sign up SIGN UP search

parenting

Cara Bedakan Pneumonia Biasa & Pneumonia karena Corona

Zika Zakiya Senin, 16 Mar 2020 12:38 WIB
Ada ciri tertentu dari pneumonia biasa dan pneumonia karena disebabkan virus Corona. Apa saja itu? caption
Jakarta - Virus Corona yang sudah menjadi pandemi membuat masyarakat diminta waspada. Apalagi per tanggal 15 Maret 2020, sudah ada 117 kasus positif Corona yang ditemukan di Indonesia.

Salah satu gejala yang ditampilkan mereka yang terpapar Corona adalah pneumonia. Dan, inilah pertanyaan yang muncul saat HaiBunda melakukan sesi sharing Kuliah WhatsApp bersama komunitas Birth Club September 2018 beberapa waktu lalu. Narasumber yang kami hadirkan adalah dr. Irene Fenia dari RS Atma Jaya.


"Bagaimana membedakan pneumonia biasa dan pneumonia karen coronavirus" - Ika Rahmawati


Jawab: Pneumonia karena Virus Corona hanya bisa diketahui dengan pemeriksaan swab/apusan tenggorok oleh tenaga medis. Seseorang dapat dikatakan positif terinfeksi Virus Corona apabila hasil swab/apusannya positif ditemukan Virus Corona setelah dilakukan pemeriksaan di laboratorium yang sudah ditetapkan oleh KemKes.

Seseorang dapat dicurigai Pneumonia akibat Virus Corona apabila adanya demam, batuk dan sesak, serta riwayat berpergian ke negara yang terinfeksi Virus Corona atau kontak dengan orang yang berpergian ke Negara-Negara tersebut dalam 14 hari terakhir. Apabila ada keluarga Bunda atau mengetahui seseorang dengan keluhan demam, batuk dan sesak; baik dengan riwayat berpergian/kontak atau tidak, sebaiknya segera melapor dan berobat ke Petugas Kesehatan terdekat.

Ilustrasi pneumoniaIlustrasi pneumonia/ Foto: Thinkstock

"Apakah virus (tidak hanya virus corona) akan tetap dapat hidup di benda mati? Hal ini terkait jika kita beli barang dari luar negeri yang sudah positif terjangkit banyak virus, apakah bisa tertular juga? Adakah cara yang mudah dan real untuk membiasakan anak usia setahun yang sedang sakit agar mau pake masker?" -Nadia

Jawab: Secara umum, virus dapat menetap pada benda mati selama beberapa waktu, tergantung jenis virusnya. Sebelum akhirnya virus tersebut mati.

Namun pada kasus Virus Corona, para peneliti masih belum dapat memastikan dengan lebih jelas seberapa lama Virus Corona dapat bertahan pada benda mati. Akan tetapi, pengiriman barang antar-negara dianggap memiliki risiko yang rendah karena waktu pengiriman yang cukup lama. Sehingga kemungkinan besar Virus Corona tidak dapat bertahan hidup dan tidak menjadi sumber penyebaran penyakit.


Untuk pemakaian masker pada anak-anak cukup menjadi kendala karena rasa yang tidak nyaman. Tidak hanya anak-anak, kadang ada beberapa orang dewasa juga kurang nyaman dalam menggunakan masker. Edukasi penggunaan masker pada anak bisa dilakukan dengan pemberian contoh langsung oleh orang tua atau keluarga sekitar.

Namun apabila anak Bunda masih tidak mau menggunakan masker, sebaiknya batasi aktivitas anak untuk sementara waktu dan segera membawa ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut apabila keluhan tidak membaik dalam dua sampai tiga hari. Menjaga kebersihan lingkungan sekitar anak jauh lebih efektif dibandingkan dengan memaksa anak untuk menggunakan masker, terutama apabila masker tidak dapat digunakan secara efektif.

Ilustrasi maskerIlustrasi masker/ Foto: Pradita Utama

"Apakah dengan berjemur di pagi hari bisa mematikan virus pada tubuh anak? Apakah memberikan suplemen tambahan dapat menaikan imunitasnya? Penggunaan disinfectant spray/ spray anti virus apakah cukup mumpuni untuk melindungi rumah dari virus?" -Sandra

Jawab: Berjemur di pagi hari tidak dapat mematikan virus pada tubuh anak, tetapi dapat berguna untuk membantu penyerapan Vitamin D pada tubuh. Namun tidak dapat meningkatkan sistem imun maupun mematikan virus/bakteri pada tubuh.


Ada beberapa suplemen tambahan yang berfungsi untuk meningkatkan daya tahan tubuh pada kondisi tubuh tertentu, seperti pemberian Zinc pada kasus Diare dan Pneumonia. Namun untuk meningkatkan daya tahan tubuh yang terpenting adalah dengan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) salah satunya dengan mengkonsumsi buah dah sayur, mencuci tangan dengan sabun, tidak merokok dan melakukan aktivitas fisik/olahraga setiap hari.

Penggunaan disinfectant spray dalam rumah dapat berguna dalam menghambat perkembangan virus pada benda mati, tetapi kurang bermanfaat pada penularan antar manusia. Penularan virus terutama melalui droplet (percikan bersin maupun batuk).

Penggunaan disinfectant spray saja tidaklah cukup, akan lebih efektif bila Bunda dan keluarga menjaga kebersihan. Salah satu yang termudah adalah dengan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama minimal 30 detik.

Simak juga ringkasan mengenai enam hal yang harus Bunda ketahui mengenai virus corona dalam video berikut ya.

[Gambas:Video Haibunda]




(ziz/ziz)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi