sign up SIGN UP search


parenting

Growing Pain, Nyeri Kaki di Malam Hari Saat Masa Pertumbuhan Anak

Melly Febrida Kamis, 04 Jul 2019 09:30 WIB
Saat anak sering mengeluh nyeri di kakinya pada malam hari, bisa jadi dia sedang mengalami growing pain. caption
Jakarta - Anak-anak mengalami pegal-pegal pada bagian kaki di malam hari usai lelah main ketika siang hari? Bisa jadi dia mengalami growing pain. Rasa sakit ini biasanya membuat kaki anak enggak nyaman, Bun.

Rasa sakit yang berkembang melibatkan sistem muskuloskeletal atau otot dan tulang. Biasanya, ini terjadi ketika anak-anak berusia antara 3 dan 5 atau 8 dan 12 tahun. Growing pain berhenti ketika masa pertumbuhan anak berhenti. Pada saat remaja, sebagian besar anak tidak lagi merasakan growing pain.

Steven Dowshen, MD, dokter spesialis endokrinologi anak di Wilmington, DE, mengatakan growing pain bukan penyakit sehingga mungkin si kecil tidak perlu dibawa ke dokter. Nah, saat terjadi growing pain, biasanya anak-anak akan mengalami rasa sakit di kaki


"Biasanya di bagian depan paha (bagian atas kaki), di betis (bagian belakang kaki di bawah lutut), atau di belakang lutut. Ini bisa membuat kedua kaki sakit," kata Dowshen.

Dia mengatakan growing pain sering terasa sebelum tidur. Kadang-kadang, jelang tidur anak tak merasa apa-apa tapi bisa jadi mereka terbangun tengah malam karena rasa sakit di kakinya. Meski begitu, growing pain akan hilang di pagi hari.

"Growing pain tidak menimbulkan rasa sakit di sekitar tulang atau persendian, hanya di otot. Untuk alasan ini, beberapa dokter meyakini mungkin anak-anak mengalami rasa sakit karena otot mereka sudah lelah," kata Dowshen mengutip Kidshealth.

Menurut Family Doctor, rasa sakit yang dialami anak-anak bervariasi. Terkadang, rasa sakit hanya muncul beberapa menit walaupun ada juga yang bertahan beberapa jam.

Selain itu, ada yang rasa sakitnya ringan sampai parah. Namun, tidak semua anak merasakan growing pain. Apabila anak-anak mengalaminya, rasa sakit itu bisa datang dan pergi.

ilustrasi growing pain, nyeri di kaki anakilustrasi growing pain, nyeri di kaki anak/ Foto: iStock
Untuk membantu anak merasa lebih baik, Bunda bisa melakukan beberapa langkah ini:

1. Pijat bagian yang sakit
2. Regangkan otot di daerah yang sakit
3. Letakkan bantalan pemanas di tempat kaki yang sakit.

Dowshen bilang, apabila anak mengalami demam, pincang saat berjalan, atau kaki terlihat merah atau bengkak, orang tua harus segera membawanya ke dokter. Bunda juga perlu tahu, growing pain seharusnya tidak membuat anak susah berlari, bermain, dan melakukan rutinitasnya.

"Minta anak memberi tahu Anda jika rasa sakit itu mengganggu di siang hari," kata Dowshen.



Sementara itu, menurut Dr.dr.Aman Bhakti Pulungan SpA(K) FAAP, ahli endokrinologi anak, kecepatan pertumbuhan anak konstan antara 4,5 hingga 7 cm tiap tahun. Kecepatan kian berkurang sebelum remaja.

"Masa bayi dan kanak-kanak adalah masa-masa penting terutama bagi anak perempuan. Hal ini karena begitu anak tersebut pubertas, pertumbuhannya melambat lagi bahkan lambat banget," kata Aman.

Bisa Bunda simak nih, tips mengatasi tangan keseleo dengan obat rumahan di video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]

(rdn/rdn)
Share yuk, Bun!

Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi
Pantau terus tumbuh kembang Si Kecil setiap bulannya hanya di Aplikasi HaiBunda!