parenting

Curahan Hati Mandala Shoji Terkait Anak Setelah Keluar Penjara

Ratih Wulan Pinandu Jumat, 16 Aug 2019 12:30 WIB
Curahan Hati Mandala Shoji Terkait Anak Setelah Keluar Penjara
Jakarta - Mandala Shoji boleh bernapas lega, setelah selesai menjalani hukuman penjara. Kini, Mandala Shoji hanya ingin menghabiskan waktunya bersama keluarga tercinta, Bun.

Mandala ingin membayar waktunya yang hilang bersama anak-anaknya. Mendekam di balik jeruji penjara selama enam bulan, membuat ayah empat anak ini belajar banyak hal. Salah satunya mendalami secara serius ilmu agama Islam.

Pada sang istri, Maridha Deanova Safriana, Mandala berpesan untuk menjaga anak-anak mereka.


"Aku bilang sama istri tolong jagain anak itu yang terpenting. Jangan sampai anak tahu saya di penjara, saya bilangnya ke anak, saya lagi pesantren belajar agama. Setiap anak ke sana datang bawa iqra, minta diajarin jadi kita belajar agama. Jadi kita benar-benar belajar agama dari akarnya," ungkap Mandala dikutip dari tayangan Brownis Trans TV.

Sambil menahan isak tangis, Mandala mengungkapkan jika selama di penjara ada hal sedih yang terus ditahannya. Terutama saat anak-anaknya datang dan bertanya, kapan bisa main bola bersama.

Curahan Hati Mandala Shoji Terkait Anak Setelah Keluar PenjaraCurhatan Mandala Shoji/ Foto: Zunita/detikcom

"Erdo, Arkan anak nomor dua selalu nanya, 'Ayah kapan kita main bola lagi yah,'. Saya enggak bakal nangis depan mereka saya cuma bisa senyum. Saya bilang, Ayah lagi belajar agama dahulu biar bisa ngajarin Erdo, Arka selama di dalam cuma bisa doain, bawa foto mereka. 'Ayah cuma berjuang untuk bisa bantu orang'," ungkap Mandala sambil terisak.

Sesampainya di rumah, tak banyak yang ingin dilakukan Mandala untuk merayakan kebebasannya. Dia hanya fokus untuk terus bersama anak dan istrinya.

Satu hal yang mereka kerjakan adalah mengajak anak-anaknya salat. Pada anak laki-lakinya, Erdogan dan Arkan, dia menegaskan kalau mereka harus jadi pejuang.

Belajar dari kasusnya kamarin, mantan presenter ini mengatakan jika berjuang tak harus melalui jalur politik, Bun. Baginya, yang terpenting para anaknya bisa membantu orang banyak dalam hidupnya.

"Belum buka socmed, saya ingin fokus sama keluarga. Ingin dekat dan memberi kesempatan untuk dekat lagi karena selama ini mereka kehilangan sosok ayah," kata Mandala.

Berbicara mengenai kasus hukum yang menimpa orang tua, seperti dialami Mandala memang harus pelan-pelan, Bun. Pada anak yang usianya sudah besar, biasanya mereka akan bertanya-tanya tentang kondisi orang tuanya yang sesungguhnya.

Melansir Psychology Today, anak-anak biasanya akan menunjukkan respons emosional ketika orang tua masuk penjara. Di antaranya akan muncul rasa sedih, ketakutan, dan rasa bersalah sebagai reaksi hukuman yang menimpa orang tua.

Robert T. Muller, Ph.D. seorang penulis dan peneliti tentang trauma menyebutkan, reaksi emosional bisa menjadi masalah prilaku membahayakan, Bun. Seperti misalnya anak-anak mudah marah, yang menyebabkan mereka gagal bersosialisasi di sekolah.

"Bahkan, beberapa di antaranya dapat mengakibatkan depresi dan kecemasan. Berakhir dengan kesulitan menghadapi masalah akademik dan sosial," ujarnya.

Untuk mencegah hal itu terjadi, Muller menyarankan agar orang tua menjelaskan kejadian yang sesungguhnya dengan bahasa sederhana. Sehingga mudah mereka mengerti masalah hukum yang menimpa ayahnya.

Tekankan pula bahwa bukan mereka satu-satunya, yang mengalami kejadian seperti itu. Mengajak anak-anak mengunjungi orang tua ke penjara dapat mengurangi tekanan dan mengembalikan harga diri mereka.

Semoga membantu ya, Bun!

Simak juga cara Shahnaz Haque mendidik tiga anak gadisnya yuk, Bun!

[Gambas:Video Haibunda]

(rap/som)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi