sign up SIGN UP search


parenting

Benarkah Susu Kedelai Bisa Kacaukan Hormon Reproduksi Anak Laki-laki?

Dwi Indah Nurcahyani Jumat, 27 Dec 2019 16:21 WIB
Banyak yang takut memberi susu kedelai pada anak laki-laki, karena dikhawatirkan akan kacaukan hormon reproduksinya. Ada kandungan kedelai yang harus dihindari. caption
Jakarta - Sebagian bayi mengalami alergi susu sapi. Itu sebabnya, beberapa orang tua memilih memberikan susu soya atau susu kedelai pada bayi mereka.

Tapi ternyata solusi ini tak bisa dirasakan semua Bunda lho. Sebab, beredar kabar kalau susu kedelai tidak bisa diberikan pada bayi laki-laki. Kandungan di dalam kedelai disebut-sebut dapat mengacaukan kondisi hormonal bayi laki-laki.


Ya, susu kedelai diketahui mengandung fitoestrogen yakni bahan kimia nabati yang meniru estrogen. Menurut penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Endocrinology and Metabolism, bayi yang diberi susu formula kedelai akan mengalami perubahan reproduksi, dibandingkan mereka yang minum susu formula sapi.


American Heart Association merekomendasikan susu sapi baru diberikan pada anak di atas satu tahun. Dimana susu ini menjadi pilihan terbaik untuk mendukung pertumbuhan anak-anak. Namun, ada pengecualian karena susu ini tidak direkomendasikan pada anak-anak yang memiliki alergi dan dapat menjadikan non susu sapi sebagai penggantinya.

"Untuk ibu baru dan ibu hamil yang memutuskan untuk memberikan makan pada bayi, sangatlah direkomendasikan memberikan ASI pada bayinya. Sementara bagi ibu yang lebih suka memberikan susu formula, American Academy of Pediatrics tidak merekomendasikan susu formula kedelai khususnya untuk bayi prematur. Terkecuali, ada indikasi bayi dengan kelainan bawaan yang membuat mereka tidak dapat mencerna susu sapi dengan baik," ujar Virginia A. Stallings, MD, Direktur CHOP di Children Hospital of Philadelphia, seperti dikutip dari laman Sciencedaily.

Benarkah Susu Kedelai Bisa Kacaukan Hormon Reproduksi Anak Laki-laki?Bahaya susu kedelai pada anak laki-laki/Foto: Istimewa

Mengenai pemberian susu kedelai pada anak laki-laki, keberadaan phytochemical yang mirip estrogen dalam kedelai membuat susu kedelai ini banyak diragukan orang-orang untuk diberikan pada bayi laki-laki.

Dalam sebuah studi yang diterbitkan Food Additives & Contaminants: Part A, peneliti memeriksa xenoestrogen yang diproses secara komersial dan dikemas. Produk-produk ini pun dites mengandung semua bahan dasar kedelai, dan bertanggung jawab atas aktivitas estrogeniknya yang tinggi.

Kandungan di dalam kedelai biasanya membuat seluruh makanan bersifat sangat estrogenik. Efeknya dapat mendatangkan efek merugikan pada anak-anak dan pria.

Tetapi, menurut meta analisis dari penelitian kedelai yang diterbitkan British Journal of Pharmacology, fitoestrogen makanan menawarkan berbagai manfaat kesehatan. Jadi sebenarnya, kedelai masih sangat aman kalau digunakan dalam batas aman untuk semua orang. Kecuali untuk mereka yang memiliki alergi, Bun.

Susu kedelai untuk anak laki-laki pun sebenarnya bukanlah pilihan yang buruk. Terutama bagi mereka yang intoleransi laktosa. Tapi ingat, jangan berlebihan memberi susu kedelai pada si kecil agar tidak menimbulkan efek buruk yang mengkhawatirkan.


Catat ya! Jika memang susu kedelai menjadi pilihan, Bunda hanya perlu membatasi dengan memberikannya satu atau dua cangkir per hari saja.

Bunda, ternyata susu kedelai bisa disajikan untuk sop lho. Simak cara membuatnya dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]

(rap/rap)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi