HaiBunda

PARENTING

Cara Mengatasi Anak 18 Bulan Susah Makan Buah

Yuni Ayu Amida   |   HaiBunda

Sabtu, 15 Feb 2020 11:01 WIB
Ilustrasi bayi 18 bulan makan buah/ Foto: iStock
Jakarta - Buah adalah makanan yang kaya vitamin dan baik untuk dikonsumsi anak-anak. Namun, tidak semua anak bisa menyukai buah, termasuk anak usia 18 bulan. Bagaimana cara mengatasinya ya?

Dikatakan ahli gizi dari University of Sydney, Leona Victoria Djajadi, MND, anak usia 18 bulan sudah boleh makan makanan orang normal dan minum susu sapi. Namun, saat memberikan makanan tersebut, pastikan tekstur, warna, dan rasa makanan bervariasi. Hal ini karena anak juga bisa bosan jika diberikan makanan yang sama setiap waktunya.


Selain itu, agar anak mau makan, Leona menyarankan untuk ajarkan anak mandiri. Mungkin dengan memegang atau menyuap sendiri.


"Kasih dia pegang sendok juga, jadi sambil disuapi dia bisa berupaya suap diri sendiri juga," kata Leona, dikutip dari detikcom.

Hal ini juga bisa diterapkan untuk sayur dan buah lho. Jadi agar anak mau makan buah, Bunda bisa coba membiarkannya memegang dan memakannya sendiri.

"Buat makanan sebagai finger foods seperti sayur potong rebus," tutur Leona.

Selain itu, berikut cara mengatasi anak 18 bulan yang susah makan buah, dilansir berbagai sumber:

1. Sajikan buah dalam bentuk kreatif

Cara Mengatasi Anak 18 Bulan Susah Makan Buah/ Foto: Foodbites


Anak usia 18 bulan biasanya tertarik dengan sesuatu yang berbentuk unik, Bunda. Jadi, cobalah sajikan buah dalam potongan menarik, misalnya potong buah dengan cetakan berbentuk bintang. Atau susun varian buah beraneka warna dengan bentuk lucu. Intinya adalah membuat sajian buah menarik di mata anak.

2. Sisipkan buah dalam makanan pokok

Menyisipkan buah dalam makanan pokok juga bisa jadi cara untuk membiasakan anak suka makan buah. Misalnya dengan menambahkan buah dalam oatmeal pada sarapan anak, atau tambahkan buah ketika Bunda membuat pancake.

3. Beri contoh

Bayi 18 bulan sudah bisa mencontoh. Jadi, anak akan mencoba makan buah jika mereka melihat Bunda juga memakannya. Karena ketika kita memilih untuk mengonsumsi makanan yang baik untuk tubuh, artinya kita juga mengajari anak tentang makanan sehat.

Selain itu, letakkan buah di tempat yang mudah dijangkau anak. Dan jadikan buah sebagai snack harian.

4. Sabar dan jangan memaksa

Memaksa anak untuk mengonsumsi buah hanya akan membuatnya semakin tidak menyukai buah. Daripada memaksa, sebaiknya Bunda beri kesempatan pada anak untuk menentukan sendiri buah apa yang sekiranya mau dia konsumsi. Selain itu, untuk terbiasa makan buah juga butuh waktu, jadi Bunda harus sabar dan pelan-pelan dalam mengajarkan anak.

5. Coba dan coba lagi

Kebanyakan anak membutuhkan waktu 8 sampai 10 kali untuk diperkenalkan dengan makanan sebelum mereka mencobanya. Jadi, jangan menyerah untuk memberikan anak sayur maupun buah.

Mengenalkan banyak variasi buah pada anak, terutama dari mereka kecil adalah kuncinya. Semakin cepat kita memulai, peluang berhasil semakin besar.


Simak juga ragam buah yang baik untuk pengidap maag.




(yun/muf)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Momen Adiba Khanza dan Egy Maulana Akhirnya Perlihatkan Wajah Anak, Intip Potretnya

Parenting Amira Salsabila

5 Publik Figur yang Baru Jadi Ayah, Family Man Banget

Parenting Angella Delvie & Fauzan Julian Kurnia

Niat Puasa Asyura & Tasua Lengkap dengan Waktu Beserta Tata Caranya

Mom's Life Amira Salsabila

Jelang Pembagian Rapor, Ini Lho Contoh Pertanyaan yang Bisa Ditanyakan ke Guru

Parenting Tim HaiBunda

Kehamilan Pertama Lancar, Bunda Ini Tak Menyangka Alami Komplikasi Langka di Kehamilan Kedua

Kehamilan Annisa Aulia Rahim

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Cerita Menyusui Putri Habibie, Hati Hancur saat Bayi Menolak Payudara

20 Nama Anak Artis Indonesia Berawalan N dan Artinya, Bagus Penuh Makna

Momen Adiba Khanza dan Egy Maulana Akhirnya Perlihatkan Wajah Anak, Intip Potretnya

5 Publik Figur yang Baru Jadi Ayah, Family Man Banget

Jelang Pembagian Rapor, Ini Lho Contoh Pertanyaan yang Bisa Ditanyakan ke Guru

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK