parenting

Saat Bunda Sakit, Ini 5 Cara Tetap Bisa Mengurus Anak

Melly Febrida Senin, 13 Jan 2020 14:06 WIB
Saat Bunda Sakit, Ini 5 Cara Tetap Bisa Mengurus Anak Ilustrasi ibu sakit tetap mengurus anak/ Foto: iStock
Jakarta - Cuaca sedang enggak bersahabat nih, Bunda. Jangan lupa perhatikan kesehatan ya. Kalau Bunda sampai demam atau terkena batuk pilek berat, tugas mengasuh anak jadi terasa semakin menantang. Mau istirahat susah karena anak-anak biasanya tetap nempel ke Bunda.

Kelihatannya mustahil bisa mengasuh anak saat badan enggak fit. Tapi, nyatanya tak sedikit bunda yang berhasil menjaga dan mengurus anak-anaknya. Apa rahasianya ya?


Ternyata sederhana saja triknya. Berikut ini beberapa ahli yang berbagi tips mengasuh anak meski Bunda sedang sakit, mengutip She Knows.


1. Kreatif

Saat sakit, rasanya enggak punya energi buat mandi, apalagi bermain bareng anak-anak. Bunda bisa menggunakan mainan, buku, dan kerajinan tangan agar anak tidak rewel. Lisa Alemi dari Move Mama Move mengatakan, Bunda bisa menyiapkan 'keranjang kegiatan khusus' yang dimanfaatkan saat hari-hari Bunda sakit.

Dari isi keranjang itu, kata Alemi, banyak kegiatan yang mudah untuk diselesaikan anak-anak sendiri saat Bunda beristirahat.

"Keranjang itu berisi perlengkapan untuk kegiatan yang biasanya tidak bisa kita lakukan bersama. Jadi, ada beberapa hal baru dan membuat anak gembira," kata Alemi.

Kalau mau permainannya lebih menyenangkan, kata life coach Lesley Benson, buatlah ruang keluarga atau ruang tamu jadi tempat berkemah. Ambil semua barang seperti bantal, selimut, permadani atau karpet, lalu mintalah anak-anak membangun tenda impian.

"Sungguh menakjubkan berapa lama mereka bisa bertahan," kata Benson menambahkan.

Ilustrasi ibu sakit tetap mengurus anakIlustrasi ibu sakit tetap mengurus anak/ Foto: iStock

Bunda juga bisa meminta bantuan dengan mengajak anak bermain dokter-dokteran. Michelle Harris, pendiri Parenting Pathfinders bilang, anak-anak bisa membawakan air minum, mengecek suhu tubuh, atau mengambil kompres.

"Ini tidak hanya akan membuat mereka tetap terlibat, tetapi juga akan membantu membangun empati," katanya.

Ini juga memberi Bunda kesempatan untuk berbicara secara terbuka dengan anak-anak, serta mengingatkan anak-anak bahwa orang dewasa pun butuh bantuan.

"Jujurlah tentang kondisi Anda, bukannya berpura-pura bahwa semuanya baik-baik saja," kata Harris.

2. Larangan menonton TV tak berlaku

Bunda perlu istirahat, saatnya menyalakan televisi. Memang, beberapa penelitian menunjukkan, waktu menonton di depan layar yang berlebihan dapat menyebabkan keterlambatan perkembangan dan masalah perhatian. Tetapi, dua episode kartun kesukaan anak-anak tidak akan selamanya menghancurkan mereka.

"Ketika saya terserang flu dan saya harus merawat bayi dan balita, saya akan jadi orang pertama yang mengakui bahwa saya sama sekali tidak memiliki batasan pada penggunaan waktu di depan layar," kata Shannon Serpette, yang merupakan pemimpin redaksi Mom Loves Best.

3. Pilihan makan

Bunda mungkin tidak selera makan, tapi anak-anak tak mungkin melewatkan makan. Rachel Ferruci dari Tools2Tiaras mengatakan, banyak ibu yang memesan makan atau mendapatkan bahan makanan melalui jasa pengiriman.

Bisa juga kalau Bunda memiliki keluarga dan teman di dekat rumah, minta tolong mereka datang membawa makanan buatan sendiri. Bahkan lebih baik jika mereka tinggal dan bermain dengan anak-anak sebentar.

4. Minta bantuan

Sakit bisa sangat sulit jika Bunda jauh dari keluarga. Tapi teknologi dapat membantu. "Saya meminta anggota keluarga saya untuk ke rumah dan bersama kami sepanjang hari, karena itu membantu mengurangi (anak saya) bosan," kata Liz Jeneault dari Faveable.

Penulis dan produser televisi asal Kanada, Laurie Ulster juga mengingatkan, orangtua bukanlah superhero dan tetap butuh bantuan. Terlebih saat sedang sakit.

"Anda butuh bantuan saat sedang sakit, anak-anak Anda juga butuh bantuan," tegas Ulster.

5. Tenangkan diri

Di atas segalanya, 'jaga dirimu', kata blogger lifestyle Holly Chubb dari Busy Being Blessed. Selebihnya, minum banyak cairan, mandi air panas, dan makan untuk mengisi perut meski sedikit-sedikit. Luangkan waktu untuk merawat kesehatan Bunda untuk mengajari anak-anak tentang perawatan diri dan memberi mereka contoh bagaimana bertindak ketika mereka dewasa.

Disarankan, agar Bunda tetap sehat dengan segudang kesibukan, salah satu hal yang bisa dilakukan adalah berusaha untuk rutin berolahraga. Tapi bukan sekadar pekerjaan rumah tangga ya, Bunda.

Michael Triangto, Sp.KO, mengatakan, kegiatan domestik tersebut tidak bisa digolongkan dalam olahraga atau exercise. Menurut penjelasannya, olahraga harus mempunyai aturan terlebih dahulu.

"Contohnya adalah jalan cepat, itu masih masuk aktivitas fisik, karena tidak ada aturan, cuma jalan saja. Tapi kalau jalannya dibuat seminggu 3 kali waktunya 30 menit. Nah, itu bisa menjadi awal kita melakukan resolusi," ujar dr Michael, dikutip detikcom.


Bunda, simak juga penjelasan dokter tentang diet tanpa garam, dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]

(muf/muf)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi