sign up SIGN UP search

parenting

Tangis Kartika Putri Lihat Anak Harus Masuk Inkubator 48 Jam

Yuni Ayu Amida Minggu, 27 Oct 2019 18:33 WIB
Alami bilirubin tinggi, bayi Kartika Putri yang baru lahir harus masuk rumah sakit dan dirawat di inkubator. caption
Jakarta - Pasangan selebriti Kartika Putri dan Habib Usman sedang ditimpa musibah. Putri mereka yang baru lahir 18 Oktober 2019, masuk rumah sakit, Bun.

Melansir detikcom, bayi bernama Khalisa Aghnia Bahira itu harus menjalani opname di RS Brawijaya, Jakarta Selatan karena sakit kuning. Bayi mungil itu pun harus menjalani inkubasi paling tidak 48 jam.

"Dari kemarin menguning, terakhir kami bawa ke rumah sakit, kami periksa ke dokter, langsung periksa darah," ujar Habib Usman.

Melihat hal ini, Kartika Putri sampai menangis tak tega. Terutama saat buah hatinya harus diambil darah, ia tak berani melihat. Namun sekarang, Kartika sudah lebih tenang.

"Panik sampai menangis karena enggak tega melihatnya dan pas diambil darahnya juga enggak berani melihat," jelas Habib Usman.

[Gambas:Instagram]

Sebelumnya, lewat akun Instagram pribadinya, Kartika Putri mengunggah sebuah foto dan memohon doa untuk kesembuhan sang putri.

"Mohon doa nya ya buat kesehatan @khalisaworld biar cepet sehat dan pulang kerumah dan pelukan sm aku all the time lagi, sedih liatnya gelisah dan ga nyaman," tulisnya.

Sakit kuning memang sering terjadi pada bayi baru lahir, Bunda. Tandanya yakni kulit bayi menguning bahkan bagian putih matanya bisa ikut menguning. Ini artinya terlalu banyak bilirubin dalam darah bayi.

Mengutip Health Line, pada ibu hamil, tubuh akan mengeluarkan bilirubin dari bayi melalui plasenta. Tetapi setelah lahir, tubuh bayi harus menyingkirkan bilirubinnya sendiri.

Pada kebanyakan kasus, bayi yang kena penyakit kuning karena organ mereka belum bisa membuang kelebihan bilirubin dengan baik. Sementara dalam kasus yang jarang terjadi, penyakit kuning juga dapat disebabkan hal-hal lain seperti infeksi, masalah dengan sistem pencernaan bayi, atau masalah dengan golongan darah ibu dan bayi yakni ketidakcocokan Rh.

Menurut ahli gastroenterologi anak, Naim Alkhouri, MD, penyakit kuning pada bayi baru lahir, penyakit kuning neonatal, sering terjadi dan mungkin tidak memerlukan perawatan. Namun, jika dirasa parah tentu harus segera dilakukan tindakan.

"Penyakit kuning neonatal bisa menjadi temuan umum dalam dua minggu pertama kehidupan. Sebagian kasus dapat diselesaikan secara spontan. Namun, ada juga beberapa kasus yang memerlukan perawatan," katanya, dilansir Cleveland Clinic.

Simak juga cerita Habib Usman yang memohon pada Kartika Putri agar mau melahirkan di RS!

[Gambas:Video Haibunda]


(yun/rap)
Share yuk, Bun!

Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi
Pantau terus tumbuh kembang Si Kecil setiap bulannya hanya di Aplikasi HaiBunda!