parenting

Gila! Ibu Tonjok Bayi Usia Sebulan agar Bisa Pergi Kencan

Zika Zakiya Jumat, 18 Oct 2019 11:01 WIB
Gila! Ibu Tonjok Bayi Usia Sebulan agar Bisa Pergi Kencan
Jakarta - Sebuah kisah miris terjadi pada bayi usia sebulan, Bun! Bayi imut bernama Mykyta dari kota Rivne, di area barat Ukraina, ditemukan dengan mata lebam dan darah kering menempel di bagian hidung.

Menurut laporan yang dilansir The Daily Mail, bayi ini ditinggalkan oleh sang bunda yang berusia 19 tahun sejak Selasa (15/10). Kepergian si ibu diakui untuk pergi berkencan dengan seorang pria.

Sang ibu, yang namanya tidak dirilis oleh kepolisian setempat, pergi selama sehari penuh. Seorang tetangga yang mengetahui bahwa Mykyta ditinggal sendiri di dalam rumah, mulai khawatir dan memutuskan memanggil tetangga lain untuk melihat kondisi si bayi.


"Ketika kami masuk ke ruangan, kami melihat Mykyta di dalam boks bayi. Mata kanannya hitam, hidungnnya tersumbat darah beku, dan dia nyaris tidak bernapas," demikian kesaksian tetangga bernama Tetiana Prymak pada Kamis (17/10/2019).

Mykyta, bayi dipukuli di UkrainaMykyta, bayi dipukuli di Ukraina/ Foto: The Daily Mail

Para tetangga kemudian berinisiatif mengganti baju Mykyta dan melihat lebam biru di sekujur tubuhnya. Saking mirisnya kondisi bayi ini, salah satu tetangga wanita sampai pingsan.

Para tetangga di hostel sosial tempat Mykyta tinggal kemudian memanggil polisi dan ambulans. Dikatakan Mykhailo Kulik selaku Kepala ICU RS Anak Region Rivne, Mykyta dalam kondisi di ujung tanduk.

"Kami perkirakan tulang tengkoraknya retak, tapi belum bisa kami pastikan karena kondisinya," ujar Kulik.

Ibu pemukul bayi Mykyta dinterogasiIbu pemukul bayi Mykyta dinterogasi/ Foto: The Daily Mail

"Saya belum pernah melihat seorang bayi dalam kondisi seburuk ini. Saya rasa ibunya tidak pernah mengganti baju atau pun menggunakan popok. Kulitnya dalam kondisi yang sangat buruk sekali," tambahnya.

Saat sang Bunda datang menjenguk, ia langsung dibawa ke kantor polisi untuk diinterogasi. Menurut juru bicara kepolisian, Anton Kruk, sang bunda mengaku stres.

"Si ibu mengatakan bahwa dia stres mendengar tangisan konstan si bayi. Dia meninggalkan si bayi sendiri di rumah dan pergi berkencan," kata Kruk.

Depresi pasca-melahirkan

Stres yang dialami ibu dari Mykyta bisa berhubungan dengan Depresi Pasca-melahirkan (postpartum). Dikutip dari Medical News Today, depresi postpartum bisa dipengaruhi banyak faktor.


Namun, penyebab pastinya masih belum diketahui. Biasanya disebabkan peristiwa emosional, stres, perubahan biologis yang memicu ketidakseimbangan bahan kimia otak, atau keduanya.

Faktor penyebab lain depresi pasca-melahirkan adalah kekhawatiran perubahan fisik dan takut akan tanggung jawab sebagai orangtua. Bisa juga karena kesulitan finansial dan tidak adanya dukungan keluarga. Ibunda Mykyta sendiri adalah seorang perempuan berusia belia dengan pasangan berusia 27 tahun yang menolak bertanggung jawab atas si bayi.

"Penyebab lain bisa karena memiliki sejarah terkait masalah kesehatan mental. Konsekuensi kesehatan yang dihadapi akibat persalinan, termasuk inkontinansia urine, anemia, perubahan tekanan darah, dan perubahan metabolisme," demikian penjelasan dari artikel tersebut.


Untungnya pihak tetangga cepat memberi respons dan memberi pertolongan pada si bayi. Semoga kejadian seperti ini tidak terulang lagi ya, Bun.

Bunda yang membaca artikel ini dan merasakan ciri yang sama mengenai depresi pasca-melahirkan, tenangkan diri, Bun. Mohon diingat jika Bunda tidak sendiri. Selebriti macam Zee Zee Shahab pun pernah mengalaminya. Simak langsung cerita Zee Zee Shahab mengenai kondisi tersebut di video berikut, Bun.

[Gambas:Video Haibunda]

(ziz/rdn)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi