HaiBunda

PARENTING

Pengorbanan Siti Nurhaliza Tinggalkan Anak demi Bisnis

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Minggu, 25 Aug 2019 11:47 WIB
Pengorbanan Siti Nurhaliza Tinggalkan Anak demi Bisnis/ Foto: Anggi Mayasari / Wolipop
Jakarta - Siti Nurhaliza kini punya kesibukan baru, Bun. Penyanyi asal Malaysia ini sedang menggeluti peran baru di dunia bisnis kecantikan.

Terjun ke bisnis merupakan impian dari pelantun Cindai ini. Namun, karena pekerjaan, Siti terpaksa meninggalkan sang buah hati di Malaysia.

"Anaknya tinggal di Kuala Lumpur, memang berat hati, ibu mana yang tidak kangen sama anaknya, tapi saya pikir ini adalah tanggung jawab saya agar bisnis lancar dan sukses," kata Siti, dikutip dari InsertLive.


Demi merintis karier baru, Siti mengakui harus berani berkorban. Menjadi ibu dan wanita sukses adalah impian Siti sejak dulu.

"Menurut saya, wanita itu harus mampu memberikan yang terbaik untuk diri sendiri, keluarga, dan negara," ujar Siti.

Namun, wanita 40 tahun ini tidak menampik jika sering rindu putrinya saat bekerja. Ia pun mengobatinya dengan melakukan panggilan video dan mengatur jadwal untuk berkumpul bersama keluarga.

"Sering Facetime karena itu dapat mengobati kerinduan saya. Ya, inilah pengorbanan yang perlu saya lalui dalam mengejar impian saya," tutur Siti.

Seorang ibu yang memutuskan bekerja seperti Siti Nurhaliza pasti punya alasan masing-masing ya, Bun. Mereka juga sudah harus siap dengan segala konsekuensi.

Siti Nurhaliza dan putrinya/ Foto: instagram

Enggak jarang ibu bekerja merasa bersalah meninggalkan anak-anaknya di rumah. Kata psikolog klinis dari Tiga Generasi @ Brawijaya Clinic, Sri Juwita Kusumawardhani, M.Psi, itu semua wajar kok.

"Muncul perasaan bersalah merupakan hal yang lumrah. Meninggalkan anak untuk bekerja memang bukan hal yang mudah," kata wanita yang akrab disapa Wita ini, dilansir detikcom.

Wita menyarankan, ibu yang bekerja bisa fokus dalam perannya masing-masing. Bila di kantor fokus bekerja, di rumah fokus menikmati kebersamaan dengan keluarga.

Menurutnya, salah satu cara fokus bisa dengan mematikan notifikasi email atau telepon dari orang kantor saat di rumah. Bila sulit, keputusan bekerja harus dipertimbangakan matang-matang lagi.

Terapis pernikahan dan keluarga, Jane Greer, Ph.D mengatakan, setiap wanita harus menemukan caranya sendiri untuk menyeimbangkan karier dan keluarga. Tapi, ibu bekerja harus ingat, kita tidak bisa menghabiskan waktu sepanjang hari dengan anak-anak.

"Paling penting adalah kualitas waktu bersama anak, bukan kuantitas," tegas Greer, melansir dari Psychology Today.

Banyak cara bisa Bunda lakukan untuk menghabiskan waktu berkualitas dengan anak, salah satunya memasak bersama. Selengkapnya, simak yuk tayangan video berikut:

(ank/muf)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

11 Kalimat yang Biasa Diucapkan Orang Santun, Sudah Jarang Digunakan Gen Z

Mom's Life Nadhifa Fitrina

Ciri Kepribadian Orang Berdasarkan Bulan Lahir, Bukan Sekadar Kebetulan

Mom's Life Nadhifa Fitrina

Momen Ameena Anak Aurel Hermansyah Setor Hafalan Surah ke Sang Ayah, Dapat Kartu Poin Senilai Rp100 Ribu

Parenting Nadhifa Fitrina

15 Tanaman Hidroponik di Rumah yang Mudah Dirawat, Panen Sayur Segar!

Mom's Life Arina Yulistara

Mengenal Spekulum, Alat Medis untuk Pemeriksaan Organ Reproduksi yang Mirip Cocor Bebek

Kehamilan Melly Febrida

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

11 Kalimat yang Biasa Diucapkan Orang Santun, Sudah Jarang Digunakan Gen Z

Momen Ameena Anak Aurel Hermansyah Setor Hafalan Surah ke Sang Ayah, Dapat Kartu Poin Senilai Rp100 Ribu

15 Tanaman Hidroponik di Rumah yang Mudah Dirawat, Panen Sayur Segar!

Perkembangan Bayi 1-3 Bulan, Apa yang Perlu Diperhatikan Orang Tua?

Mengenal Spekulum, Alat Medis untuk Pemeriksaan Organ Reproduksi yang Mirip Cocor Bebek

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK