sign up SIGN UP search


parenting

7 Manfaat Menunda Memandikan Bayi Baru Lahir, Bunda Perlu Tahu

Annisa Afani Rabu, 14 Oct 2020 17:02 WIB
Young mom, changing baby diaper after bath in sunny bedroom caption
Jakarta -

Bayi yang baru dilahirkan sebenarnya tak butuh untuk segera dimandikan, Bunda. Menunda memandikan bayi setelah lahir justru memberikan beberapa manfaat lho.

Bun, bayi yang baru lahir tak perlu segera dimandikan karena kulit bayi lahir dengan lapisan seperti lilin yang disebut sebagai vernix caseosa, yang berfungsi sebagai pelembab dan pembersih alami yang dapat melindunginya dari infeksi.

Mengutip Today Parents, Direktur Medis Pasca Persalinan di BC Women's Hospital & Health Centre, Michael Farmer, mengatakan bahwa bayi yang baru lahir tidak kotor. Sehingga, mandi bukanlah suatu kebutuhan yang harus dilakukan setelah kelahirannya.


"Bayi tidak dilahirkan kotor, tidak ada kebutuhan mendesak untuk memandikan bayi yang baru lahir, dan ini dapat ditunda atas permintaan orang tua," katanya.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan untuk menunda memandikan bayi selama 24 jam. Dibanding memandikannya, bantu bayi menjaga suhu tubuhnya dengan mencuci wajah, kepala, dan rambutnya jika ada. Seka setiap mata dari sudut dalam ke luar dengan menggunakan kain basah yang berbeda, lalu bersihkan wajahnya.

Sementara dokter menunda memandikan bayi yang baru lahir karena memiliki alasan. Dikutip dari ChildrensMD, menunda memandikan bayi baru lahir memberikan beberapa manfaat, seperti:

1. Mengurangi risiko infeksi

Bayi yang dilahirkan dengan vernix caseosa atau zat putih, yang mengandung protein dan bisa mencegah infeksi bakteri umum seperti Streptokokus Grup B dan E. coli. Bakteri ini sering ditularkan ke bayi baru lahir selama persalinan dan dapat menyebabkan infeksi aliran darah, pneumonia, dan meningitis yang bisa berakibat fatal.

2. Menjaga gula darah stabil

Memandikan bayi setelah lahir dapat menyebabkan gula darah rendah. Ini mengapa dalam beberapa jam pertama setelah lahir, bayi harus menyesuaikan diri dengan kehidupan di luar rahim, termasuk kehilangan plasenta sebagai sumber gula darah.

Mandi bisa menyebabkan bayi menangis, stres, dan pelepasan hormon stres. Hormon stres bisa menyebabkan gula darah bayi turun, yang bisa membuat bayi terlalu mengantuk untuk bangun dan menyusu, sehingga membuat gula darahnya semakin menurun.

3. Mengontrol suhu tubuh

Memandikan bayi terlalu cepat bisa sebabkan bayi mengalami hipotermia. Dalam beberapa jam pertama kehidupannya, bayi harus menggunakan banyak energi agar tetap hangat. Jika bayi kedinginan, gula darahnya turun atau berpotensi mengalami komplikasi lain.

4. Membangun bonding lebih baik

Bayi yang baru dilahirkan perlu melakukan skin to skin dengan ibunya lewat menyusui. Jadi, akan sangat lebih baik jika waktu pertama kehidupan tersebut dihabiskan bersama ibunya dibanding perawat atau dokter untuk beberapa hal seperti mandi, selama bayi tidak membutuhkan bantuan pernapasan atau resusitasi segera.

Bayi yang melakukan skin to skin dengan ibunya memiliki kontrol gula darah dan suhu yang lebih baik.

5. Proses menyusui lebih baik

Studi menunjukkan, ibu baru yang tetap didekatkan dengan bayinya setelah lahir menunjukkan keberhasilan menyusui yang lebih besar. Jika ibu menunggu lebih dari satu jam untuk menyusu, bayi dapat mengalami kesulitan untuk menyusu, menghisap, dan menelan.

Bayi yang langsung melakukan skin to skin di dada setelah melahirkan, dia akan merasa hangat, tenang, dan menemukan payudara ibunya dengan sendiri untuk mulai belajar menyusu.

6. Tidak perlu lotion bayi

Dengan vernix caseosa yang melindungi kelembapan kulit bayi secara alami, Bunda tak perlu memberikan lotion tambahan pada bayi yang baru lahir. Sebaliknya, Bunda bisa menikmati bau bayi baru lahir yang alami.

7. Kesempatan orang tua untuk memandikannya

Bayi yang tak dimandikan oleh perawat bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada orang tua untuk melakukannya saat Bunda sudah pulih. Selain itu, hal ini juga menjadi momen untuk belajar bagi orang tua baru, dan lebih mendekatkan diri dengan si kecil.

Bunda, simak juga tips memandikan bayi dalam video berikut ini:

[Gambas:Video Haibunda]



(AFN/jue)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi