HaiBunda

PARENTING

Mengenal Lauren Simons, Si Jenius yang Lulus Kuliah di Usia 9 Tahun

Siti Hafadzoh   |   HaiBunda

Jumat, 15 Nov 2019 16:40 WIB
Laurent Simons/ Foto: CNN.com
Jakarta - Seorang anak berbakat dari Belgia sedang dalam proses mendapat gelar sarjana di usia 9 tahun. Laurent Simons belajar teknik listrik di Eindhoven University of Technology (TUE), jurusan yang sulit bahkan untuk usia sarjana pada umumnya.

Simons akan menyelesaikan kuliahnya di Desember ini. Ia kemudian berencana untuk meneruskan ke program PhD di bidang teknik listrik dan juga belajar untuk mendapat gelar kedokteran.

Orang tua Simons, Lydia dan Alexander mengatakan bahwa guru Simons menyadari ada sesuatu yang sangat spesial pada diri anak mereka. Guru Simons telah memberinya tes untuk mengetahui sejauh mana bakat anak itu.


"Mereka mengatakan, ia seperti spons," kata Alexander dikutip dari CNN.

Simons berasal dari keluarga dengan latar belakang dokter. Tapi, sejauh ini Lydia dan Alexander belum menemukan alasan kenapa anaknya ajaib karena bisa belajar dengan cepat. Meski begitu, Lydia punya teorinya sendiri.

"Aku makan banyak ikan selama hamil," candanya.

TUE mengizinkan Simons untuk menyelesaikan studinya lebih cepat dibanding mahasiswa lain. Direktur pendidikan sarjana TUE di jurusan teknik listrik, Sjoerd Hulshof mengatakan bahwa ini Simons termasuk pelajar yang spesial. Jadi, mereka memberi kesempatan untuk Simons menyelesaikan studi lebih cepat.

"Simons adalah mahasiswa paling cepat yang pernah kami miliki. Tidak hanya sangat pintar. Tapi, juga Simons adalah anak yang sangat simpatik," kata Hulshof.

Simons mengatakan bahwa pelajaran yang paling ia sukai adalah teknik listrik. Anak usia 9 tahun ini juga mempelajari sedikit tentang ilmu kedokteran.

Kemampuan Simons menyerap pelajaran dengan cepat menarik perhatian beberapa universitas bergengsi di seluruh dunia. Namun, keluarga Simons tidak mau menyebutkan universitas mana yang mereka pertimbangkan untuk studi lanjutan Simons.

"Penyerapan informasi bukanlah masalah bagi Simons. Saya pikir, fokusnya akan pada penelitian dan menerapkan pengetahuan untuk menemukan hal-hal baru," kata ayahnya.

Tidak seperti anak-anak seusianya, Simons sudah tahu apa yang ia ingin lakukan dalam hidupnya. Simons ingin mengembangkan teknologi organ tubuh buatan.

Ilustrasi anak belajar/ Foto: iStock

Ketika Simons bisa belajar lebih cepat dibanding orang-orang pada umumnya, orang tua Simons mengingatkan ia untuk tidak terlalu serius. Mereka membiarkan Simons menikmati hidupnya.

"Kami tidak ingin dia menjadi terlalu serius. Dia bisa melakukan apa pun yang disukai. Kita perlu menemukan keseimbangan antara menjadi anak-anak dan bakatnya," jelas sang ayah.

Simons mengatakan ia suka menghabiskan waktu dengan anjingnya dan bermain ponsel. Sama seperti sebagian besar anak-anak.

Sebelum meneruskan studinya, Simons berencana liburan ke Jepang. Tentu ini adalah istirahat dan hadiah yang layak untuk kerja keras Simons selama menempuh pendidikan ya, Bun.

Simons bisa menyelesaikan kuliahnya dengan cepat selain karena ia mampu menyerap informasi dengan cepat, mungkin ia juga fokus dalam belajar. Mendorong anak untuk fokus belajar memang agak sulit.

Ketika anak tidak fokus belajar, Bunda perlu melihat faktor-faktor penyebabnya nih. Bisa jadi anak tidak fokus belajar karena faktor dalam diri atau faktor lingkungannya.

"Kadang, anak susah fokus karena ada sesuatu yang mengganggunya saat itu. Misalnya teman yang berkelahi atau terlalu semangat ketika di pesta ulang tahun teman. Selain itu, lapar juga bisa bikin anak susah fokus, kemudian kurang tidur," kata pakar edukasi Bob Cunningham, EdM dikutip dari Understood.

Nah, Bunda bisa kok berupaya untuk meningkatkan fokus anak. Tapi, sebelumnya Bunda perlu melakukan observasi dulu ya, apa masalah yang dimiliki anak.

"Cara melatih konsentrasi anak usia 6 tahun misalnya, orang tua bisa menemukan cara menyenangkan dan sederhana untuk membuat mereka lebih fokus, mencari kesulitan anak yang bikin susah fokus, berbagi dengan guru agar orang tua bisa menerapkan beberapa tips," jelas Cunningham.

Kalau anak bisa fokus belajar dan menyerap informasi dengan cepat seperti Simons yang lulus kuliah di usia 9 tahun, tentu hal yang keren ya.

Bunda, lihat tips agar anak semangat belajar di rumah di video ini yuk.

(sih/rap)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Suami Maissy Akhirnya Muncul, Ungkap Sudah Pisah Tempat Tinggal

Mom's Life Amira Salsabila

Babymoon Tiba-tiba Jadi Tren di Korea Selatan, Ini Alasan di Baliknya

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

Cerita Remaja yang Hanya Bisa Makan Makanan Serba Kuning dan Kering

Parenting Kinan

Momen BCL Masak Rendang 7 Kg Jelang Lebaran, Habiskan Waktu hingga 6 Jam

Mom's Life Annisa Karnesyia

Resep Bomdong Bibimbap, Makanan Viral Baru yang Geser Popularitas Dubai Chewy Cookie

Mom's Life Amira Salsabila

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Resep Bomdong Bibimbap, Makanan Viral Baru yang Geser Popularitas Dubai Chewy Cookie

Cerita Remaja yang Hanya Bisa Makan Makanan Serba Kuning dan Kering

Babymoon Tiba-tiba Jadi Tren di Korea Selatan, Ini Alasan di Baliknya

Ketahuan Tak Salat Jumat, Pria Muslim di Negara Ini Terancam Penjara 2 Tahun

Bahaya Wabah Campak untuk Anak-anak, Ketahui Penyebab hingga Cara Cegah Penularannya

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK