa memicu kanker kulit, banyak ahli yang tidak menyarankan cara ini sebagai pencegahan kanker usus. Sementara beberapa studi juga menyebutkan, meningkatkan konsumsi kalsium bisa mengurangi risiko kanker.

(muf/som)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Melahirkan Anak Keempat, Indah Istri Rigen Rakelna Ungkap Masih Sempat Menyusui saat Hamil

Menyusui Amrikh Palupi

9 Kalimat Diucapkan Orang yang Enggak Punya Empati dalam Percakapan Sehari-hari

Mom's Life Annisa Karnesyia & Firli Nabila

50 Nama Bayi yang Paling Populer Digunakan Orang Tua di Tahun 2026

Nama Bayi Annisya Asri Diarta

5 Kebiasaan yang Membuat Anak Merasa Benar-Benar Dekat dengan Orang Tua

Parenting Kinan

Amankah Buah Acai Berry untuk Ibu Hamil? Cek Manfaat, Efek Samping & Resep Mengolahnya

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Cara Mengenali Orang dengan IQ Tinggi dari Kebiasaannya yang Lebih Suka di Rumah

50 Nama Bayi yang Paling Populer Digunakan Orang Tua di Tahun 2026

Melahirkan Anak Keempat, Indah Istri Rigen Rakelna Ungkap Masih Sempat Menyusui saat Hamil

9 Kalimat Diucapkan Orang yang Enggak Punya Empati dalam Percakapan Sehari-hari

5 Kebiasaan yang Membuat Anak Merasa Benar-Benar Dekat dengan Orang Tua

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK