HaiBunda

PARENTING

Dokter Ungkap Kebutuhan Nutrisi Anak Ternyata Lebih Besar di Masa Pandemi

Asri Ediyati   |   HaiBunda

Senin, 05 Oct 2020 09:46 WIB
Dokter Ungkap Kebutuhan Nutrisi Anak Ternyata Lebih Besar di Masa Pandemi/ Foto: Getty Images/iStockphoto/virojt
Jakarta -

Tak terasa, pandemi COVID-19 di Indonesia telah berlangsung selama 7 bulan. Sayangnya, hingga kini belum tersedia vaksin ya, Bunda. Sehingga mengharuskan kita semua harus lebih waspada menjaga kesehatan.

Dalam kondisi saat ini, di rumah saja, tentunya kita merasa jenuh. Termasuk makanan, jika sebelumnya kita terbiasa makan di luar saat weekend, sekarang sampai bingung rasanya menyusun resep di rumah. Bunda juga seperti itu?

Melihat situasi ini, dokter spesialis gizi dr.Juwalita Surapsari, M.Gizi, Sp.GK., menyarankan para Bunda mencari cara yang tepat untuk mencegah penularan infeksi COVID-19.


"Apa yang kita perlu lakukan? Tak lain menjaga sistem imun tubuh agar kuat. Salah satu cara untuk menunjang sistem imun adalah apabila nutrisi kita tercukupi. Sehingga itu menjadi senjata satu-satunya untuk menangkal infeksi dari luar," kata Juwalita, webinar Danone SN Indonesia 'Biasakan Terapkan Gizi Seimbang pada Anak Saat di Rumah Saja' via Zoom, baru-baru ini.

Berbicara kebutuhan nutrisi, Bunda dituntut untuk lebih peduli pada asupan anak sepanjang pandemi. Apalagi menurut dokter, kebutuhan nutrisi anak justru lebih besar dibandingkan orang dewasa, lho.

"Karena apa? Pada anak-anak ada aspek tumbuh kembang. Kalau pada orang dewasa, kebutuhan nutrisi dipenuhi untuk kebutuhan metabolismenya dan aktivitas fisik," tutur Juwalita.

"Nah, pada anak, selain metabolisme dan aktvitas fisik. Ditambah juga aspek tumbuh kembang, Sehingga kalau nutrisinya tidak tercukupi sehingga adanya gangguan tumbuh kembang," ujarnya.

Sehingga anak-anak ini perlu lebih nutrisinya, Bunda. Lalu, pola hidup keluarga yang sehat bisa dimulai dari pemahaman Bunda dalam menjalankan kesehatan keluarga. Salah satunya dengan menjaga nutrisi yang sesuai untuk kondisi saat ini.

Juwalita mengingatkan para ibu yang di rumah saja harus berupaya ekstra dibandingkan kondisi sebelumnya. Ya, sekarang ini, di era pandemi, yang dianggap makanan yang lebih sehat adalah makanan yang disediakan sendiri di rumah.

"Karena kita yakin bahwa makanan ini lebih bernutrisi, lebih bersih dibandingkan makanan dari luar, yang mungkin makanan ini tinggi kalori, tapi belum tentu tinggi nutrisinya," ucap Juwalita.

Satu lagi yang tak kalah penting adalah bagaimana kita bisa memenuhi kebutuhan nutrisi dari sayur-sayuran dari buah, dari makanan pokok kita sehari-hari.

"Oleh karena yang perlu kita (para ibu) lakukan adalah ayo penuhi kebutuhan keluarga dan kebutuhan gizi anak agar imun tubuhnya kuat, serta tumbuh kembangnya terjaga," katanya.

Simak juga asupan alami untuk meningatkan daya tahan tubuh selama pandemi:



(aci/rap)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Rumah Penuh Barang Bekas Ini Laku Rp65,8 Miliar, Banyak Pembeli Berebut

Mom's Life Natasha Ardiah

6 Kakak Adik Artis yang Hamil Bareng, Kelewat Kompak!

Kehamilan Annisa Karnesyia

6 Cara Diet Melenyapkan Perut Buncit saat Puasa

Mom's Life Arina Yulistara

8 Kebiasaan Malam Tanda Orang Tidak Bahagia Menurut Studi Psikologi

Mom's Life Natasha Ardiah

Ketentuan Buka Puasa di KRL, Transjakarta, MRT, dan LRT

Mom's Life Nadhifa Fitrina

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Rumah Penuh Barang Bekas Ini Laku Rp65,8 Miliar, Banyak Pembeli Berebut

6 Cara Diet Melenyapkan Perut Buncit saat Puasa

Stroke Ibu Hamil: Panduan Pencegahan & Perawatan sejak Kehamilan hingga Pasca Persalinan

Ketentuan Buka Puasa di KRL, Transjakarta, MRT, dan LRT

8 Kebiasaan Malam Tanda Orang Tidak Bahagia Menurut Studi Psikologi

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK